Redaksiku.com – Perayaan dua dekade grup K-legendaris BIGBANG tahun ini diwarnai oleh dinamika kontroversial dari dua mantan personelnya, T.O.P dan Seungri, yang tersandung masalah berbeda di tengah tur reuni grup.
T.O.P yang memiliki nama asli Choi Seung-hyun secara mendadak mengumumkan pembatalan acara fan meeting di Jakarta yang sedianya dilangsungkan pada tanggal 19 September 2026 mendatang. Pihak agensi dan sang artis menyampaikan bahwa keputusan tersebut terpaksa diambil karena situasi lokal yang dinilai tidak memungkinkan untuk menggelar pertunjukan.
Kendati demikian, pihak promotor berjanji akan segera mengumumkan prosedur pengembalian dana tiket secara transparan melalui platform penjualan resmi. Sebelum pembatalan ini, T.O.P sendiri sempat aktif kembali di industri hiburan lewat penampilannya di serial Netflix Squid Game 2 serta merilis album studio solo perdananya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembatalan fan meeting T.O.P di Jakarta diumumkan langsung oleh pihak manajemen akibat kendala situasi setempat yang tidak kondusif.
Di sisi lain, mantan rekan satu grupnya yakni Seungri menghadapi persoalan hukum baru yang cukup serius di Korea Selatan. Kepolisian Gangnam Seoul mengonfirmasi bahwa Seungri telah resmi dilaporkan pada 26 Agustus 2026 atas tuduhan melakukan tindakan penyerangan berat terhadap seorang pria.
Kasus dugaan penganiayaan tersebut dilaporkan terjadi di sebuah restoran kawasan Gangnam, Seoul bagian selatan, melibatkan korban yang berusia sekitar 30-an tahun. Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian berencana memanggil pelapor guna mendalami konstruksi hukum dan kronologi kejadian.
Seungri dilaporkan ke pihak berwenang pada 26 Agustus 2026 atas dugaan kasus penyerangan fisik di sebuah restoran di Gangnam.
Sementara itu, Seungri dengan tegas membantah seluruh tuduhan kekerasan fisik yang dialamatkan kepadanya saat diwawancarai oleh media lokal Ilgan Sports. Ia mengakui sempat mengambil botol minuman ketika terjadi perselisihan penolakan berbagi meja, namun mengeklaim tidak pernah mengacungkannya sebagai ancaman.
Ia bahkan menyebut situasi sempat mencair setelah kejadian tersebut, di mana mereka akhirnya duduk bersama, mengobrol akrab, hingga saling bertukar pesan singkat sebelum berpisah. Seungri menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif penuh selama proses penyelidikan kepolisian berlangsung.
Dinamika Perjalanan Dua Dekade BIGBANG
Berbeda dengan jalan yang ditempuh oleh T.O.P dan Seungri, para personel BIGBANG yang masih bertahan tetap melanjutkan tongkat estafet karier grup. G-Dragon, Taeyang, dan Daesung merayakan pencapaian dua dekade karier mereka dengan menggelar rangkaian tur dunia berskala besar.
Rangkaian perayaan 20 tahun debut grup tersebut resmi dibuka bulan lalu melalui konser akbar yang dipusatkan di Goyang Sports Complex Main Stadium, Provinsi Gyeonggi. Kehadiran para personel aktif ini sekaligus menjadi obat rindu bagi para penggemar setia yang telah membersamai perjalanan mereka sejak awal.
Pertanyaan Umum
Mengapa fan meeting T.O.P di Jakarta dibatalkan?
Acara tersebut dibatalkan karena situasi setempat yang dinilai tidak memungkinkan untuk berlangsungnya acara, dengan pengembalian dana tiket yang diurus oleh promotor.
Apa masalah hukum yang sedang dihadapi Seungri?
Seungri dilaporkan ke Kepolisian Gangnam Seoul atas dugaan penyerangan berat terhadap seorang pria di sebuah restoran di Distrik Gangnam.
Bagaimana perayaan 20 tahun BIGBANG dirayakan oleh member yang tersisa?
G-Dragon, Taeyang, dan Daesung merayakan dua dekade BIGBANG dengan menggelar tur dunia yang dimulai di Goyang Sports Complex Main Stadium.
Ringkasan
Perayaan 20 tahun BIGBANG diwarnai kabar terbaru dari dua mantan anggotanya: T.O.P membatalkan fan meeting di Jakarta yang dijadwalkan pada 19 September 2026 karena situasi setempat, sementara Seungri dilaporkan ke Kepolisian Gangnam Seoul atas dugaan penyerangan fisik pada 26 Agustus 2026.
Di sisi lain, anggota BIGBANG yang aktif yaitu G-Dragon, Taeyang, dan Daesung melanjutkan perayaan dua dekade grup melalui tur dunia berskala besar yang dimulai di Goyang Sports Complex Main Stadium.






