Redaksiku.com – Sebanyak 50.000 buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di sekitar Mal Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis, 24 September 2026. Aksi massa dalam jumlah masif ini langsung direspons oleh pihak kepolisian dengan menerbitkan imbauan rute alternatif guna mengantisipasi potensi kemacetan parah di jantung ibu kota.
Kehadiran puluhan ribu pekerja dari berbagai daerah industri ini menuntut perhatian serius dari pemerintah terhadap kesejahteraan serta regulasi ketenagakerjaan yang berlaku saat ini. Kepolisian mengimbau para pengendara untuk menghindari kawasan protokol agar mobilitas warga tetap dapat berjalan di tengah gelombang aksi massa.
Titik Konsentrasi Massa dan Rute Pengalihan
Massa unjuk rasa terpantau mulai memadati kawasan pusat bisnis sejak pagi hari. Para peserta aksi mayoritas datang menggunakan kendaraan roda dua dengan titik keberangkatan dari berbagai wilayah penyangga utama di sekitar Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas diberlakukan di sejumlah titik vital Jakarta Pusat untuk menghindari lumpuhnya arus kendaraan.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, pergerakan buruh terkonsentrasi di beberapa lokasi strategis:
- Kawasan pusat perbelanjaan Mal Grand Indonesia di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
- Sepanjang jalur protokoler Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan sekitar Monumen Nasional.
- Kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Polda Metro Jaya telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas secara situasional. Pengendara dari arah selatan yang hendak menuju utara disarankan untuk mencari jalur alternatif melalui jalan-jalan penghubung guna menghindari penumpukan kendaraan di titik-titik unjuk rasa.
Tuntutan dan Agenda Aksi Buruh
Kehadiran puluhan ribu buruh di ibu kota bukan tanpa alasan mendasar. Mereka membawa sejumlah agenda mendesak yang berkaitan langsung dengan hak-hak normatif pekerja sektor formal di Indonesia yang dirasa masih perlu mendapat pengawalan ketat dari pemerintah pusat.
Koalisi mengerahkan sekitar 50.000 buruh untuk memastikan suara mereka didengar langsung oleh para pengambil kebijakan tertinggi di negeri ini.
Wakil Presiden KSPSI Ahmad Supriyadi menyampaikan bahwa puluhan ribu buruh berencana menyerahkan dokumen aspirasi secara langsung kepada pimpinan negara. Penyerahan dokumen ini menjadi simbol tuntutan agar regulasi ketenagakerjaan lebih berpihak kepada perlindungan buruh.
Para buruh menilai bahwa dinamika ekonomi saat ini menuntut penyesuaian kebijakan yang konkret, terutama yang menyangkut kepastian pendapatan serta jaminan sosial jangka panjang bagi pekerja dan keluarga mereka di daerah industri.
Antisipasi Pengendara dan Imbauan Kepolisian
Situasi lalu lintas di Jakarta Pusat pada hari Kamis ini memerlukan perhatian ekstra bagi para pengguna jalan yang harus beraktivitas di luar rumah. Aparat kepolisian telah disiagakan di berbagai titik persimpangan utama untuk mengurai kepadatan kendaraan akibat membludaknya massa.
Gunakan aplikasi pemantau lalu lintas terkini dan pilih moda transportasi umum berbasis rel seperti MRT atau KRL untuk menghindari kemacetan total di jalur protokol.
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak diimbau untuk menghindari kawasan Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman demi kelancaran bersama. Koordinasi antara petugas pengamanan dan korlap aksi terus dilakukan agar penyampaian pendapat di muka umum ini tetap berlangsung secara tertib, aman, dan lancar tanpa merugikan pengguna jalan lainnya.
Pertanyaan Umum
Berapa jumlah buruh yang melakukan aksi di Jakarta Pusat?
Aksi unjuk rasa ini diikuti oleh sekitar 50.000 buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.
Di mana saja titik konsentrasi utama unjuk rasa buruh tersebut?
Massa memusatkan aksi di sekitar Mal Grand Indonesia di Jalan MH Thamrin, kawasan Monumen Nasional, Jalan Jenderal Sudirman, serta area sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Dari mana saja asal massa buruh yang datang ke Jakarta?
Sebagian besar peserta aksi datang menggunakan sepeda motor dari berbagai wilayah penyangga seperti Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Ringkasan
Pada Kamis, 24 September 2026, sekitar 50.000 buruh dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia yang dikoordinasikan oleh Ahmad Supriyadi menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di sekitar Mal Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, untuk menuntut perbaikan kesejahteraan dan regulasi ketenagakerjaan.
Massa yang datang dari berbagai wilayah industri penyangga seperti Bekasi, Tangerang, Karawang, dan Purwakarta juga memusatkan konsentrasi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Gedung DPR/MPR RI guna menyerahkan dokumen aspirasi langsung kepada pimpinan negara.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemacetan parah di jalur protokoler, Polda Metro Jaya memberlakukan skema rekayasa lalu lintas situasional dan mengimbau para pengendara untuk menggunakan jalur alternatif serta moda transportasi umum seperti MRT atau KRL.






