Redaksiku.com – Pemerintah Kabupaten Demak baru saja menuntaskan tahapan krusial dalam transformasi birokrasi melalui sesi wawancara evaluasi kinerja Pemerintah Digital (Pendi) tahun 2026. Proses penilaian yang berlangsung pada Selasa, 22 September 2026 ini dipimpin langsung oleh tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bersama jajaran asesor independen.
Evaluasi yang dilakukan secara daring ini bertujuan untuk memetakan sejauh mana efektivitas digitalisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap sistem berbasis elektronik yang dikembangkan tidak hanya sekadar memenuhi syarat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi efisiensi birokrasi dan kemudahan akses bagi masyarakat luas.
Fokus Transformasi Digital di Demak
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, H Akhmad Sugiharto ST MT, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap lini pelayanan publik. Dalam sesi wawancara tersebut, ia memaparkan berbagai instrumen digital yang telah disiapkan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan responsif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sektor-sektor yang menjadi sorotan dalam penilaian ini mencakup beberapa aspek krusial dalam tata kelola pemerintahan berbasis elektronik:
- Penyederhanaan alur birokrasi melalui aplikasi internal yang terintegrasi untuk mempercepat pengambilan keputusan.
- Penyediaan portal layanan publik yang memungkinkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor instansi.
- Penguatan infrastruktur data untuk memastikan keamanan informasi serta interoperabilitas antar instansi di lingkungan Pemkab Demak.
Proses digitalisasi ini menargetkan peningkatan skor indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Demak yang saat ini menjadi tolok ukur utama nasional.
Peningkatan Aksesibilitas bagi Masyarakat
Tujuan akhir dari digitalisasi ini bukan sekadar mengejar skor evaluasi, melainkan memberikan kemudahan nyata bagi warga Demak. Pemerintah daerah menyadari bahwa tantangan utama dalam implementasi teknologi adalah memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok, dapat mengakses layanan tersebut dengan mudah dan tanpa kendala teknis yang berarti.
Pemerintah Kabupaten Demak kini tengah fokus pada upaya literasi digital bagi para aparatur sipil negara agar layanan yang telah didigitalisasi dapat dijalankan secara optimal. Hal ini didukung oleh komitmen pimpinan daerah untuk terus memangkas prosedur yang dianggap menghambat kecepatan layanan publik.
Evaluasi ini merupakan tahapan strategis untuk memastikan bahwa sistem digital yang dibangun selaras dengan kebijakan nasional mengenai integrasi layanan publik.
Langkah Strategis Pemerintah Daerah
Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Demak telah menyusun serangkaian langkah strategis yang melibatkan berbagai perangkat daerah. Kolaborasi antar instansi menjadi kunci agar data yang dihasilkan dari sistem digital dapat dipertanggungjawabkan dan dapat diakses dengan cepat oleh pimpinan dalam menentukan kebijakan publik yang tepat sasaran.
Selain aspek teknis, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan siber. Mengingat banyaknya data masyarakat yang tersimpan dalam sistem, perlindungan terhadap kebocoran informasi menjadi prioritas utama yang dipaparkan dalam sesi evaluasi bersama Kementerian PAN-RB tersebut.
Masyarakat dapat memantau perkembangan layanan digital terbaru melalui kanal informasi resmi Pemkab Demak untuk menghindari penipuan atau penggunaan situs yang tidak resmi.
Harapan Pasca Evaluasi
Setelah melalui proses wawancara ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap mendapatkan masukan konstruktif dari para asesor. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada dan memperkuat sistem yang sudah berjalan dengan baik.
Transformasi digital yang berkelanjutan diyakini akan membawa Demak ke arah tata kelola yang lebih modern. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan komitmen sumber daya manusia yang kompeten, digitalisasi diharapkan menjadi tulang punggung dalam mewujudkan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut.
Seluruh proses evaluasi ini bersifat resmi dan hanya melibatkan pihak-pihak yang berwenang dari instansi terkait, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak percaya pada pihak luar yang mengatasnamakan tim penilai.
Pertanyaan Umum
Apa tujuan utama dari evaluasi kinerja Pemerintah Digital (Pendi) ini?
Tujuannya adalah untuk mengukur kesiapan dan efektivitas implementasi sistem digital dalam tata kelola pemerintahan di Kabupaten Demak agar layanan publik menjadi lebih efisien dan transparan.
Bagaimana dampak digitalisasi ini bagi masyarakat umum?
Masyarakat akan mendapatkan akses layanan yang lebih cepat, mudah, dan tidak terbatas oleh waktu atau lokasi, karena proses administrasi dapat dilakukan secara daring melalui sistem yang telah terintegrasi.
Kapan hasil evaluasi dari Kementerian PAN-RB akan diumumkan?
Hasil evaluasi biasanya akan disampaikan kepada pemerintah daerah setelah seluruh rangkaian proses penilaian, termasuk verifikasi lapangan dan sinkronisasi data, selesai dilakukan oleh tim asesor.
Ringkasan
Pemerintah Kabupaten Demak telah menjalani evaluasi kinerja Pemerintah Digital (Pendi) tahun 2026 bersama Kementerian PAN-RB dan tim asesor independen pada Selasa, 22 September 2026. Proses ini merupakan tahapan strategis untuk memetakan efektivitas digitalisasi birokrasi serta memastikan sistem berbasis elektronik yang diterapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara transparan dan efisien.
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, H. Akhmad Sugiharto ST MT, menekankan bahwa fokus utama transformasi ini meliputi penyederhanaan alur birokrasi, penyediaan portal layanan publik daring, serta penguatan infrastruktur data dan keamanan siber. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memberikan kemudahan akses administrasi bagi masyarakat luas, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Demak berkomitmen melakukan literasi digital bagi aparatur sipil negara dan memperkuat kolaborasi antar instansi untuk menjamin integritas data. Hasil evaluasi dari Kementerian PAN-RB nantinya akan menjadi landasan strategis bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki kekurangan serta mempercepat realisasi tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.






