Redaksiku.com – Di artikel ini, kita bakal ngebahas 10 klub terbaik di PES 2025 sepanjang sejarah, berdasarkan kombinasi performa in-game, rating pemain, meta populer, hingga kenangan manis (atau pahit) saat main bareng temen.
Langsung aja, ini dia daftarnya:
1. FC Barcelona (Era Messi-Xavi-Iniesta)
Gak bisa dipungkiri, Barcelona era 20082015 adalah salah satu klub paling OP sepanjang sejarah PES. Di game PES 2010 sampai PES 2016, trio Messi, Xavi, Iniesta punya passing dewa, dribbling nyeleneh, dan koordinasi yang bikin frustrasi lawan.
Di PES 2025, versi legenda mereka tetap bisa kamu dapetin lewat fitur MyClub / Dream Team, dan masih jadi favorit para pemain online karena tiki-taka-nya yang halus dan mematikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Real Madrid (Cristiano Ronaldo Era)
Waktu Ronaldo masih berseragam Los Blancos, Madrid jadi tim meta di hampir semua versi PES. Kombinasi CR7 dengan Benzema, Bale, dan Luka Modrić bikin Madrid jadi klub paling lengkap di semua lini.
Di PES 2025, Real Madrid tetap kuat banget, apalagi karena mereka juga punya banyak rising star kayak Bellingham. Tapi nostalgia PES 2013 dan PES 2016 bikin Madrid era CR7 tetap di hati.
3. Manchester United (20082011)
Kalo kamu main PES di era 2010-an, Man United itu adalah tim langganan. Dengan Rooney, Ronaldo, Berbatov, dan Vidic, mereka punya formasi 4-4-2 klasik yang kuat banget.
Fergie time bahkan bisa kerasa di game: banyak banget yang menang di menit 90 pake Man United. Di PES 2025, United belum OP, tapi tetap banyak dipilih buat nostalgia.
4. Bayern München
Bayern itu tim “no gimmick”. Mereka kuat dari lini depan sampai belakang, dari era Robben-Ribery-Lewandowski sampai ke generasi Musiala, Kane, dan Davies sekarang.
Di PES 2025, Bayern jadi salah satu klub dengan komposisi rating paling seimbang, cocok buat gaya main high pressing dan finishing cepat. Banyak dipakai di turnamen resmi eFootball juga.
5. AC Milan (20032007)
Legend alert! AC Milan di PES 2006-2008 itu literally cheat code. Ada Kaká, Pirlo, Maldini, Shevchenko, dan Dida yang punya stats tinggi semua.
Pemain seperti Kaká punya dribble dan shooting yang bikin game terasa gak adil. Versi Legend Milan di PES 2025 sering dipake pemain senior buat “balik ke masa kejayaan”.
6. Juventus
Entah kenapa, Juventus selalu OP di PES. Entah itu era Del Piero-Trezeguet, atau era Dybala-Ronaldo, atau sekarang dengan Vlahović dan Chiesa.
Kelebihan Juventus di PES? Defensif solid, striker gahar, dan counter attack yang cepet banget. Di PES 2025, Juventus masuk klub pilihan utama di eFootball mode Ranked Match.
7. Liverpool (Era Klopp)
Di era PES 2019 sampai PES 2025, Liverpool-nya Klopp jadi salah satu klub dengan pressing paling mengerikan. Trio SalahFirminoMané cepet banget, dan gaya main Gegenpress bikin lawan gak bisa napas.
Di PES 2025, walau udah gak ada Mané dan Firmino, Luis DÃaz, Salah, dan Darwin Núñez tetap bisa jadi momok dengan strategi high-tempo.
8. Arsenal (Invincibles & Young Guns Era)
Arsenal punya dua masa kejayaan di PES:
-
Era Invincibles (Henry, Pires, Vieira) di PES 20042006
-
Era Young Guns (Walcott, Fabregas, Nasri) di PES 20082012
Henry punya kecepatan absurd dan finisher maut, bikin Arsenal jadi pilihan favorit pemain yang suka gaya main counter cepat dan flashy.
Di PES 2025, Arsenal tetap top-tier dengan Saka, Odegaard, dan Havertz. Banyak pemain online suka pakai Arsenal karena gameplay-nya fleksibel.
9. Paris Saint-Germain (PSG)
PSG jadi tim OP di PES sejak Neymar dan Mbappé gabung. Apalagi saat trio MessiNeymarMbappé eksis, itu literally tim yang gak adil.
Di PES 20232025, walau Messi udah cabut, PSG masih punya Mbappé yang jadi striker paling susah dijaga di game. Kombinasi skill + pace = meta abis.
PSG juga sering dipake pro player karena gaya mainnya cocok untuk one-two cepat + long through pass.
10. Ajax (Tim Muda OP)
Beda dari klub lain, Ajax terkenal sebagai klub “anak-anak muda overpowered” di PES. Di banyak versi PES, Ajax punya rating tim yang kecil, tapi pemain mudanya OP banget.
Mainin Ajax itu kayak main FIFA Career Mode di PES: banyak wonderkid yang punya potensi gede. Dari De Jong, De Ligt, sampai Kudus, Ajax jadi favorit para pemain kreatif yang suka build-up jangka panjang.
Di PES 2025, walau gak OP secara umum, Ajax tetap dicari buat mode Master League dan Dream Team karena potensi upgrade pemain yang gila.
🎮 Meta vs Nostalgia: Mana yang Kamu Pilih?
Ada dua tipe pemain PES:
-
Meta Hunter: selalu cari klub dengan statistik tinggi dan cocok di gameplay terbaru.
-
Nostalgia Addict: lebih milih klub favorit masa kecil meski udah gak OP.
PES 2025 coba menyeimbangkan keduanya. Lewat fitur Legend Team & Dream Team, kamu bisa ngegabungin pemain OP zaman dulu dengan bintang masa kini. Bayangin satu tim isinya Kaka, Messi muda, Mbappé, dan Modric mimpi jadi nyata!
ðŸ Penutup: Klub OP Memang Bikin Menang, Tapi Skill Tetap Nomor 1
Walau klub-klub tadi dikenal OP dan banyak dipilih, inget ya: klub bagus gak menjamin menang kalau skill kamu gak ikut berkembang. Di PES/eFootball 2025, strategi, timing, dan kontrol masih jadi kunci utama.
Jadi, mau kamu pake Madrid, Ajax, atau Milan Legend, yang penting kamu enjoy dan berkembang bareng tim kesayanganmu.






