KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara dan 13 Orang dalam OTT

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK tempat diperiksanya Bupati Bolaang Mongondow Utara dan belasan orang yang terjaring OTT.

KPK mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara serta 13 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan di Jakarta dan daerah.

Redaksiku.com – Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena beserta 13 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan pada Senin, 21 September 2026. Penangkapan terhadap kepala daerah tersebut dilakukan oleh tim penyidik di wilayah Jakarta dalam sebuah operasi senyap.

Operasi pemberantasan korupsi ini digelar secara serentak di beberapa lokasi terpisah untuk mengamankan pihak-pihak terkait. Selain menangkap bupati di ibu kota, penyidik lembaga antirasuah juga bergerak cepat mengamankan sejumlah pihak lain di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Kronologi dan Lokasi Penangkapan

Langkah penindakan ini bermula dari informasi masyarakat serta pemantauan intensif yang dilakukan oleh tim penyelidik KPK. Pergerakan para pihak yang terjaring dalam operasi senyap ini telah dipantau sebelum akhirnya petugas melakukan penyergapan secara simultan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan operasi tangkap tangan melibatkan koordinasi lintas wilayah yang cukup masif. Beberapa fakta penting mengenai cakupan operasi tersebut meliputi:

  • Tim penyidik menangkap Bupati Sirajudin Lasena langsung di wilayah Jakarta.
  • Petugas secara bersamaan mengamankan pihak swasta dan pejabat daerah di Sulawesi Utara.
  • Operasi penindakan juga menjangkau beberapa lokasi strategis di Gorontalo.

Pihak lembaga antirasuah bergerak cepat guna mengamankan barang bukti permulaan sebelum para pihak yang terjaring dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. Pemeriksaan intensif langsung diberlakukan kepada seluruh pihak yang diamankan sejak Senin malam.

Konfirmasi Resmi Lembaga Antirasuah

Kabar mengenai penangkapan kepala daerah di Sulawesi Utara ini langsung mendapatkan konfirmasi resmi dari internal lembaga penegak hukum. Keterangan pers diberikan kepada awak media untuk menjelaskan status penangkapan tersebut.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi penangkapan kepala daerah tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta. Konfirmasi ini sekaligus memperjelas status hukum sementara dari para pihak yang terjaring operasi senyap.

Tim penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.

Penyidik saat ini tengah mendalami aliran dana serta keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara yang menjerat kepala daerah tersebut. Keterangan lanjutan mengenai konstruksi perkara secara utuh akan disampaikan melalui konferensi pers resmi dalam waktu dekat.

Langkah Hukum Selanjutnya

Setelah seluruh pihak yang terjaring tiba di Gedung KPK Jakarta, penyidik langsung melaksanakan pemeriksaan secara maraton. Langkah ini sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana terkait mekanisme penangkapan.

Fokus utama penyelidikan saat ini adalah mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara. Penanganan kasus ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membersihkan praktik rasuah di tingkat pemerintahan daerah.

Sebanyak 14 orang termasuk Bupati Bolaang Mongondow Utara berhasil diamankan oleh KPK dalam operasi serentak yang melibatkan wilayah Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

Masyarakat diimbau untuk turut mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar penegakan hukum dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel. KPK berjanji akan membuka seluruh hasil penyidikan secara terang-benderang kepada publik setelah proses awal selesai.

Pertanyaan Umum

Siapa saja yang diamankan oleh KPK dalam operasi tangkap tangan tersebut?

KPK mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena beserta 13 orang lainnya yang terdiri dari pejabat daerah dan pihak swasta.

Kapan operasi tangkap tangan ini dilakukan oleh KPK?

Operasi senyap tersebut dilaksanakan secara serentak pada Senin, 21 September 2026, di beberapa lokasi berbeda.

Di mana saja lokasi penangkapan yang dilakukan oleh tim penyidik?

Penangkapan dilakukan di wilayah Jakarta, serta secara simultan di beberapa titik di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Ringkasan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, bersama 13 orang lainnya yang terdiri atas pejabat daerah dan pihak swasta pada Senin, 21 September 2026. Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebagai bagian dari penindakan kasus dugaan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

Operasi senyap tersebut digelar secara serentak dan lintas wilayah oleh tim penyidik di Jakarta, Sulawesi Utara, serta Gorontalo untuk mengamankan pihak-pihak terkait beserta barang bukti permulaan. Seluruh pihak yang terjaring telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta guna menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Saat ini, tim penyidik masih mendalami konstruksi perkara serta aliran dana yang melibatkan penyelenggara negara dalam kasus tersebut. KPK berkomitmen untuk menyampaikan penjelasan lengkap dan resmi mengenai kasus ini kepada publik melalui konferensi pers setelah proses awal pemeriksaan selesai.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Siapkan US$5 Miliar untuk Pemulihan Energi Teluk
Indonesia Belajar Pengelolaan Grand Egyptian Museum Senilai 1,2 Miliar Dolar AS
Petani Aceh Budidayakan Kacang Koro Pedang Alternatif Kedelai Tahan Iklim
Veterannya AS Jalankan Pabrik Bayi Pengganti untuk WN China di California
Tanggapan Pengamat soal Wacana Ambang Batas Pilpres 2029 dan Anies Baswedan
PLN Sekayu Tegas Tertibkan Kabel Internet Ilegal di Tiang Listrik
Kolaborasi Immoderma dan Dinkes Semarang Edukasi Kesehatan Remaja
Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final Usai Kalahkan Nepal

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:48 WIB

AS Siapkan US$5 Miliar untuk Pemulihan Energi Teluk

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WIB

Indonesia Belajar Pengelolaan Grand Egyptian Museum Senilai 1,2 Miliar Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 - 13:34 WIB

Petani Aceh Budidayakan Kacang Koro Pedang Alternatif Kedelai Tahan Iklim

Selasa, 22 September 2026 - 13:29 WIB

Veterannya AS Jalankan Pabrik Bayi Pengganti untuk WN China di California

Selasa, 22 September 2026 - 13:26 WIB

Tanggapan Pengamat soal Wacana Ambang Batas Pilpres 2029 dan Anies Baswedan

Berita Terbaru

Kasus infeksi influenza A di Indonesia melonjak hingga 38 persen berdasarkan data Kementerian Kesehatan per September 2026.

Life Style

Lonjakan Influenza A 38%: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:55 WIB

ASUS Republic of Gamers resmi mengumumkan rencana peluncuran konsol genggam ROG Xbox Ally X20 di Indonesia.

Teknologi

ASUS Rilis Konsol Handheld ROG Xbox Ally X20 di Indonesia

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:54 WIB

Amerika Serikat mengusulkan dana multinasional untuk memulihkan infrastruktur energi Teluk yang rusak akibat konflik.

Viral

AS Siapkan US$5 Miliar untuk Pemulihan Energi Teluk

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:48 WIB

error: Content is protected !!