Redaksiku.com – Bacaan doa tolak bala banyak dicari umat Islam pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Hari ini bertepatan dengan Rebo Wekasan atau Rabu terakhir bulan Safar 1448 Hijriah, tradisi yang masih dilakukan sebagian masyarakat Indonesia dengan memperbanyak doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, sedekah, hingga kegiatan sosial.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang disusun Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dan dikutip sejumlah media, Rebo Wekasan 2026 jatuh pada 12 Agustus 2026. Rebo Wekasan dikenal terutama di masyarakat Jawa sebagai Rabu terakhir bulan Safar.
Meski demikian, umat Islam perlu berhati-hati dalam memahami tradisi tersebut. Tidak terdapat dasar kuat dalam Al-Qur’an maupun hadis sahih yang menyatakan bahwa Rabu terakhir bulan Safar pasti menjadi hari turunnya kesialan atau musibah. Hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah juga menegaskan tidak ada kesialan yang melekat pada bulan Safar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, membaca doa tolak bala lebih tepat dimaknai sebagai permohonan perlindungan kepada Allah SWT yang dapat dilakukan kapan saja, bukan karena meyakini tanggal tertentu memiliki kekuatan membawa keburukan.
Doa Tolak Bala yang Bisa Dibaca Hari Ini
NU Online menyediakan sejumlah bacaan doa untuk memohon perlindungan dari bala, musibah dan keburukan. Salah satu doa yang dapat dibaca adalah permohonan agar diberikan keselamatan serta dijauhkan dari cobaan dunia dan akhirat.
Latin:
Allâhumma ‘âfinâ min kulli balâ’id dunyâ wa ‘adzâbil âkhirah, washrif ‘annâ bi ḫaqqil Qur’ânil ‘azhîm wa nabiyyikal karîm syarrad dunyâ wa ‘adzâbal âkhirah. Ghafarallâhu lanâ wa lahum bi raḫmatika yâ arḫamar râhimîn.
Artinya:
“Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat. Ampunilah kami dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Pengasih.”
Bacaan tersebut pada dasarnya berisi permohonan keselamatan dan perlindungan, sehingga tidak terbatas hanya pada Rebo Wekasan.
Doa Tolak Bala dan Keselamatan Dunia Akhirat
Umat Islam juga dapat membaca doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan sangat populer untuk memohon kebaikan serta keselamatan dunia dan akhirat.
Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban-naar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Doa tersebut juga dicantumkan dalam penjelasan mengenai doa Rebo Wekasan sebagai salah satu bacaan Al-Qur’an yang dapat digunakan untuk memohon kebaikan dan keselamatan.
Doa ketika Tertimpa Musibah
Jika seseorang sudah mengalami musibah, NU Online juga mencantumkan doa yang dapat dibaca untuk memohon pahala dan pengganti yang lebih baik.
Arab:
إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اَللّٰهُمَّ أَجِرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا
Latin:
Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.
Artinya:
“Sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berikanlah kepadaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah pengganti yang lebih baik daripadanya.”
Bacaan ini dapat diamalkan ketika menghadapi kehilangan, kesulitan atau musibah.
Doa Memohon Perlindungan dari Kezaliman
Doa lain yang dapat dibaca berasal dari Surah Yunus ayat 85–86.
Arab:
عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَاۚ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ، وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Latin:
‘Alallâhi tawakkalnâ, rabbanâ lâ taj‘alnâ fitnatal lil-qaumidh-dhâlimîn, wa najjinâ biraḫmatika minal-qaumil-kâfirîn.
Artinya:
“Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu.”
Doa tersebut menekankan tawakal dan permohonan perlindungan kepada Allah.

Doa Tolak Bala Rebo Wekasan
Dalam tradisi Rebo Wekasan, terdapat pula bacaan khusus yang berisi permohonan agar Allah menjauhkan manusia dari berbagai keburukan dan musibah.
Salah satu penjelasan yang dipublikasikan Kemenag Pasangkayu menyebut makna umum doa tersebut adalah permohonan agar Allah menjauhkan manusia dari bala, kesulitan, wabah, kemungkaran, kezaliman, ancaman dan berbagai bentuk cobaan, baik yang terlihat maupun tersembunyi.
Doa dalam bahasa Indonesia pun dapat digunakan karena inti doa adalah permohonan kepada Allah. Sumber tersebut juga menjelaskan bahwa pelafalan latin berfungsi membantu mereka yang belum terbiasa membaca tulisan Arab.
Dengan demikian, seseorang juga dapat berdoa sederhana:
“Ya Allah, lindungilah kami, keluarga kami, dan negeri kami dari segala musibah, penyakit, kecelakaan, fitnah, kezaliman serta keburukan yang tampak maupun yang tersembunyi. Berikanlah kepada kami kesehatan, keselamatan dan keberkahan.”
Rebo Wekasan 2026 Jatuh Hari Ini
Rebo Wekasan berasal dari istilah Jawa yang berarti Rabu terakhir atau Rebo Pungkasan pada bulan Safar.
Pada 2026, Rabu terakhir Safar jatuh hari ini, 12 Agustus 2026. Kalender yang dirujuk detikHikmah berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 menempatkannya pada penghujung Safar 1448 H.
Dalam tradisi masyarakat, Rebo Wekasan kerap diisi dengan doa bersama, membaca Al-Qur’an, sedekah, istighfar dan berbagai kegiatan sosial. Tradisi semacam itu masih berlangsung di sejumlah daerah Indonesia.
