WNA Tiongkok Terlibat Pencurian Rumah Mewah di Tangerang, Polisi Tangkap Pelaku yang Rugikan Korban Rp4,5 Miliar

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Polisi tangkap WNA Tiongkok dalam kasus pencurian rumah mewah Lippo Karawaci, total kerugian mencapai Rp4,5 miliar. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi. Polisi tangkap WNA Tiongkok dalam kasus pencurian rumah mewah Lippo Karawaci, total kerugian mencapai Rp4,5 miliar. (Foto: Pixabay)

Aksi pencurian rumah mewah yang dilakukan oleh WNA Tiongkok mengejutkan warga Lippo Karawaci, Kelurahan Panunggangan Barat, Kota Tangerang, karena nilai kerugian mencapai Rp4,5 miliar.

Polisi berhasil meringkus dua pelaku yakni Feng Shangwei (49) dan Huang Xiaobo (39), sementara satu DPO masih menjadi buronan internasional berinisial CW (40) yang kabur ke negara asalnya.

Kapolres Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menjelaskan bahwa para pelaku menggasak aset milik Liana dengan cara masuk ke rumah kosong secara acak, menandakan modus operandi yang terencana meski mereka mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian.

Pelaku memanjat pagar dan merusak pintu rumah sebelum masuk ke kamar lantai dua, kemudian menjarah brankas yang berisi logam mulia, uang tunai dalam dolar AS dan Rupiah, serta perhiasan dengan total nilai fantastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini menimbulkan kepanikan di lingkungan perumahan, dan pihak kepolisian segera melakukan olah TKP lengkap dengan pemeriksaan saksi dan CCTV, serta menelusuri riwayat perjalanan para pelaku di Jakarta.

Kronologi Penangkapan WNA Tiongkok

Ilustrasi. Polisi tangkap WNA Tiongkok dalam kasus pencurian rumah mewah Lippo Karawaci, total kerugian mencapai Rp4,5 miliar. (Foto: Pixabay)
WNA Tiongkok Terlibat Pencurian Rumah Mewah di Tangerang, Polisi Tangkap Pelaku yang Rugikan Korban Rp4,5 Miliar

Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Reskrim Polsek Jatiuwung melakukan koordinasi ketat setelah mengetahui identitas para pelaku WNA Tiongkok, yang sebelumnya menginap di hotel kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Usai melakukan pencurian, para pelaku menggunakan jasa taksi untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta dan rencananya kembali ke Shanghai pada malam hari, namun polisi telah menyiapkan pengamanan di bandara untuk mengantisipasi pelarian.

Feng Shangwei dan Huang Xiaobo berhasil ditangkap sebelum naik pesawat, sementara CW sudah lebih dulu berangkat sehingga masih menjadi daftar pencarian internasional yang melibatkan koordinasi dengan Divhubter dan Interpol.

Kapolres menegaskan kedua pelaku yang ditangkap saat ini masih menjalani pemeriksaan mendalam di Mapolres Metro Tangerang Kota untuk memastikan kronologi, bukti, dan keterlibatan mereka secara lengkap.

Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan diterapkan terhadap pelaku WNA Tiongkok, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara, sekaligus menjadi peringatan bagi tindak kejahatan serupa di wilayah Tangerang.

Modus Operandi WNA Tiongkok dan Implikasi Keamanan

Para pelaku WNA Tiongkok melancarkan aksinya secara acak, memilih rumah kosong yang ditinggalkan pemilik, menandakan bahwa mereka menargetkan properti mewah secara strategis.

Aksi ini memanfaatkan waktu dan lokasi sepi untuk melakukan pencurian, termasuk merusak brankas dan menggasak aset bernilai tinggi, yang menunjukkan kesiapan dan perencanaan tersendiri.

Kejadian ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan masyarakat karena menyasar rumah yang seharusnya aman, sehingga memicu peningkatan kewaspadaan warga dan keamanan lingkungan.

Selain itu, peristiwa ini menekankan pentingnya koordinasi antara kepolisian lokal, Imigrasi, dan Interpol untuk menangani kasus WNA Tiongkok yang melakukan kejahatan lintas negara.

Modus operasi ini juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam meninggalkan rumah kosong, termasuk memperkuat sistem keamanan dan pengawasan CCTV.

Tindakan Polisi dan Penanganan Kasus WNA Tiongkok

Polres Metro Tangerang langsung menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan penelusuran rekaman CCTV, sehingga identitas pelaku WNA Tiongkok dapat terungkap.

Koordinasi dengan pihak bandara dan Imigrasi menjadi kunci untuk mencegah pelaku melarikan diri, sekaligus memastikan penangkapan kedua tersangka sebelum meninggalkan Indonesia.

Kasus ini menunjukkan kemampuan aparat dalam menghadapi kejahatan internasional yang melibatkan WNA Tiongkok, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi terkait di wilayah hukum Tangerang.

Polisi masih mengejar CW sebagai DPO yang kabur ke negara asalnya, dengan dukungan Interpol, agar pelaku tidak leluasa beroperasi dan menghadapi proses hukum di Indonesia.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan bagi WNA maupun warga asing yang mencoba melakukan kejahatan di wilayah Indonesia bahwa hukum akan menindak tegas.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan rumah kosong dan perumahan mewah yang rawan menjadi target pencurian, khususnya oleh pelaku asing seperti WNA Tiongkok.

Selain meningkatkan kewaspadaan warga, aparat kepolisian juga melakukan edukasi terkait keamanan lingkungan, termasuk penguatan sistem alarm dan koordinasi RT/RW untuk pemantauan.

Kejadian ini memperlihatkan perlunya kerja sama internasional dalam penegakan hukum, terutama ketika pelaku melibatkan WNA Tiongkok yang bisa berpindah negara dengan cepat.

Masyarakat juga diingatkan agar segera melaporkan segala indikasi kriminal atau perilaku mencurigakan, agar tindakan preventif dapat dilakukan sebelum kerugian besar terjadi.

Kasus WNA Tiongkok ini menjadi contoh nyata bagaimana kejahatan lintas negara membutuhkan sinergi hukum domestik dan internasional yang cepat, tepat, dan efektif.

Sebagai penutup, penangkapan dua WNA Tiongkok ini menegaskan bahwa polisi akan bekerja cepat dalam menghadapi kejahatan lintas negara, termasuk pencurian rumah mewah.

RUU dan regulasi terkait keamanan, termasuk koordinasi dengan Imigrasi dan Interpol, terbukti efektif dalam menangani pelaku asing yang mencoba lolos dari hukum Indonesia.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat dan aparat untuk memperkuat keamanan properti dan meningkatkan kewaspadaan terhadap WNA yang beraktivitas di Indonesia.

Penegakan hukum tegas terhadap WNA Tiongkok yang melakukan pencurian diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku lain dan menjaga rasa aman masyarakat.

Ke depan, kolaborasi antara kepolisian, Imigrasi, dan lembaga internasional akan terus ditingkatkan agar kasus serupa dapat dicegah dan ditangani secara cepat.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB