Redaksiku.com – Hampir semua orang yang pernah berbelanja online satu kali atau bahkan lebih, pernah merasa kecewa atau kurang puas dengan pesanan onlinenya yang ternyata tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan penjual.
Apakah banyak kasus penipuan di situs belanja online?
Sebenarnya ada tapi banyak kok penjual yang jujur, maka dari itu sebelum memutuskan untuk membeli barang online harus diperhatikan dengan cermat agar terhindar dari penipuan. Tetapi saat ini di situs belanja online juga telah memberikan jaminan keamanan bagi setiap pelanggan nya.
Apabila ada penjual yang nakal berniat untuk menipu dan merugikan pelanggan maka bisa dilaporkan ke customer service belanja online, agar segera di proses dan tenang saja apabila penjual ketahuan berbuat kecurangan pasti dana kamu juga akan kembali seutuhnya.
Tapi terkadang barang hasil belanja online yang datang seperti tidak sesuai dengan yang telah dipromosikan oleh penjual, bukan karena penjual menipu tetapi ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya seperti berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyebab Pesanan Barang Online Seperti Tidak Sesuai Yang Dipromosikan
1. Efek pencahayaan
Pernahkan kamu melihat penjual baju, celana, jaket, taplak meja, tas, sepatu dan lainnya yang sedang live? Tentu saja hampir semua pengguna media sosial dan aplikasi belanja online pernah menemukannya. Di live terkadang barang terlihat lebih bersih, berkilau, lembut dan cerah tetapi pada waktu barang datang warnanya terlihat pucat seperti tidak sesuai pesanan.
Saat pembeli mengajukan komplain pada penjual biasanya penjual juga akan mengatakan bahwa produk sudah sesuai dengan deskripsi, rata-rata dari pembeli memang jarang sekali membaca deskripsi produk mereka hanya melihat penjual live lalu tertarik untuk membelinya. Padahal di live, penjual juga sudah menjelaskan soal produknya.
2. Salah pilih ukuran
Kesalahan yang paling umum dilakukan oleh pembeli saat belanja online yaitu mereka salah memilih ukuran, ada yang menyadari kesalahannya dan ada juga yang komplain menyalahkan penjual. Padahal barang yang penjual kirimkan sudah sesuai pesanan dan pembeli lah yang salah tekan memilih ukuran.
Tetapi ada penjual yang baik hati dan bersedia menganti barang tetapi ada juga yang tidak, namun kesalahan terkadang juga bukan berasal dari pembeli saja terkadang ukuran produk di masing-masing tempat tidak sama. Contoh, kamu beli 2 baju dengan ukuran M di toko yang berbeda dan salah satu terlihat seperti ukuran L padahal di label M jadi barang terlihat tidak sesuai dengan pesanan.
3. Barang berbeda
Memang ada beberapa penjual yang ketika mempromosikan barangnya terutama di live, mereka menggunakan barang serupa tetapi dengan bahan yang berbeda. Jadi wajar saja jika di live terlihat seperti menggunakan bahan premium, tetapi pas barang datang tidak sesuai dengan seperti pesanan.
Tindakan penjual tersebut sebenarnya sama dengan menipu, karena mereka promosi menggunakan barang lain tapi yang dikirim berbeda. Tetapi percayalah usaha yang bertujuan menipu tidak akan bertahan dengan lama, untuk kedepannya jika beli barang online lebih baik bayar menggunakan metode bayar di tempat dan cek pesanan terlebih dahulu untuk menghindari penipuan.
4. Ekspetasi yang tinggi
Beli baju harga Rp.35.000 tapi berharap mendapatkan baju dengan bahan yang bagus, jahitan rapi dan lainnya. Memang di foto maupun ketika penjual live barang terlihat cakep, bisa dilihat dari modelnya dan banyak yang tertarik membeli karena model bajunya dan harga yang murah cantik tanpa mempertimbangkan bahannya.
Ketika pesanan online datang wajar saja jika mereka kecewa akibat ekspektasi nya yang terlalu tinggi, lalu mereka juga menyadari kesalahannya hanya tergiur dengan model cantik dan harganya yang murah saja tanpa memperhatikan bahan yang dipakai.
5. Barang rusak
Ada beberapa penjual yang kurang teliti atau memang sengaja ingin melariskan barang rusaknya ke dalam pesanan online pembeli. Misalnya barang robek sedikit, sablon retak, jahitan tidak rapi, ada karat, warna kusam dan lainnya.
Waktu pembeli unboxing barang dan melihat kerusakan di barang barunya wajar saja jika pembeli merasa kesal dan kecewa, karena barang yang dikirimkan rusak dan seperti bukan barang baru lagi seperti yang dipesannya.
Beberlanja lewat online memang banyak sekali keuntungannya karena banyak harga promo, lebih hemat waktu dan biaya transportasi tapi resikonya juga besar. Agar tidak dirugikan oleh penjual nakal, baca deskripsi sebelum membeli dan cek rating toko terlebih dahulu.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook ,Instagram , Tiktok , X, YouTube , Pinterest
Penulis : Argafica
Editor : Argafica