Benarkah Rebo Wekasan Hari Turunnya Bala?
Pertanyaan ini penting karena istilah “doa tolak bala Rebo Wekasan” sering membuat sebagian orang beranggapan bahwa Rabu terakhir Safar pasti menjadi hari buruk.
Pandangan tersebut tidak tepat jika dimaknai bahwa hari atau bulan tertentu mempunyai kekuatan sendiri untuk mendatangkan kesialan.
Penjelasan yang mengutip hadis Nabi Muhammad SAW menegaskan tidak ada kesialan pada bulan Safar. Keyakinan tentang bulan Safar sebagai bulan buruk telah dikenal sejak masa jahiliah dan kemudian dibantah dalam ajaran Islam.
NU Jatim juga menjelaskan bahwa bulan atau waktu tidak memiliki kehendak sendiri untuk menentukan nasib manusia. Karena itu, semua waktu justru dapat digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah serta berbuat baik kepada sesama.
Lalu Bolehkah Membaca Doa Tolak Bala Hari Ini?
Berdoa kepada Allah tentu dapat dilakukan kapan saja.
Yang perlu diperhatikan adalah niat dan keyakinannya.
NU Jatim menjelaskan amalan pada Rebo Wekasan dapat ditempatkan sebagai ibadah umum—seperti doa, shalat sunnah, dzikir, sedekah dan berbuat baik—selama tidak didasarkan pada keyakinan bahwa Safar atau Rabu tertentu secara otomatis membawa kesialan.
Dengan pendekatan tersebut, doa tolak bala pada Rebo Wekasan menjadi bentuk permohonan perlindungan kepada Allah, bukan ritual untuk melawan “kekuatan buruk” dari suatu hari tertentu.
Tiga Amalan yang Bisa Dilakukan
NU Jatim pada 11 Agustus 2026 memuat tiga amalan yang dapat dilakukan ketika menyambut Rebo Wekasan.
Pertama adalah berdoa kepada Allah.
Doa dapat berisi permohonan kesehatan, keselamatan, perlindungan dari musibah serta kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.
Kedua adalah memperbanyak istighfar.
Istighfar menjadi bentuk permohonan ampun atas dosa dan kesalahan serta dapat dilakukan kapan pun. NU Jatim mengaitkannya dengan Surah Hud ayat 90 yang mengajak manusia memohon ampun dan bertobat kepada Allah.
Ketiga adalah membaca Al-Qur’an.
Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang tidak terbatas pada Rebo Wekasan dan dapat menjadi salah satu cara mengisi momentum tersebut dengan kegiatan keagamaan yang positif.
Sedekah dan Berbuat Baik Juga Banyak Dilakukan
Selain doa dan dzikir, tradisi Rebo Wekasan di sejumlah masyarakat juga disertai dengan sedekah, silaturahmi dan kegiatan sosial.
NU Jatim menyebut amalan tersebut sebagai nilai positif yang dapat diambil dari tradisi selama dilakukan dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan tidak disertai keyakinan yang bertentangan dengan ajaran agama.
Dengan demikian, momentum Rebo Wekasan dapat diarahkan bukan sekadar pada rasa takut terhadap musibah.
Hari tersebut dapat menjadi pengingat untuk memperbanyak doa, memperbaiki hubungan dengan sesama, membantu orang lain dan melakukan introspeksi diri.
Tak Harus Menunggu Rebo Wekasan untuk Berdoa
Doa tolak bala sebenarnya tidak mempunyai batas waktu khusus.
Berbagai doa keselamatan yang dicantumkan NU Online dapat dibaca ketika bepergian, menghadapi cuaca buruk, tertimpa musibah, menghadapi kekhawatiran atau sekadar memohon perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga.
Karena itu, umat Islam tidak perlu menunggu Rabu terakhir Safar untuk memohon perlindungan.
Rebo Wekasan dapat menjadi momentum budaya dan keagamaan, tetapi doa merupakan ibadah yang dapat dilakukan setiap hari.
Doa Tolak Bala Hari Ini 12 Agustus 2026
Bagi masyarakat yang mencari doa tolak bala hari ini, salah satu bacaan paling sederhana dan bersumber dari Al-Qur’an adalah:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban-naar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Bacaan tersebut dapat dilanjutkan dengan doa menggunakan bahasa sendiri untuk memohon perlindungan dari penyakit, kecelakaan, bencana, kesulitan rezeki maupun keburukan lainnya.
Yang terpenting adalah menempatkan doa sebagai bentuk penghambaan dan tawakal kepada Allah SWT.
Rebo Wekasan Jadi Momentum Memperbanyak Kebaikan
Rebo Wekasan tahun ini jatuh tepat pada Rabu, 12 Agustus 2026. Sebagian masyarakat menjadikannya momentum untuk membaca doa tolak bala, melakukan shalat sunnah, istighfar, membaca Al-Qur’an dan bersedekah.
Namun ajaran Islam juga mengingatkan bahwa tidak ada hari atau bulan yang mempunyai kekuatan sendiri untuk membawa kesialan.
Karena itu, doa tolak bala sebaiknya dipahami sebagai permohonan kepada Allah untuk mendapatkan keselamatan, kesehatan, ketenangan dan perlindungan, bukan karena meyakini bahwa Rabu terakhir Safar pasti membawa musibah.
Doa dapat dibaca hari ini, besok, maupun setiap saat ketika seorang Muslim ingin memohon perlindungan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






