Redaksiku.com – Sebagian gen z merasa lebih nyaman untuk menjalani hubungan secara diam-diam, biasa disebut juga dengan private relationship. Ada banyak sekali alasan yang membuat gen z lebih memilih untuk private relationship, dibandingkan dengan mengumbar hubungan mereka.
Alasan Gen Z Memilih Private Relationship
1. Trauma
Sebelum gen z memilih untuk menjalani private relationship, tentu saja gen z juga pernah menjalani hubungan dengan semestinya yang dimana orang sekitar juga mengetahuinya. Tetapi tidak peduli berapa lama dalam menjalin hubungan, jika sudah tidak searah pasti hubungan akan kandas.
Salah satu hal yang dapat membuat sebagian gen z trauma saat mengumbar hubungannya pada orang lain yaitu, meskipun hubungan dengan pasangan sudah berakhir lama tetapi orang sekitar masih sering menanyakan keadaan pasangan bahkan juga kepo dengan penyebab berakhirnya hubungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Menghindari Gosip
Salah satu alasan gen z memilih private relationship yaitu karena mereka menghindari gosip, terlebih lagi jika pasangan ada dalam satu lingkungan kerja. Demi memilih kenyamanan bersama, banyak pasangan yang satu lokasi kerja memilih untuk menjalin hubungan dengan diam-diam.
Selain itu dalam lingkungan kerja ada beberapa perusahaan yang memberikan peraturan bahwa tidak boleh satu kerjaan dengan suami atau istri, karena perusahaan tidak ingin jika ada masalah keluarga mempengaruhi kinerjanya. Untuk itu meski tidak banyak perusahaan yang menerapkan peraturan ini, tapi ada beberapa yang tidak memperbolehkan karyawan menjalin hubungan dengan rekan kerjanya demi menjaga kinerja karyawan .
3. Belum Yakin
Memilih private relationship tentu bukan karena tanpa alasan, ada banyak gen z yang belum yakin dengan pasangannya sehingga mereka lebih memilih untuk menjalani hubungan dengan diam-diam terlebih dahulu. Tetapi nanti jika memang sudah merasa siap dan yakin dengan pasangannya, maka status hubungan akan dipublikasikan.
Semakin berumur biasanya gen z memang malas untuk mengumbar hubungan dan kemesraannya, jadi tidak semua gen z yang di media sosial nampak sendiri itu jomblo. Sebab ada beberapa gen z yang tidak pernah memposting pasangannya, karena memilih untuk mem private hubungannya.
4. Tidak Direstui
Faktanya memang ada beberapa orang yang nekat melanjutkan hubungannya, meskipun tidak mendapat restu dari orang tuanya. Mereka tetap menjalin hubungan secara private, sambil mencari jalan agar hubungannya bisa direstui oleh orang tua.
Penyebab hubungan tidak direstui oleh orang tua itu ada berbagai macam misalnya dikarenakan perbedaan agama, budaya dan lainnya. Sebagian gen z nekat mempertahankan hubungannya secara diam-diam, karena percaya bahwa kedepannya akan mendapatkan jalan tetapi banyak juga hubungan mereka yang tetap berakhir kandas.
5. Malu
Ada beberapa gen z yang memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang yang mereka kurang sukai karena kesepian, sehingga membutuhkan sosok orang yang selalu ada untuknya. Tentu saja tindakan ini tidak bisa dibenarkan, namun faktanya ada beberapa orang yang lebih mementingkan dirinya sendiri ketimbang orang lain.
Untuk itu mereka memilih untuk menjalin hubungan secara private, karena takut dan malu jika diketahui oleh orang lain. Sebagai pelajaran untuk kita terutama wanita jangan mau diajak menjalin hubungan tanpa status ataupun private, terlebih lagi bagi gen z yang sudah berumur 25-30 tahun karena terlalu berisiko.
Itulah beberapa alasan gen z memilih private relationship, ada beberapa pasangan yang sukses membawa private relationship ke jenjang yang serius ada banyak juga yang gugur. Seprivate apapun hubungan, kalau tidak pernah dikenalkan dengan keluarganya juga perlu dipertanyakan untuk melihat tanda keseriusan.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau WhatsApp Channels






