Jemaah asal Jepara kembali membuat kejutan yang tak disangka-sangka selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Video yang memperlihatkan para ibu-ibu ini sedang memasak di dalam kamar hotel viral dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Tingkah mereka yang kocak dan khas Nusantara membuat netizen tertawa sekaligus heran, memicu berbagai reaksi mulai dari pujian hingga kritik.
Kronologi Aksi Jemaah Asal Jepara yang Bikin Geger

Dalam sebuah video berdurasi singkat yang diunggah oleh akun Instagram @ukilkentroenk pada 27 Mei 2025 dan menyebar cepat di media sosial, tampak sekelompok jemaah asal Jepara tengah melakukan aktivitas tak biasa selama menjalani ibadah haji di Arab Saudi.dah haji di Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka terlihat sedang mengolah berbagai masakan rumahan khas Indonesia di dalam kamar hotel, lengkap dengan peralatan dapur seperti kompor listrik portabel dan berbagai bumbu dapur yang dibawa dari tanah air.
Aroma khas sambal terasi dan olahan ikan asin pun memenuhi ruangan sempit tersebut, seolah membawa pulang nuansa dapur kampung ke tengah panasnya kota Makkah.
Tidak hanya memasak, para ibu-ibu jemaah asal Jepara itu tampak begitu antusias dan penuh semangat saat mengatur menu makanan bersama.
Mereka secara bergotong royong membuka jatah makan harian, lalu menggabungkan lauk-pauk yang ada untuk dijadikan masakan baru yang lebih sesuai dengan selera lidah kampung halaman.
Di sela-sela proses memasak, terdengar pula suara candaan khas Jepara yang menambah kehangatan suasana, membuat momen itu terasa lebih dari sekadar urusan perut, tapi juga pengobat rindu.
Banyak netizen menyebut aksi jemaah asal Jepara ini sebagai bentuk nyata dari kekompakan dan kecerdikan emak-emak Indonesia.
Walau jauh dari keluarga dan berada di negara dengan budaya berbeda, mereka tetap bisa menciptakan rasa nyaman melalui hal sederhana seperti masak bersama.
Reaksi publik pun bermacam-macamada yang tak kuasa menahan tawa karena tingkah laku nyeleneh tersebut, tapi ada pula yang menyoroti risiko tersembunyi dari memasak di ruang hotel yang seharusnya steril dan bebas api.
Perekam video yang juga merupakan jemaah asal Jepara turut memberikan narasi penuh logat khas daerah,
Jeporo saya ini bos. Sambal terasi di kamar hotel. Pokoknya mantap!
Kalimat yang sederhana tapi penuh kebanggaan itu langsung memancing perhatian warganet, memperkuat identitas lokal yang melekat kuat dalam tiap jemaah dari daerah tersebut.
Nada suaranya yang bercampur gelak tawa menandakan kehangatan sekaligus rasa kagum pada semangat ibu-ibu tersebut dalam menjaga cita rasa Indonesia, bahkan di tengah suasana ibadah yang penuh khidmat.
Aksi ini bukan hanya soal makan atau masak, tapi juga tentang bagaimana jemaah asal Jepara membawa serta budaya dan identitas mereka ke dalam pengalaman spiritual.
Meski diliputi pro dan kontra, video ini berhasil memperlihatkan wajah lain dari perjalanan haji: wajah yang penuh warna, tawa, dan aroma sambal terasi yang menggugah kenangan banyak orang akan rumah dan keluarga.
Kreativitas Jemaah Asal Jepara Picu Pro Kontra di Media Sosial
Meskipun banyak yang terhibur, tidak sedikit pula netizen yang mengkritik tindakan jemaah asal Jepara ini karena dinilai tidak sesuai dengan standar keselamatan.
Memasak di kamar hotel, apalagi dengan alat yang menghasilkan panas dan uap, bisa memicu kebakaran atau gangguan kenyamanan jemaah lain.
Beberapa komentar menyebut bahwa aksi semacam ini harusnya tidak ditoleransi, meski dilakukan dengan niat baik atau sekadar melepas rindu pada makanan rumahan.
Namun, dukungan tetap datang dari berbagai pihak yang menganggap bahwa apa yang dilakukan jemaah asal Jepara adalah bentuk budaya gotong royong dan solidaritas.
Bagi sebagian masyarakat Indonesia, makan bersama dan memasak bareng merupakan bagian penting dari kehidupan sosial.
Nilai-nilai ini tetap terbawa hingga ke Tanah Suci, menunjukkan bahwa identitas budaya tak mudah luntur meski berada di tempat ibadah.
Sambal terasi dan gereh bukan sekadar lauk, melainkan simbol dari rasa kebersamaan, kekompakan, dan cinta terhadap asal-usul.
Dan jemaah asal Jepara membuktikan bahwa itu bisa tetap hidup, bahkan dalam momen sakral seperti ibadah haji.
Respons Terhadap Video Viral Jemaah Asal Jepara: Antara Lucu, Haru, dan Khawatir
Sampai artikel ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari otoritas haji ataupun pengelola hotel tempat jemaah asal Jepara menginap.
Namun media sosial sudah ramai dengan komentar bernada campur aduk, dari yang merasa lucu hingga yang merasa prihatin.
Tagar seperti #JeparaAsik dan #SambalDiTanahSuci bermunculan, menandakan bahwa aksi ini tak hanya menjadi hiburan, tapi juga topik refleksi.
Beberapa influencer bahkan mengangkat video ini sebagai contoh dari kuatnya karakter jemaah asal daerah dalam membawa nilai-nilai lokal ke luar negeri.
Terlepas dari kontroversi yang ada, satu hal yang pasti: video ini membuka diskusi penting tentang batas antara ekspresi budaya dan aturan keselamatan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






