Pemkab Bogor Akhirnya Turun Tangan
Setelah perselingkuhan ASN Bogor viral dan menuai reaksi keras, Pemkab Bogor akhirnya memberikan pernyataan resmi. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memastikan bahwa pihaknya telah memanggil ASN yang bersangkutan.
Kita sudah tahap pemanggilan yang bersangkutan, ujar Ajat pada Selasa (9/12/2025).
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyiapkan sanksi terhadap yang bersangkutan. Ajat meminta masyarakat menunggu proses hukum internal yang sedang berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, publik menilai langkah ini terlambat mengingat laporan sudah masuk sejak berbulan-bulan lalu.
Reaksi Warga dan Netizen Anaknya yang Jadi Korban!
Kasus perselingkuhan ASN Bogor bukan lagi sekadar gosip kantor pemerintahan. Masyarakat melihatnya sebagai persoalan moral dan etika, terutama karena anak menjadi korban utama dalam kasus ini.
Netizen satu suara Mental anaknya kehancuran banget., ASN harusnya jadi contoh, bukan bikin trauma anak. dan Gimana bisa promosi pangkat keluar kalau laporan sudah masuk?
Banyak pula yang menyinggung pentingnya etika ASN, mengingat mereka bekerja sebagai pelayan publik dan seharusnya menjadi teladan moral.
Narasi bahwa sang ASN tetap naik pangkat ditambah reaksi emosional anak, membuat publik sulit menahan amarah.
Dampak Psikologis yang Tidak Bisa Diabaikan
Ahli psikologi keluarga turut menyuarakan pendapat setelah video perselingkuhan ASN Bogor viral. Mereka menegaskan bahwa reaksi muntah, menangis, atau ketakutan anak adalah sinyal trauma emosional.
Anak yang melihat salah satu orang tuanya berselingkuh dapat mengalami kehilangan rasa aman di rumah, menurunnya kepercayaan pada figur ayah, rasa malu dan bingung dan kecenderungan menarik diri
Video tersebut memperlihatkan dampak nyata yang sering luput dari perbincangan publik. Kasus perselingkuhan bukan hanya urusan dua orang dewasa, tapi juga luka dalam yang bisa bertahan hingga dewasa bagi si anak.
Menanti Sanksi Publik Minta Ketegasan
Pemkab Bogor telah memastikan sanksi akan diberikan segera. Namun masyarakat ingin memastikan bahwa tindakan itu tidak sekadar formalitas.
Dalam kasus perselingkuhan ASN Bogor, publik menuntut Sanksi tegas sesuai kode etik ASN, Evaluasi atas kenaikan pangkat, Pendampingan keluarga, terutama bagi anak dan Transparansi proses pemeriksaan
Kasus ini diharapkan dapat menjadi momentum perbaikan manajemen ASN agar moralitas menjadi faktor penting dalam promosi jabatan.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels
Halaman : 1 2







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.