Komdigi Usulkan Balik Nama HP Bekas untuk Tekan Peredaran Ponsel Ilegal

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi Usulkan Balik Nama HP Bekas untuk Tekan Peredaran Ponsel Ilegal

Komdigi Usulkan Balik Nama HP Bekas untuk Tekan Peredaran Ponsel Ilegal

  • Experience: Komdigi sudah berpengalaman menangani regulasi telekomunikasi, termasuk pengelolaan IMEI.

  • Expertise: Adis Alifiawan menekankan aspek teknis seperti blokir/unblock IMEI, menunjukkan ada landasan keahlian.

  • Authoritativeness: Kementerian punya otoritas sah untuk mengatur transaksi digital dan perlindungan pengguna.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Trustworthiness: Tantangan terbesar ada di sinipublik harus diyakinkan bahwa aturan ini memang melindungi, bukan membebani.

Kesimpulan

Wacana balik nama HP bekas yang digagas Komdigi jadi langkah ambisius untuk menekan peredaran ponsel ilegal sekaligus memperkuat perlindungan digital masyarakat. Sistem ini diyakini bisa menciptakan ekosistem pasar HP yang lebih sehat, transparan, dan aman.

Namun, tantangan besar menanti, mulai dari kebutuhan database nasional, prosedur verifikasi, integrasi dengan operator, hingga resistensi dari pasar HP bekas informal. Kalau implementasinya nggak disiapkan matang, aturan ini berpotensi malah bikin ribet dan melahirkan pasar gelap baru.

Pada akhirnya, yang paling penting adalah desain regulasi yang praktis, murah, dan user-friendly, supaya masyarakat merasa aturan ini benar-benar bermanfaat, bukan sekadar tambahan beban.

 Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK dan GRH Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Miliar
Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet
7 Alasan Kuat Framework Laravel Jadi Pilihan Banyak Startup
Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya
Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar
Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan
Geger! Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Global, 8,6 Liter Etomidate Diamankan dari Empat WNA di Bandara Soetta
Ribuan Massa TMI Gelar Aksi Damai Dukung Program Kerakyatan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:00 WIB

APAK dan GRH Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:17 WIB

Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:43 WIB

7 Alasan Kuat Framework Laravel Jadi Pilihan Banyak Startup

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03 WIB

Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar

Berita Terbaru

Satlantas Polres Barru Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Internasional

Jelang Bhayangkara, Satlantas Barru Salurkan Sembako

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:50 WIB