Novel: Loving You (Part 12)

- Penulis

Thursday, 19 September 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel: Loving You (Part 2)

Novel: Loving You (Part 2)

Kalau kami harus pindah ke rumah Mama, nanti aku yang kesulitan, Ma. Jarak rumah Mama dan kantorku kan jauh sekali. Fadli akhirnya menjadi orang pertama yang menolak usulan ibunya. Lagi pula, pintu yang menghubungkan ruang makan dan kolam juga jarang dibuka. Lalu, dari ruang makan ke taman itu lumayan jauh, Ma. Masih ada ruang tamu yang membatasi.

Siapa yang menyuruh kamu untuk pindah, Nak? Mama cuma mengajak Faik dan Ihsan untuk tinggal di sini. Kalau kamu tetap di sana, Mama enggak keberatan, kelit Bu Atikah.

Mama, Fadli kan papanya Ihsan. Masak iya, Fadli enggak bantuin Faik untuk mengurus Ihsan. Fadli masih berusaha mempertahankan pendapatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ihsan itu masih kecil sekali, Nak. Dia juga enggak bakal ingat kalau kamu ikut mengasuh dia atau tidak. Yang jelas, saat bayi seperti ini, Ihsan lebih butuh ibunya. Dulu, Mama juga mengasuh kamu tanpa bantuan papamu¦ Bu Atikah belum sempat menyelesaikan kalimatnya saat Fadli tiba-tiba memotong pembicaraan.

Tapi Fadli enggak mau jadi seperti Papa. Mata Fadli menatap lurus pada ibunya. Dadanya terlihat naik turun menahan emosi. Perkataan terakhir ibunya tadi memancing luka yang disimpannya dalam-dalam selama ini.

Sepanjang ingatan Fadli, papanya hanyalah seseorang yang kebetulan ditakdirkan menjadi ayahnya. Ia tidak pernah benar-benar mengenal orang itu. Ia hanya pernah beberapa kali melihat sosoknya di rumah yang ia tinggali bersama ibunya.

Memang, papa dan mama Fadli tidak pernah nampak bertengkar di hadapannya. Namun ironisnya, papanya itu memang jarang terlihat berada di rumah. Ibunya selalu mengatakan bahwa papanya berada di kantor sedang bekerja saat Fadli menanyakan keberadaannya. Bahkan jawaban itu juga ia dapatkan saat Fadli menanyakan keberadaan papanya ketika ia terjaga dari tidurnya di tengah malam.

Mamanya selalu meyakinkan Fadli bahwa berkat papanyalah ia bisa hidup dengan nyaman. Papanya selalu mengorbankan waktunya untuk bekerja demi bisa memberikan penghidupan yang layak bagi keluarganya. Oleh sebab itu, ibu Fadli mengharapkan agar Fadli maklum dengan kondisi papanya yang jarang terlihat di rumah.

Awalnya, Fadli percaya begitu saja dengan ibunya. Ia masih bisa menceritakan dengan bangga tentang kedua orang tuanya ketika ia mendapat tugas untuk menulis cerita tentang keluarganya dari sekolah.

Namun, seiring dengan bertambahnya usia, Fadli akhirnya paham bahwa keadaan kedua orang tuanya sebenarnya tidaklah baik-baik saja. Ia terkadang mendapati ibunya sedang menangis sendirian di malam hari.

Ketika itu, ia memasang alarm untuk bisa bangun lebih awal untuk belajar tanpa diketahui ibunya. Saat sudah terbangun, Fadli yang kelaparan memutuskan untuk mencari makanan dulu di dapur. Di tengah perjalanan, ia mendengar suara tangisan dari dapur. Ia sebenarnya merasa sedikit takut karena kondisi rumah besar mereka yang gelap di malam hari.

Fadli kecil akhirnya memberanikan diri untuk menengok dapur. Ternyata, suara tangisan itu berasal dari ibunya yang sedang duduk sendirian membelakanginya. Sejak saat itulah Fadli menjadi sedikit mengerti tentang ketidakharmonisan hubungan ayah dan ibunya.

Dugaan Fadli diperkuat dengan perceraian kedua orang tuanya yang akhirnya terjadi saat dia masih sekolah SMP. Setelah memberitahukan hal itu, ibunya langsung mengemasi barang-barang mereka berdua dan mengajaknya untuk keluar segera dari rumah besar itu.

Fadli sendiri tidak punya pilihan lain selain mengikuti ibunya karena ia sendiri sudah tidak pernah bertemu dengan ayahnya sejak tiga bulan yang lalu. Ia dan ibunya kemudian pergi ke ibukota. Di sana, mereka menginap di rumah satu-satunya saudara Bu Atikah.

Rumah itu sangat sederhana sekali. Sangat berbeda dengan rumah besar mereka dulu. Teras depannya sudah disulap menjadi sebuah warung kecil tempat sang pemilik rumah, yang merupakan  seorang janda tua, mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Kehidupan Fadli berubah 180 derajat setelah ia keluar dari rumahnya. Fadli tidak memiliki kamar sendiri sekarang. Rumah kecil itu hanya memiliki satu kamar yang ditempati oleh sang pemilik rumah.

Ia juga pindah ke sekolah dan lingkungan baru. Semua ini membuatnya bingung. Namun, ia tidak punya seorang pun yang bisa membantunya. Ibu dan budenya sudah sibuk mengurus warung. Ia harus berjuang sendiri mengatasi semuanya. Namun, satu yang membuatnya bahagia, ia sudah tidak pernah melihat ibunya menangis sendiri lagi di malam hari.

 

~Bersambung~

 


Lihat semua bab 

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Read Novel: My Husband, the Cold Soldier! [FINISHED]
Novel: Choose Happiness (Part 26) There's news from Blue
Here are the Champions of Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Sunset Brought You Back (Part 13)
Novel Twilight Brings You Back (Part 31)
Black and White Marriage Novel (Chapter 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Berita Terkait

Tuesday, 16 December 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Saturday, 16 August 2025 - 18:44 WIB

Read Novel: My Husband, the Cold Soldier! [FINISHED]

Sunday, 3 August 2025 - 16:11 WIB

Novel: Choose Happiness (Part 26) There's news from Blue

Tuesday, 4 February 2025 - 17:40 WIB

Here are the Champions of Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Monday, 20 January 2025 - 10:32 WIB

Novel Sunset Brought You Back (Part 13)

Berita Terbaru

Barakallah Fii Umrik Artinya, Wajib Tahu 7 Makna dan Balasan

Lifestyle

Barakallah Fii Umrik Artinya, Wajib Tahu 7 Makna dan Balasan

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:10 WIB

Doa Setelah Sholat, Wajib Tahu 7 Bacaan Dzikir dan Artinya

Religion

Doa Setelah Sholat, Wajib Tahu 7 Bacaan Dzikir dan Artinya

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:06 WIB

Tebak Tebakan Lucu, Wajib Tahu 50 Ide Bikin Ngakak

Entertainment

Tebak Tebakan Lucu, Wajib Tahu 50 Ide Bikin Ngakak

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:01 WIB

Cara Marah Tanpa Melukai Perasaan Orang Lain

Lifestyle

4 Cara Marah Tanpa Melukai Perasaan Orang Lain

Wednesday, 1 Jul 2026 - 13:24 WIB

Tips Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh

Lifestyle

5 Tips Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh

Wednesday, 1 Jul 2026 - 13:14 WIB