BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya

BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya

Klarifikasi Korporasi: TPIA, MTEL, WIKA, CGAS, & Lainnya

Beberapa emiten tercatat memberikan update setelah kabar tarif:

  • TPIA (Chandra Asri): Merespons rumor JV dengan Glencore untuk akuisisi SPBU Exxon Singapura, tapi belum ada perjanjian definitif.

  • MTEL & TBIG: Keduanya membantah rumor merger, namun tetap mengevaluasi opsi korporasi.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • WIKA: Kontrak baru 1H25 turun 58% YoY menjadi Rp 4,3 triliun, mayoritas dari industri dan konstruksi.

  • CGAS: Dapat alokasi gas bumi 1,5 MMSCFD untuk proyek stasiun LNG Karawang.

Tren Sektor Kredit & Ekonomi Makro

BI juga mencatat pertumbuhan sektor kredit yang melambat:

  • Investasi: +12,53% YoY

  • Konsumsi: +8,49% YoY

  • Modal kerja: +4,45% YoY

  • Syariah: +8,37% YoY

  • UMKM: +2,18% YoY

Tren ini menunjukkan pemulihan di kredit investasi, meski ekonomi domestik belum sepenuhnya optimis.

Kebijakan Pangan & Cukai: Tren 2026

Wamen Keuangan Anggito Abimanyu menyebut untuk 2026 pemerintah mempertimbangkan cukai untuk produk pangan olahan ber-natrium (snack), plastik, MBDK (minuman berpemanis), dan BBM. Rencana ini penting untuk pendanaan subsidi nutrisi dan pembangunan infrastruktur.

Menteri Kementan Zulkifli Hasan juga menyatakan peluncuran Kopdes Merah Putih mundur ke 21 Juli 2025, dengan dukungan pembiayaan KUR hingga Rp 3 miliar per koperasi.

Outlook Internasional: Inflasi AS & Dampak Global

Inflasi AS naik ke 2,7% YoY pada Juni 2025, tertinggi sejak Februari, seiring inflasi inti bertambah jadi 2,9% YoY. Kondisi ini menandakan ekspektasi pasar akan kemungkinan pengetatan moneter Fed, sehingga memberikan tantangan bagi negara emerging termasuk Indonesia.

Sementara itu, Trump mengancam beri tarif tinggi (hingga 200%) untuk produk farmasi & semikonduktor impor selama satu tahun, yang memberi tantangan dan peluang restrategi rantai global.

Perspektif Investor: Teknik & Strategi

Dari komunitas trading, momentum setelah breakout dianggap penting. Strateginya direkomendasikan masuk saat harga balik ke EMA20 setelah breakout, dengan indikator MACD mendekati zero line dan RSI di 4550. Strategi ini memberi risiko minimal dan trenlanjut lebih akurat.

 Whatsapp Channels

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham GOTO Jadi Sorotan Investor, Perkembangan Terbaru dan Prospek GoTo ke Depan
Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya
Indofood CBP Jadi Sorotan Investor, Kinerja Bisnis dan Prospek Saham ICBP Terbaru
KOSPI Terbaru Jadi Perhatian Investor, Pergerakan Bursa Korea Selatan dan Faktor Pendorongnya
Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia
Kecamatan Menteng Jakarta Pusat Jadi Sorotan, Ini Fakta Terbaru Kawasan Elite Ibu Kota
Bank Dunia Peringatkan Ekonomi Global Bisa Anjlok ke 1,3 Persen, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:56 WIB

Saham GOTO Jadi Sorotan Investor, Perkembangan Terbaru dan Prospek GoTo ke Depan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:46 WIB

Indofood CBP Jadi Sorotan Investor, Kinerja Bisnis dan Prospek Saham ICBP Terbaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:22 WIB

KOSPI Terbaru Jadi Perhatian Investor, Pergerakan Bursa Korea Selatan dan Faktor Pendorongnya

Senin, 27 Juli 2026 - 12:17 WIB

Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia

Berita Terbaru