Perselingkuhan ASN Bogor Heboh dan Viral, Anak Protes Sang Ayah Justru Naik Pangkat

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perselingkuhan ASN Bogor Heboh dan Viral, Anak Protes Sang Ayah Justru Naik Pangkat

Perselingkuhan ASN Bogor Heboh dan Viral, Anak Protes Sang Ayah Justru Naik Pangkat

Redaksiku.com – Kasus perselingkuhan ASN Bogor kembali memicu kegaduhan publik setelah sebuah video viral memperlihatkan seorang anak merekam ayahnya bersama seorang ASN perempuan di dalam satu rumah. Video itu pertama kali muncul di media sosial pada Senin (8/12/2025) dan segera menjadi pusat perhatian karena muatan emosionalnya yang sangat kuat.

Dalam rekaman tersebut, sang anak terdengar menangis dan bahkan muntah saat melihat ayahnya berada satu rumah dengan perempuan lain yang bukan ibunya. Reaksi itu memperlihatkan dampak psikologis yang amat besar dari dugaan perselingkuhan tersebut.

Tak butuh waktu lama, video itu langsung menyebar luas dan menyalakan kembali isu lama yang ternyata sudah dilaporkan keluarga kepada Pemkab Bogor sejak Juli 2025. Warga geram, publik marah, dan kasus perselingkuhan ASN Bogor pun berubah menjadi perbincangan nasional.

Video Viral yang Mengguncang Publik

Video yang menampilkan dugaan perselingkuhan ASN Bogor itu bukan rekaman biasa. Emosi sang anak terdengar sangat nyata: ia menangis, menjerit, lalu muntah karena tidak kuat melihat ayahnya bersama perempuan lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Detail ini membuat warganet langsung terpancing emosi. Banyak yang menilai, perselingkuhan bukan hanya memengaruhi pasangan, tapi juga bisa melukai anak secara psikologis.

Narasi dalam video tersebut menyebut bahwa ayah si anak belum menceraikan istri sahnya. Lebih ironis lagi, ia disebut tetap mendapatkan kenaikan pangkat meski laporan dugaan perselingkuhan sudah dilayangkan sejak berbulan-bulan lalu.

Kombinasi fakta itu membuat perselingkuhan ASN Bogor menjadi kasus yang bukan hanya soal moral, tapi juga soal integritas birokrasi pemerintah daerah.

Anak Protes Keras Ayah Dikasih Sanksi, Bukan Naik Pangkat!

Bagian paling menghantam publik adalah suara sang anak dalam video. Di tengah tangisannya, ia berharap agar ayahnya mendapatkan sanksi, bukan hadiah berupa kenaikan pangkat.

Kenapa malah naik pangkat? Harusnya kena sanksi, begitu kira-kira pesan yang tertulis dalam narasinya.

Ungkapan itu mewakili kemarahan dan rasa kecewa anak terhadap ayahnya. Warganet menyebut, suara anak itu menjadi pukulan paling keras dalam kasus perselingkuhan ASN Bogor, karena memperlihatkan bagaimana moral pejabat publik tidak hanya berdampak pada institusi, tapi juga masa depan keluarga mereka sendiri.

Reaksi netizen pun membludak. Ribuan komentar memenuhi unggahan: mulai dari simpati untuk anak, kemarahan ke pelaku, hingga kritik pedas kepada manajemen internal Pemkab Bogor.

Laporan yang Sudah Masuk Sejak Juli 2025

Narasi video menyebut bahwa dugaan perselingkuhan ASN Bogor sebenarnya bukan kasus baru. Keluarga sudah melaporkan perilaku ayah si anak ke Pemkab sejak Juli 2025.

Namun laporan itu dinilai tidak menghasilkan tindakan yang berarti. Bahkan, ayah tersebut tetap mendapatkan promosi jabatan. Hal inilah yang memperbesar ledakan kemarahan publik ketika video itu viral.

Pertanyaan itu menggema di berbagai platform sosial, menunjukkan bahwa kasus pribadi ASN bisa berubah menjadi isu integritas kelembagaan.

Pemkab Bogor Akhirnya Turun Tangan

Setelah perselingkuhan ASN Bogor viral dan menuai reaksi keras, Pemkab Bogor akhirnya memberikan pernyataan resmi. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memastikan bahwa pihaknya telah memanggil ASN yang bersangkutan.

Kita sudah tahap pemanggilan yang bersangkutan, ujar Ajat pada Selasa (9/12/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyiapkan sanksi terhadap yang bersangkutan. Ajat meminta masyarakat menunggu proses hukum internal yang sedang berjalan.

Meski begitu, publik menilai langkah ini terlambat mengingat laporan sudah masuk sejak berbulan-bulan lalu.

Reaksi Warga dan Netizen Anaknya yang Jadi Korban!

Kasus perselingkuhan ASN Bogor bukan lagi sekadar gosip kantor pemerintahan. Masyarakat melihatnya sebagai persoalan moral dan etika, terutama karena anak menjadi korban utama dalam kasus ini.

Netizen satu suara Mental anaknya kehancuran banget., ASN harusnya jadi contoh, bukan bikin trauma anak. dan Gimana bisa promosi pangkat keluar kalau laporan sudah masuk?

Banyak pula yang menyinggung pentingnya etika ASN, mengingat mereka bekerja sebagai pelayan publik dan seharusnya menjadi teladan moral.

Narasi bahwa sang ASN tetap naik pangkat ditambah reaksi emosional anak, membuat publik sulit menahan amarah.

Dampak Psikologis yang Tidak Bisa Diabaikan

Ahli psikologi keluarga turut menyuarakan pendapat setelah video perselingkuhan ASN Bogor viral. Mereka menegaskan bahwa reaksi muntah, menangis, atau ketakutan anak adalah sinyal trauma emosional.

Anak yang melihat salah satu orang tuanya berselingkuh dapat mengalami kehilangan rasa aman di rumah, menurunnya kepercayaan pada figur ayah, rasa malu dan bingung dan kecenderungan menarik diri

Video tersebut memperlihatkan dampak nyata yang sering luput dari perbincangan publik. Kasus perselingkuhan bukan hanya urusan dua orang dewasa, tapi juga luka dalam yang bisa bertahan hingga dewasa bagi si anak.

Menanti Sanksi Publik Minta Ketegasan

Pemkab Bogor telah memastikan sanksi akan diberikan segera. Namun masyarakat ingin memastikan bahwa tindakan itu tidak sekadar formalitas.

Dalam kasus perselingkuhan ASN Bogor, publik menuntut Sanksi tegas sesuai kode etik ASN, Evaluasi atas kenaikan pangkat, Pendampingan keluarga, terutama bagi anak dan Transparansi proses pemeriksaan

Kasus ini diharapkan dapat menjadi momentum perbaikan manajemen ASN agar moralitas menjadi faktor penting dalam promosi jabatan.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terbaru

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB