Redaksiku.com – Tindakan bullying bisa ditemukan dimanapun dan salah satunya ada di tempat kerja, meskipun mereka semua sudah memasuki usia dewasa tetapi faktanya tidak semua orang yang terlihat dewasa dapat berpikir dan berperilaku dengan benar.
Mungkin beberapa orang tidak menganggap dan menyadari bahwa tindakan yang mereka lakukan termasuk bullying, namun ada beberapa orang lainnya yang memang senagaja ingin melakukan tindakan bullying pada orang tertentu.
Tindakan bullying tidak dibenarkan dan harus segera dihentikan karena dampak bullying bagi korban juga bisa membuat mental mengalami kelelahan, bahkan fisik juga bisa mengalami penurunan kesehatan.
Tanda-tanda Tindakan Bullying Di Tempat Kerja
1. Dicuekin
Jika dicuekin hanya 1-2 orang saja mungkin tidak menjadi masalah, karena setiap orang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Tetapi jika dicuekin sampai mereka membentuk kelompok dan sengaja mengabaikan seseorang untuk setiap harinya, itu juga termasuk dalam tindakan bullying karena dengan sengaja ingin mengucilkan seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dunia kerja seringkali dengan mudah menjumpai beberapa orang yang berkelompok atau circle-circlean, tentu saja tindakan ini termasuk pilih-pilih teman dan dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman setiap masuk kerja. Sehingga ada banyak orang yang memilih untuk resign dan mencari lingkungan kerja yang lebih sehat, untuk sebagian mereka memilih tetap bertahan karena kebutuhan.
2. Dimanfaatkan dan diabaikan
Pernahkah saat berkerjasama dengan tim kamu merasa dimanfaatkan atau sedang diabaikan? Jika pernah artinya, kamu juga termasuk korban bullying. Tindakan bullying yang memanfaatkan atau mengabaikan seseorang, paling banyak dijumpai di tempat kerja tentu saja tindakan ini dapat merugikan korban baik secara fisik dan mental.
Orang dengan perilaku bullying biasanya hanya bersikap baik jika ada tujuannya tertentu dan akan bersikap mengabaikan jika seseorang dianggap kurang bisa, padahal tujuan berkerjasama dengan tim yaitu untuk saling membantu satu sama lain agar bisa cepat menyelesaikan masalah ataupun pekerjaan dan mempererat hubungan antara rekan kerja.
3. Bercanda yang berlebihan
Bercanda memang dibutuhkan diberbagai tempat untuk mencairkan suasana agar tidak tegang tetapi juga harus memperhatikan waktu, kalimat dan tindakan supaya tidak menyinggung perasaan orang lain. Jika sampai menyinggung perasaan orang lain, itu namanya sudah bukan bercandaan lagi tapi termasuk bullying.
Contoh tindakan bullying di tempat kerja yang paling sering dijumpai yaitu sengaja menyebut seseorang menggunakan bentuk fisiknya misalnya kurus, gendut, pendek, pesek dan lainnya. Fisik bukanlah sesuatu yang bisa dijadikan bahan candaan, mungkin korban bullying masih bisa tersenyum dan menormalkan panggilan itu. Tetapi kita tidak tau pasti tentang perasaannya saat dipanggil menggunakan ciri fisiknya, bisa saja sebenarnya mereka terluka tetapi memilih diam.
4. Difitnah
Sebagai pekerja yang baik harusnya saat berada di tempat kerja ya bekerja, istirahat, interaksi dengan rekan kerja dan pulang. Tetapi dibeberapa tempat kerja sering ditemukan tukang gosip yang sering membicarakan rekan kerjanya, tanpa mengetahui kebenaran tentang hal yang diceritakannya dengan pasti dan rata-rata jatuhnya malah memfitnah.
Bayangkan saja orang yang tidak mengetahui apa-apa dan hanya fokus bekerja tiba-tiba dapat fitnahan dari rekan kerjanya, hingga ada beberapa rekan kerjanya yang sampai menjauhinya karena hasutan ataupun fitnahan yang berasal dari mulut orang lain sangat kasihan kan? Sebagai seseorang yang sudah dewasa, cobalah sering berpikir dengan jernih dan menggunakan logika agar tidak mudah terhasut dengan perkataan orang lain agar tidak ikut menjadi pelaku pembulian.
Di tempat kerja banyak orang yang berjuang untuk membantu memperkembangkan perusahaan agar mereka bisa tetap bekerja dan menghasilkan uang untuk memperoleh hidup yang layak, mempunyai banyak teman, melatih dan mengembangkan kemampuan dan tujuan hidup lainnya. Jadi stop bullying, hidup akan terasa lebih indah dan tenang jika saling mengasihi dan menghargai.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instagram , Tiktok , X, YouTube , Pinterest
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






