Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Wajib Tahu 7 Hal Penting soal PPPK

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Wajib Tahu 7 Hal Penting soal PPPK

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Wajib Tahu 7 Hal Penting soal PPPK

Redaksiku.com – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK merupakan salah satu status kepegawaian dalam Aparatur Sipil Negara (ASN).

Istilah ini semakin sering dibahas karena banyak tenaga non-ASN, guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis mengikuti seleksi PPPK untuk bisa bekerja secara resmi di instansi pemerintah.

Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Pegawai ASN terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. Artinya, PPPK bukan pegawai honorer biasa, melainkan bagian dari ASN yang memiliki dasar hukum, hak, kewajiban, dan mekanisme pengangkatan tersendiri.

Secara umum, PPPK diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai kebutuhan instansi pemerintah. Pengangkatan dilakukan berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan Statusnya

1. PPPK termasuk bagian dari ASN

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja merupakan bagian dari ASN bersama PNS. Perbedaannya, PNS diangkat sebagai pegawai tetap, sedangkan PPPK diangkat berdasarkan perjanjian kerja sesuai kebutuhan instansi.

BKN menjelaskan bahwa PPPK adalah pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai kebutuhan instansi pemerintah.

Dengan status tersebut, PPPK memiliki peran dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik sesuai jabatan yang ditempati.

2. PPPK bukan tenaga honorer

Salah satu hal yang sering disalahpahami adalah menyamakan PPPK dengan tenaga honorer. Padahal, keduanya berbeda.

PPPK memiliki status sebagai ASN setelah lulus seleksi dan ditetapkan sesuai mekanisme resmi. Sementara tenaga honorer atau non-ASN belum otomatis menjadi PPPK tanpa mengikuti proses seleksi dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kementerian PANRB juga pernah menegaskan bahwa PPPK berbeda dari tenaga honorer. Status PPPK diberikan melalui mekanisme resmi, bukan perubahan otomatis dari tenaga honorer.

3. Pengangkatan dilakukan sesuai kebutuhan instansi

PPPK diangkat berdasarkan kebutuhan jabatan di instansi pemerintah. Artinya, formasi PPPK tidak selalu sama setiap tahun dan bergantung pada kebutuhan masing-masing kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah.

Formasi tersebut biasanya mencakup jabatan fungsional guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Pemerintah juga mengatur agar penetapan kebutuhan ASN dilakukan sesuai perencanaan instansi.

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Wajib Tahu 7 Hal Penting soal PPPK
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Wajib Tahu 7 Hal Penting soal PPPK

4. Seleksi dilakukan melalui sistem resmi

Seleksi PPPK dilakukan melalui mekanisme resmi pemerintah. Portal SSCASN milik BKN menjadi kanal utama untuk pendaftaran dan pemantauan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara secara online.

Calon pelamar perlu memperhatikan syarat formasi, kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja jika dipersyaratkan, dokumen administrasi, serta jadwal seleksi. Kesalahan dalam memilih formasi atau mengunggah dokumen dapat memengaruhi kelulusan administrasi.

5. PPPK memiliki perjanjian kerja

Sesuai namanya, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja bekerja berdasarkan perjanjian kerja. Dalam perjanjian tersebut terdapat masa hubungan kerja, jabatan, hak, kewajiban, dan ketentuan lain sesuai aturan.

Masa perjanjian kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan kinerja pegawai. Karena itu, evaluasi kinerja menjadi bagian penting dalam perjalanan karier PPPK.

6. Hak dan kewajiban PPPK diatur pemerintah

Sebagai ASN, PPPK memiliki hak dan kewajiban dalam menjalankan tugas. Pengaturan mengenai kesejahteraan PNS dan PPPK juga menjadi salah satu pokok dalam UU ASN terbaru.

Hak tersebut dapat mencakup penghasilan, pengembangan kompetensi, perlindungan, serta bentuk penghargaan lain sesuai ketentuan. Di sisi lain, PPPK juga wajib menjaga integritas, disiplin, netralitas, dan kinerja sebagai pelayan publik.

