Redaksiku.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, menuai sorotan publik setelah rekaman video dirinya tengah melakukan panggilan video saat rapat resmi beredar luas di media sosial dan memicu berbagai perbincangan.
Peristiwa ini langsung menarik perhatian masyarakat luas mengingat posisi seorang wakil rakyat yang seharusnya fokus menjalankan tugas legislatif di gedung parlemen. Rekaman tersebut memperlihatkan dinamika di ruang sidang yang kerap kali luput dari perhatian media utama sebelum akhirnya viral di ruang digital.
Profil Singkat dan Latar Belakang Politik
Sebelum berkecimpung di dunia politik praktis bersama Partai Gerindra, Moreno Soeprapto dikenal luas sebagai seorang pembalap mobil nasional yang kerap mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang kejuaraan balap bergengsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, ia mengabdikan diri sebagai wakil rakyat dengan mengemban amanah di Senayan untuk periode 2024-2029. Dalam tugas konstitusionalnya, Moreno mewakili daerah pemilihan Jawa Timur V yang mencakup wilayah Malang Raya.
Kronologi Kejadian dalam Rapat Komisi XII
Insiden panggilan video tersebut terjadi ketika Komisi XII DPR RI sedang menggelar agenda Rapat Dengar Pendapat bersama Direktur Utama MIND ID serta jajaran direktur utama subholding di bawahnya.
Berdasarkan penelusuran waktu kejadian, RDP tersebut dilangsungkan pada Selasa, 15 September 2026. Namun, rekaman video yang menyoroti aksi tersebut baru mulai beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial pada Sabtu, 19 September 2026.
Moreno terlihat duduk di ruang rapat di samping sesama anggota dewan yang sedang aktif menyampaikan pandangan.
Detail Rekaman Video yang Viral
Dalam potongan video yang beredar luas di tengah masyarakat, politisi Partai Gerindra tersebut tampak memegang telepon genggamnya di tengah jalannya persidangan. Suasana di sekitar kursi tempat duduknya menunjukkan aktivitas rapat yang sedang berlangsung serius.
Beberapa poin pengamatan dari rekaman tersebut meliputi:
- Moreno terlihat asyik melakukan komunikasi melalui fitur panggilan video di ponselnya.
- Ia tampak beberapa kali tersenyum dan tertawa ringan saat berinteraksi dengan layar ponsel.
- Dalam salah satu detik rekaman, ia bahkan terlihat menjulurkan lidah ke arah kamera sebelum mengarahkan layar ponselnya ke suasana ruang rapat.
Dinamika Etika dan Kinerja Dewan
Perilaku para pejabat publik yang tertangkap kamera sedang melakukan aktivitas pribadi di tengah agenda resmi kenegaraan kerap menjadi bahan evaluasi moral bagi masyarakat. Kehadiran gawai di ruang sidang sering kali menjadi pedang bermata dua bagi para legislator.
Di satu sisi, gawai membantu koordinasi cepat, namun di sisi lain dapat mengurangi konsentrasi terhadap substansi rapat penting yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan pengelolaan Badan Usaha Milik Negara.
Pertanyaan Umum
Kapan peristiwa panggilan video saat rapat tersebut terjadi?
Rapat Dengar Pendapat antara Komisi XII DPR RI dan jajaran MIND ID tersebut dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, sementara videonya viral pada 19 September 2026.
Di mana daerah pemilihan Moreno Soeprapto?
Moreno Soeprapto duduk sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur V yang meliputi wilayah Malang Raya.
Apa latar belakang profesi Moreno sebelum menjadi politisi?
Sebelum aktif di dunia politik bersama Partai Gerindra, Moreno Soeprapto dikenal sebagai seorang pembalap mobil profesional tingkat nasional.
Ringkasan
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, menuai sorotan publik setelah video dirinya tengah melakukan panggilan video (video call) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI dengan Dirut MIND ID beredar luas dan viral di media sosial sejak Sabtu, 19 September 2026. Dalam rekaman yang diambil pada agenda resmi tanggal 15 September 2026 tersebut, politisi yang juga mantan pembalap nasional ini tampak memegang ponsel, tersenyum, tertawa ringan, hingga menjulurkan lidah di tengah jalannya sidang.
Peristiwa yang melibatkan wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur V (Malang Raya) ini memicu evaluasi publik terkait etika dan profesionalisme pejabat publik di ruang sidang. Penggunaan gawai untuk keperluan pribadi di tengah agenda kenegaraan yang membahas hajat hidup orang banyak dinilai dapat mengurangi konsentrasi terhadap substansi rapat penting yang sedang berlangsung.






