Oknum Preman Kampung di Sukabumi Viral Usai Palak Sopir Mobil Box yang Ternyata Dikawal Brimob, Begini Kronologinya

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi oknum preman kampung viral usai memalak sopir mobil box yang ternyata dikawal oleh anggota Brimob. (Foto: X @B3doel)

Aksi oknum preman kampung viral usai memalak sopir mobil box yang ternyata dikawal oleh anggota Brimob. (Foto: X @B3doel)

Tindakan oknum preman kampung yang nekat memalak sopir mobil box di jalan utama Sukabumi kini menjadi sorotan luas setelah terekam kamera dan viral di media sosial.

Aksinya dianggap meresahkan karena menggunakan dalih berjualan, padahal sopir merasa dipaksa untuk memberikan uang.

Ironisnya, mobil yang ia datangi ternyata dikawal oleh anggota Brimob yang langsung turun tangan dan memberi teguran keras.

Reaksi spontan aparat tersebut membuat publik memberikan apresiasi atas sikap tegas terhadap premanisme jalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Oknum Preman Kampung Palak Mobil yang Dikawal Brimob

Aksi oknum preman kampung viral usai memalak sopir mobil box yang ternyata dikawal oleh anggota Brimob. (Foto: X @B3doel)
Oknum Preman Kampung di Sukabumi Viral Usai Palak Sopir Mobil Box yang Ternyata Dikawal Brimob, Begini Kronologinya

Kejadian yang berlangsung di Jalan Raya Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kampung Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terjadi beberapa waktu lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam video berdurasi hampir satu setengah menit yang diunggah di akun X @B3doel, terlihat seorang pria menghampiri mobil box dan menawarkan air mineral.

Namun, sopir dan penumpang mobil merasa tidak nyaman dengan cara pria itu meminta uang.

Pria tersebut tidak hanya menawarkan minuman, tapi juga menunjukkan gestur memaksa, ciri khas yang sering diasosiasikan dengan tindakan pemalakan.

Yang tidak disangka, salah satu penumpang mobil adalah anggota Brimob bersenjata lengkap.

Dalam hitungan detik, aparat tersebut turun dari kendaraan dan mendekati pelaku. Terjadilah adu mulut yang cukup sengit, di mana oknum preman kampung tersebut tetap berdalih hanya berjualan.

Tapi sang anggota Brimob menegaskan bahwa cara seperti itu bukanlah jual beli, melainkan tindakan yang mengandung unsur pemaksaan.

Pelaku sempat bersikukuh dan menyebut bahwa lokasi itu adalah wilayahnya. Namun aparat tetap meminta sopir untuk melanjutkan perjalanan dan memperingatkan pelaku.

Identitas Oknum Preman Kampung Dikenal Warga, Sering Buat Masalah Sejak Lama

Kepala Desa Padabeunghar, Ence Rohendi, membenarkan bahwa pelaku adalah warga desa berinisial IM (44). IM diketahui telah beberapa kali ditegur oleh aparat karena aktivitas serupa.

Bahkan, sebelum menjabat sebagai kepala desa, Ence mengaku sudah mendengar banyak laporan warga tentang kelakuan oknum preman kampung tersebut.

IM bersama keluarganya membuka lapak kecil di tepi jalan yang cukup ramai dilalui truk dan kendaraan berat.

Modus mereka adalah berjualan air mineral, namun dalam praktiknya sering disertai tekanan psikologis kepada sopir untuk membeli atau bahkan langsung meminta uang.

Yang lebih mengkhawatirkan, IM tidak beroperasi sendirian. Istri, anak, dan saudara-saudaranya juga turut membantu menjalankan aktivitas tersebut.

Mereka bergiliran berjaga dari pagi hingga malam hari, menyasar para pengendara yang dianggap potensial.

Warga dan Pemerintah Desa Sudah Lama Resah, Tapi Tindakan Hukum Terkendala

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali
Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi
Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara
Contoh Laporan MPLS Terbaru 2026 yang Lengkap dan Praktis, Bisa Dijadikan Referensi
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:40 WIB

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:30 WIB

Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi

Berita Terbaru