7. Ada pengaturan PPPK paruh waktu

Dalam perkembangan terbaru, pemerintah juga mengatur mekanisme PPPK paruh waktu untuk penataan tenaga non-ASN. Kementerian PANRB menyampaikan bahwa pegawai non-ASN yang telah menerima nomor induk atau nomor identitas pegawai ASN dapat ditetapkan dan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai ketentuan.

Pengaturan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan penataan tenaga non-ASN. Namun, pelaksanaannya tetap mengikuti ketentuan resmi dan tidak berlaku otomatis untuk semua orang.

Perbedaan PPPK dan PNS

Perbedaan utama PPPK dan PNS terletak pada status pengangkatan. PNS diangkat sebagai pegawai tetap, sedangkan PPPK diangkat berdasarkan perjanjian kerja.

Selain itu, jalur pengadaan, masa hubungan kerja, dan pengaturan manajemen keduanya memiliki ketentuan masing-masing. Meski demikian, keduanya sama-sama termasuk ASN dan memiliki tanggung jawab dalam pelayanan publik.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, pemahaman tentang perbedaan ini penting agar tidak salah memilih jalur seleksi. Pelamar sebaiknya membaca pengumuman resmi instansi dan tidak hanya mengandalkan informasi dari media sosial.

Hal yang Perlu Diperhatikan Pelamar PPPK

Pelamar PPPK perlu memastikan dokumen yang diunggah sesuai persyaratan. Ijazah, transkrip nilai, surat pengalaman kerja, sertifikat pendukung, dan dokumen lain harus diperiksa dengan teliti sebelum dikirim.

Selain itu, pelamar perlu mengikuti jadwal resmi seleksi. Informasi mengenai pendaftaran, seleksi administrasi, masa sanggah, ujian, pengumuman hasil, hingga penetapan nomor induk biasanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan instansi terkait.

Kehati-hatian juga penting untuk menghindari penipuan. Seleksi PPPK tidak boleh dilakukan melalui calo atau pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Kesimpulan

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja adalah bagian dari ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk menjalankan tugas pemerintahan. PPPK berbeda dari tenaga honorer karena memiliki status kepegawaian resmi setelah melalui seleksi dan penetapan sesuai aturan.

Bagi calon pelamar, memahami status, perbedaan dengan PNS, hak, kewajiban, dan mekanisme seleksi PPPK sangat penting. Informasi resmi dari pemerintah harus menjadi acuan utama agar tidak salah memahami proses pengadaan ASN.

FAQ

1. Apa itu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja?
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK adalah pegawai ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk menjalankan tugas di instansi pemerintah.

2. Apakah PPPK termasuk ASN?
Ya, PPPK termasuk bagian dari ASN bersama PNS berdasarkan Undang-Undang ASN.

3. Apa perbedaan PPPK dan PNS?
PNS diangkat sebagai pegawai tetap, sedangkan PPPK diangkat berdasarkan perjanjian kerja sesuai kebutuhan instansi pemerintah.

4. Apakah tenaga honorer otomatis menjadi PPPK?
Tidak otomatis. Tenaga honorer atau non-ASN harus mengikuti mekanisme dan ketentuan resmi yang berlaku.

5. Di mana mendaftar seleksi PPPK?
Pendaftaran seleksi PPPK dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN sesuai jadwal yang diumumkan pemerintah.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Hari Ini di Jakarta, BEM UI Bawa 8 Tuntutan ke Bundaran HI
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
CPNS 2026 Belum Resmi Dibuka, Waspada Link Pendaftaran Palsu
Cara Cek Desil DTSEN 2026 Pakai NIK KTP, Bisa Lewat HP
Prabowo Sampaikan 121 Kebijakan Transformatif, Ini Agenda Besar Pemerintah
Demo Hari Ini di Jakarta, Apa yang Terjadi di Tengah Pidato Presiden?
Pidato Presiden 14 Agustus 2026: Apa Saja yang Akan Disampaikan Prabowo?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Demo Hari Ini di Jakarta, BEM UI Bawa 8 Tuntutan ke Bundaran HI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:00 WIB

CPNS 2026 Belum Resmi Dibuka, Waspada Link Pendaftaran Palsu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Cara Cek Desil DTSEN 2026 Pakai NIK KTP, Bisa Lewat HP

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB