Klarifikasi Putra Menkeu Purbaya: Unggahan Soal Sri Mulyani Hanya Bercanda, Singgung Ternak Mulyono

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klarifikasi Putra Menkeu Purbaya: Unggahan Soal Sri Mulyani Hanya Bercanda, Singgung “Ternak Mulyono”

Klarifikasi Putra Menkeu Purbaya: Unggahan Soal Sri Mulyani Hanya Bercanda, Singgung “Ternak Mulyono”

Redaksiku.com – Media sosial memang sering kali jadi ruang ekspresi spontan, tapi di sisi lain juga bisa jadi bumerang. Hal itulah yang baru-baru ini dialami Yudo Sadewa, putra menkeu (Menteri Keuangan) baru, Purbaya Yudhi Sadewa.

Setelah unggahannya di Instagram Story soal mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawati viral, Yudo akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan bahwa kalimat yang sempat ramai diperbincangkan itu sebenarnya hanyalah sebuah candaan. Namun, karena cepatnya arus informasi di dunia digital, unggahan tersebut seketika menjadi sorotan dan memantik berbagai interpretasi publik.

Awal Mula Kontroversi

Kisah ini bermula dari rasa syukur Yudo atas pelantikan ayahnya sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani. Dalam unggahannya, ia menuliskan kalimat sederhana penuh kebanggaan pada sang ayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi ternyata, di bagian lanjutan cerita, Yudo menambahkan kalimat bercanda yang berbunyi:

“Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri.”

Kalimat itu langsung menimbulkan polemik. Banyak netizen menganggapnya sindiran keras terhadap Sri Mulyani, apalagi ditulis dalam konteks pergantian kursi strategis di kementerian.

Klarifikasi Yudo: Hanya Sebuah Candaan

Tak lama setelah potongan unggahan itu tersebar, Yudo memberikan penjelasan. Menurutnya, apa yang ia tulis sama sekali tidak bermaksud menuduh atau menyudutkan Sri Mulyani. Ia menegaskan bahwa itu hanyalah ekspresi bercanda, bukan narasi politik.

Aku sama sekali nggak ada maksud buruk. Itu cuma bercanda doang. Aku tahu kok dampaknya bisa besar, tapi jujur waktu nulis nggak kepikiran bakal rame begini, ungkap Yudo lewat klarifikasinya.

Ia juga menambahkan bahwa kalimat tersebut muncul spontan, tanpa niat menyinggung pihak mana pun. Namun, karena yang disebut adalah figur publik sekaliber Sri Mulyani, dampaknya tentu saja tidak kecil.

KLARIFIKASI PUTRA MENKEU PURBAYA: UNGGAHAN SOAL SRI MULYANI HANYA BERCANDA, SINGGUNG TERNAK MULYONO
Klarifikasi Putra Menkeu Purbaya: Unggahan Soal Sri Mulyani Hanya Bercanda, Singgung Ternak Mulyono

Singgung Ternak Mulyono

Selain kalimat yang menyebut agen CIA, dalam unggahannya Yudo juga sempat menyinggung istilah Ternak Mulyono. Kata-kata ini makin membuat warganet bertanya-tanya.

Menurut Yudo, istilah tersebut hanyalah guyonan internal yang sering ia dengar, bukan tudingan serius. Ia mengakui, mungkin tidak semua orang bisa memahami konteks candaan itu, sehingga malah menimbulkan salah tafsir.

Kalau di circle tertentu, istilah itu udah kayak jokes receh aja. Tapi ternyata begitu keluar di publik, langsung dipandang beda, jelasnya.

Reaksi Netizen

Warganet tentu tidak tinggal diam. Begitu unggahan itu viral, banyak yang langsung memberikan komentar, mulai dari yang menilai Yudo tidak bijak, sampai yang menganggapnya hanya salah kaprah bercanda.

Beberapa komentar menyebut bahwa sebagai anak pejabat, seharusnya Yudo bisa lebih berhati-hati dalam berucap, apalagi di media sosial yang bisa diakses jutaan orang.

Kalau ayahnya pejabat publik, apa pun yang ditulis bisa jadi sorotan. Bercanda boleh, tapi harus mikir dampaknya, tulis salah satu pengguna X (Twitter).

Namun, ada juga yang membela Yudo, dengan alasan semua orang bisa melakukan kesalahan dan tidak selalu sadar akan konsekuensi dari sebuah unggahan.

Namanya juga manusia. Mungkin maksudnya nggak ke situ, tapi netizen kadang terlalu jauh nariknya, ujar netizen lain.

Cepatnya Arus Informasi di Media Sosial

Kasus Yudo ini sekali lagi membuktikan betapa cepatnya arus informasi di media sosial. Satu kalimat singkat bisa di-screenshot, dipotong, lalu dibagikan berkali-kali hingga akhirnya viral dan kehilangan konteks awal.

Dalam waktu singkat, unggahan Yudo berubah dari sekadar Story pribadi menjadi perbincangan nasional. Media pun ikut memberitakan, membuat situasi semakin ramai.

Fenomena ini jadi pengingat bahwa media sosial memang punya dua sisi: bisa jadi sarana ekspresi, tapi juga bisa jadi arena yang menjerat siapa saja jika tidak berhati-hati.

Posisi Sri Mulyani

Meski namanya kembali diseret lewat candaan tersebut, Sri Mulyani sendiri hingga kini belum memberikan komentar langsung terkait hal ini. Sebagai mantan Menteri Keuangan yang sudah sering menghadapi kritik, ia dinilai cukup terbiasa dengan berbagai tudingan maupun sindiran.

Banyak pihak menilai bahwa Sri Mulyani kemungkinan besar memilih untuk tetap fokus pada aktivitas pribadinya pasca lengser dari jabatan Menkeu.

Tanggung Jawab Anak Pejabat

Publik juga menyoroti tanggung jawab anak pejabat ketika berselancar di media sosial. Posisi mereka memang tidak resmi memegang jabatan negara, tapi karena status keluarga, setiap perkataan maupun perbuatan bisa membawa konsekuensi besar.

Pakar komunikasi publik bahkan menyarankan agar keluarga pejabat, terutama anak-anak muda, bisa mendapat pembekalan khusus soal etika bermedia sosial. Hal ini agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak menimbulkan kegaduhan baru.

Pelajaran dari Kasus Yudo

Dari kontroversi yang menimpa Yudo Sadewa, ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik:

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK dan GRH Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Miliar
Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet
Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya
Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar
Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan
Geger! Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Global, 8,6 Liter Etomidate Diamankan dari Empat WNA di Bandara Soetta
Geger! Penyelundupan Narkoba Rp97 Miliar Dibongkar Polisi
Terbaru! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Polda Metro

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:00 WIB

APAK dan GRH Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:17 WIB

Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03 WIB

Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 19:11 WIB

Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan

Berita Terbaru

Satlantas Polres Barru Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Internasional

Jelang Bhayangkara, Satlantas Barru Salurkan Sembako

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:50 WIB