Redaksiku.com – Suasana demonstrasi yang terus bergulir di Jakarta kembali memanas pada Sabtu malam, terutama di kawasan Kwitang.
Ribuan massa turun ke jalan untuk menyuarakan kekecewaan mereka atas insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, setelah tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Namun, di tengah tensi yang semakin naik, sosok publik figur Reza Arap hadir dengan cara berbeda: mengirimkan pesan damai melalui media sosialnya.
Lewat Instagram Story, Reza menuliskan pesan sederhana namun penuh makna: Nakama, please go home. Night isn™t our fight. Ungkapan itu sontak jadi bahan perbincangan di jagat maya, khususnya di tengah situasi aksi yang makin panas dan penuh ketegangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketegangan di Kwitang: Massa Lempar Petasan ke Mako Brimob
Kawasan Kwitang pada malam itu menjadi salah satu titik paling panas. Massa yang berkumpul tidak hanya berorasi, tapi juga sempat merangsek mendekati gerbang Mako Brimob Kwitang. Aksi mereka berlanjut dengan melempar petasan, botol, hingga benda lain ke arah markas. Situasi ini membuat suasana makin tidak terkendali, bahkan menimbulkan rasa was-was bagi warga sekitar.
Petugas keamanan pun berusaha menghalau massa agar tidak semakin anarkis. Namun, gelombang emosi yang sudah terlanjur tinggi membuat suasana sulit diredam. Dalam kondisi seperti itulah pesan damai dari Reza Arap menjadi relevan, seolah mencoba mengingatkan massa untuk tetap berpikir jernih.
Aksi Simbolis: Reza Arap Bagikan Makanan Bersama Atta Halilintar
Bukan hanya lewat pesan singkat, Reza Arap juga sebelumnya turun langsung memberikan dukungan dengan cara damai. Ia terlihat membagikan makanan kepada para demonstran yang berkumpul di depan Gedung DPR/MPR. Dalam momen itu, ia bekerja sama dengan YouTuber ternama Atta Halilintar.
Aksi ini dianggap sebagai bentuk solidaritas yang menyejukkan, di tengah atmosfer penuh amarah. Kehadiran mereka memberi sedikit ruang istirahat bagi massa yang sudah lelah berorasi sejak siang hingga malam.
Banyak warganet menilai langkah ini sebagai cara cerdas untuk menyalurkan energi positif, tanpa memperkeruh keadaan.

Latar Belakang Aksi: Duka Atas Tewasnya Affan Kurniawan
Gelombang demonstrasi ini sejatinya dipicu oleh rasa marah dan kecewa masyarakat terhadap insiden tragis yang merenggut nyawa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online. Peristiwa nahas itu terjadi ketika Affan tertabrak rantis Brimob saat kerusuhan sebelumnya pecah.
Bagi banyak orang, Affan bukan sekadar korban, melainkan simbol dari rakyat kecil yang seringkali terpinggirkan. Dari situlah rasa solidaritas publik muncul dan meluas hingga melibatkan berbagai kelompok.
Pesan Nakama: Sahabat Jadi Pemersatu
Menariknya, Reza Arap menggunakan kata Nakama dalam pesannya. Istilah ini berasal dari bahasa Jepang yang berarti teman dekat, sahabat, atau keluarga. Kata itu populer di kalangan penggemar budaya Jepang, termasuk anime dan manga, sehingga sangat relate dengan komunitas Gen Z maupun milenial.
Pemilihan kata Nakama seolah menegaskan bahwa semua orang yang hadir di demonstrasi adalah sahabat seperjuangan, namun perjuangan tersebut tidak harus ditempuh dengan cara yang berbahaya.
Pesan itu mengingatkan bahwa menjaga keselamatan dan menghindari kekerasan jauh lebih penting daripada larut dalam aksi anarkis.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.