Redaksiku.com – Perlakuan spesial dari lawan jenis memang terkadang dapat membuat seseorang perlahan bisa jatuh hati padanya, sehingga mereka selalu merasa diprioritaskan dan tidak menyadari bahwa dirinya sedang dijadikan opsi.
Dijadikan sebagai opsi atau pilihan oleh seseorang yang kita anggap spesial sangatlah menyakitkan, banyak orang yang salah paham dengan perlakuan spesial yang diberikan oleh orang lain kepadanya.
Salah paham yang paling memalukan yaitu merasa dispesialkan dan diprioritaskan oleh orang lain, untuk menghindari kesalahpahaman yang memalukan ini seseorang perlu mengenali tanda-tanda antara dijadikan opsi dan prioritas.
Tanda Kamu Menjadi Opsi Bukan Prioritas
1. Harus berusaha lebih agar dipilih
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika kamu terus-terusan dibuat insecure oleh seseorang, percayalah bahwa mereka benar-benar tidak menyukai kamu sepenuhnya. Misalnya dalam hal penampilan dia selalu membandingkan kamu dengan orang lain, hingga ingin menggubah kamu seperti orang lain sehingga timbul keinginan dalam hatimu untuk berusaha lebih agar dipilih.
Percayalah bahwa seseorang yang benar-benar memprioritaskan kamu tidak ingin menggubah kamu menjadi sama seperti orang lain, justru mereka akan menerima kamu apa adanya sebab apa yang ada dalam dirimu sudah pasti dirasa cukup untuknya. Jangan mau menjadi orang lain, tetaplah menjadi diri sendiri kalau dia tidak mau menerima apa adanya dengan alasan yang tidak masuk akal artinya dia punya opsi.
2. Datang dan pergi sesuka hati
Pernah bertemu dengan orang yang suka datang dan pergi sesuka hati? Jika pernah itu tandanya seseorang telah menjadikan kamu sebagai opsi, karena kalau dia menjadikan kamu sebagai prioritas maka dia tidak akan semudah itu untuk pergi sesuka hatinya justru dia akan selalu ada setiap saat untuk menemani kamu.
Mengapa orang bisa datang dan pergi sesuka hati? Alasannya karena kamu masih mau menerima kehadirannya dengan baik, meskipun sudah diperlakukan seenaknya sehingga tindakanmu sendiri lah yang membuatnya terlalu meremehkan perasaan kamu. Hal yang harus dilakukan untuk menghadapi orang yang datang dan pergi sesuka hati yaitu tidak perlu dengan emosi, cukup abaikan saja disaat dia datang.
3. Memulai Duluan
Tanda yang paling jelas dan sudah menunjukkan bahwa kamu hanya menjadi opsi dan bukan prioritas yaitu, kamu selalu memulai duluan. Misalnya dalam hal komunikasi, kalau kamu tidak menghubunginya dulu maka dia tidak akan menghubungi kamu duluan.
Jika kamu sering memulai komunikasi duluan, cobalah sesekali untuk tidak menghubunginya dan lihatlah usahanya. Apakah dia mau menghubungi dan mencari kamu duluan atau malah tidak ada usaha sama sekali? Jika dia hanya diam dan hanya menunggu pesan dari kamu, artinya kamu bukanlah prioritasnya.
4. Mematikan Topik
Orang yang dijadikan opsi oleh seseorang, biasanya mereka akan diperlakukan sesuai dengan moodnya saja. Jika moodnya sedang baik maka dia akan aktif berbagi cerita, mengajak ngobrol, penuh perhatian dan seru. Tetapi jika sedang tidak mood, maka mereka akan banyak diamnya, sering menghilang bahkan sering mematikan topik pembicaraan.
Tentu saja tindakannya yang mudah berubah sesuai mood dapat membuat seseorang merasa kebingungan. Karena sikapnya yang selalu berubah ada beberapa orang yang langsung menyadari bahwa dirinya sedang dijadikan sebagai opsi, ada juga yang belum menyadari dan menormalkan sikap orang tersebut.
5. Tidak mempunyai waktu
Seseorang selalu mempunyai waktu untuk orang yang dia jadikan prioritas sesibuk apapun keadaannya, jika dia sering mengatakan bahwa tidak ada waktu untuk berkabar dan bertemu jangan terlalu percaya. Lihatlah apakah dia ada waktu untuk bermain game dan pergi sama teman-temannya? Jika dia punya waktu untuk melakukan hal itu di waktu luangnya, artinya dia telah berbohong.
Dia hanya tidak ada waktu untuk kamu, tetapi untuk melakukan hobi dan bertemu dengan orang lain dia mempunyai waktu. Orang yang menjadikan kamu prioritas, pasti akan memanfaatkan waktu luangnya untuk menghubungi dan bertemu dengan kamu. Jikapun tidak ada waktu luang karena disibukan oleh pekerjaan, maka dia kan menciptakan atau menjadwalkan waktu luang demi kamu.
Pada intinya jangan pernah merasa di anggap spesial oleh seseorang, jangan terlalu berharap pada orang lain, jangan terlalu percaya pada orang lain meskipun perlakuannya terkadang dapat membuat kita bahagia. Jangan hanya melihat orang dari omongan manisnya saja, tetapi lihatlah dari effort nya.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook , Instagram , Tiktok , X, YouTube , Pinterest






