Redaksiku.com – Kasus perselingkuhan ASN Bogor kembali memicu kegaduhan publik setelah sebuah video viral memperlihatkan seorang anak merekam ayahnya bersama seorang ASN perempuan di dalam satu rumah. Video itu pertama kali muncul di media sosial pada Senin (8/12/2025) dan segera menjadi pusat perhatian karena muatan emosionalnya yang sangat kuat.
Dalam rekaman tersebut, sang anak terdengar menangis dan bahkan muntah saat melihat ayahnya berada satu rumah dengan perempuan lain yang bukan ibunya. Reaksi itu memperlihatkan dampak psikologis yang amat besar dari dugaan perselingkuhan tersebut.
Tak butuh waktu lama, video itu langsung menyebar luas dan menyalakan kembali isu lama yang ternyata sudah dilaporkan keluarga kepada Pemkab Bogor sejak Juli 2025. Warga geram, publik marah, dan kasus perselingkuhan ASN Bogor pun berubah menjadi perbincangan nasional.
Video Viral yang Mengguncang Publik
Video yang menampilkan dugaan perselingkuhan ASN Bogor itu bukan rekaman biasa. Emosi sang anak terdengar sangat nyata: ia menangis, menjerit, lalu muntah karena tidak kuat melihat ayahnya bersama perempuan lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Detail ini membuat warganet langsung terpancing emosi. Banyak yang menilai, perselingkuhan bukan hanya memengaruhi pasangan, tapi juga bisa melukai anak secara psikologis.
Narasi dalam video tersebut menyebut bahwa ayah si anak belum menceraikan istri sahnya. Lebih ironis lagi, ia disebut tetap mendapatkan kenaikan pangkat meski laporan dugaan perselingkuhan sudah dilayangkan sejak berbulan-bulan lalu.
Kombinasi fakta itu membuat perselingkuhan ASN Bogor menjadi kasus yang bukan hanya soal moral, tapi juga soal integritas birokrasi pemerintah daerah.
Anak Protes Keras Ayah Dikasih Sanksi, Bukan Naik Pangkat!
Bagian paling menghantam publik adalah suara sang anak dalam video. Di tengah tangisannya, ia berharap agar ayahnya mendapatkan sanksi, bukan hadiah berupa kenaikan pangkat.
Kenapa malah naik pangkat? Harusnya kena sanksi, begitu kira-kira pesan yang tertulis dalam narasinya.
Ungkapan itu mewakili kemarahan dan rasa kecewa anak terhadap ayahnya. Warganet menyebut, suara anak itu menjadi pukulan paling keras dalam kasus perselingkuhan ASN Bogor, karena memperlihatkan bagaimana moral pejabat publik tidak hanya berdampak pada institusi, tapi juga masa depan keluarga mereka sendiri.
Reaksi netizen pun membludak. Ribuan komentar memenuhi unggahan: mulai dari simpati untuk anak, kemarahan ke pelaku, hingga kritik pedas kepada manajemen internal Pemkab Bogor.
Laporan yang Sudah Masuk Sejak Juli 2025
Narasi video menyebut bahwa dugaan perselingkuhan ASN Bogor sebenarnya bukan kasus baru. Keluarga sudah melaporkan perilaku ayah si anak ke Pemkab sejak Juli 2025.
Namun laporan itu dinilai tidak menghasilkan tindakan yang berarti. Bahkan, ayah tersebut tetap mendapatkan promosi jabatan. Hal inilah yang memperbesar ledakan kemarahan publik ketika video itu viral.
Pertanyaan itu menggema di berbagai platform sosial, menunjukkan bahwa kasus pribadi ASN bisa berubah menjadi isu integritas kelembagaan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.