Kerusuhan di Surabaya Memanas! Ruang Wakil Gubernur Jawa Timur Hangus Terbakar dalam Amukan Massa di Gedung Grahadi

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa membakar Gedung Grahadi Surabaya, ruang Wakil Gubernur ikut hangus terbakar. (Foto: Instagram)

Massa membakar Gedung Grahadi Surabaya, ruang Wakil Gubernur ikut hangus terbakar. (Foto: Instagram)

Kebakaran ruang wakil gubernur di Gedung Grahadi langsung menjadi sorotan publik nasional. Media sosial dipenuhi dengan video dan foto kobaran api yang melahap gedung bersejarah itu. Tagar #JagaJawaTimur dan #GrahadiTerbakar menjadi trending di X (Twitter) dalam hitungan jam.

Banyak warganet menyayangkan aksi brutal ini, karena di balik kemarahan yang ingin disampaikan, aset negara yang menyimpan nilai sejarah kini rusak tak terselamatkan.

Sejumlah akademisi dan aktivis budaya juga menyuarakan keprihatinan mendalam, sebab Gedung Grahadi bukan hanya sekadar kantor pemerintahan, melainkan juga bagian penting dari identitas Jawa Timur yang dibangun sejak era kolonial Belanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak sedikit pula masyarakat yang membandingkan kerusuhan ini dengan tragedi Mei 1998. Mereka menyebut bahwa apa yang terjadi di Surabaya kali ini terasa lebih mengerikan karena menyasar langsung pusat pemerintahan daerah.

Upaya Pemadaman dan Evakuasi

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, namun akses menuju gedung terhambat oleh kerumunan massa yang masih ricuh. Beberapa petugas pemadam bahkan dilaporkan terkena lemparan batu saat mencoba mendekati titik api.

Setelah hampir dua jam, barulah api berhasil dikendalikan, meski sebagian besar bangunan, termasuk ruang wakil gubernur, sudah rata dengan puing hitam dan abu.

Aparat keamanan kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban jiwa di dalam gedung. Untungnya, tidak ada pejabat maupun staf yang berada di lokasi ketika api melahap ruangan, karena mereka sudah dievakuasi sebelumnya. Namun, kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Pemerintah dan Aparat Turun Tangan

Gubernur Jawa Timur dalam keterangannya menyatakan duka mendalam atas terbakarnya Gedung Grahadi, khususnya ruang kerja wakil gubernur yang selama ini digunakan untuk koordinasi strategis pemerintahan. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar kerusuhan biasa, melainkan sudah masuk kategori penyerangan terhadap simbol negara.

Kapolda Jawa Timur juga menegaskan bahwa pihaknya akan memburu provokator dan aktor intelektual di balik kerusuhan. Ratusan orang telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Aparat berjanji akan melakukan tindakan hukum tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain kerugian fisik, banyak kenangan dan dokumen berharga yang turut musnah bersama ruang wakil gubernur. Arsip foto, data administrasi pemerintahan, hingga dokumen perencanaan pembangunan daerah ikut lenyap. Hal ini menimbulkan keprihatinan mendalam karena sebagian data tersebut tidak memiliki salinan digital.

Sebagai penutup, terbakarnya ruang wakil gubernur di Gedung Grahadi Surabaya menjadi simbol betapa rentannya stabilitas sosial ketika kemarahan massa tidak lagi bisa dikendalikan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk lebih peka terhadap aspirasi rakyat, sekaligus memperkuat sistem keamanan agar aset bersejarah tidak kembali menjadi korban amukan.

Tragedi di Surabaya ini kini tercatat dalam sejarah kelam kota pahlawan, meninggalkan puing-puing gedung, trauma sosial, dan pertanyaan besar tentang arah demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kebaya Nasional Diperingati Kapan? Simak Sejarah dan Maknanya bagi Indonesia
15 Rekomendasi Permainan Sensorik untuk Anak Autisme yang Seru dan Edukatif
Pasir Laut “Naik Kelas”, Dipakai Ratakan Proyek Kampung Nelayan Barru
Bingung Masak? Ini 25 Ide Menu Low Budget untuk Akhir Bulan yang Praktis
Dude Harlino Serahkan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI ke Bareskrim, Ini Alasannya
Alphard Diduga Isi Pertalite, Barcode BBM Subsidi Jadi Sorotan
Hotman Paris Mundur dari Tim Hukum Febrie, Sebut Perkaranya “The Dream Case”
Eksepsi dr Tifa Dikabulkan, Dakwaan Batal demi Hukum dan Sidang Dihentikan
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:12 WIB

Hari Kebaya Nasional Diperingati Kapan? Simak Sejarah dan Maknanya bagi Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:02 WIB

15 Rekomendasi Permainan Sensorik untuk Anak Autisme yang Seru dan Edukatif

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:50 WIB

Pasir Laut “Naik Kelas”, Dipakai Ratakan Proyek Kampung Nelayan Barru

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:44 WIB

Bingung Masak? Ini 25 Ide Menu Low Budget untuk Akhir Bulan yang Praktis

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:28 WIB

Dude Harlino Serahkan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI ke Bareskrim, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Mood Berantakan? 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Life Style

Mood Berantakan? 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:22 WIB