Daftar Juara West Java Paragliding Championship 2026

- Penulis

Senin, 21 September 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksiku.com – Ajang paralayang internasional bertaraf dunia, West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026, resmi menutup rangkaian kompetisinya di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang pada Minggu malam, 20 September 2026. Kejuaraan ini sukses menyedot perhatian para pencinta dirgantara global setelah berlangsung selama sepuluh hari penuh tantangan sejak 11 September 2026 di kawasan perbukitan Batu Dua, Kabupaten Sumedang.

Persaingan di atas langit Sumedang dikenal sangat ketat karena mempertemukan para pilot berpengalaman dari berbagai negara. Kondisi angin dan termal di Batu Dua memberikan ujian tersendiri bagi para atlet yang harus membuktikan kemampuan navigasi udara terbaik mereka demi mendulang poin tertinggi.

Penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya menjadi agenda olahraga prestasi semata, tetapi juga memperkuat posisi Sumedang sebagai salah satu destinasi wisata dirgantara paling diperhitungkan di Asia Tenggara. Para peserta mengakui keindahan lanskap serta tantangan teknis yang ditawarkan oleh lokasi lepas landas di Batu Dua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daftar Juara Kategori Nasional dan Umum

Dominasi atlet tuan rumah terlihat jelas pada kategori nasional, di mana para penerbang andalan Indonesia mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya. Perjuangan panjang di udara membuahkan hasil manis bagi para peraih podium di kelas bergengsi ini.

Berikut adalah para juara pada kategori National Indonesia:

  • Jafro Megawanto dari Jawa Timur keluar sebagai yang terbaik dengan perolehan 3.353,1 poin.
  • Krisdiantono dari Jawa Tengah menyusul di posisi kedua dengan mengantongi 3.289,8 poin.
  • Samuel Pisga Drajad dari Jawa Tengah melengkapi podium ketiga lewat raihan 3.196,8 poin.

Sementara itu, persaingan ketat pada kelas terbuka atau Overall yang melibatkan atlet internasional dimenangkan oleh para penerbang tamu yang tampil konsisten di setiap babak.

Penerbang asal China, Zhenjun Zhao, sukses menguasai puncak klasemen Overall dengan catatan impresif 3.399,9 poin.

Berikut adalah peraih podium di kategori Overall:

  • Zhenjun Zhao dari China di peringkat pertama dengan 3.399,9 poin.
  • Vit Pekarek dari Republik Ceko menempati posisi kedua dengan 3.394,9 poin.
  • Jafro Megawanto dari Indonesia berada di tempat ketiga dengan 3.353,1 poin.

Persaingan Ketat di Kelas Khusus dan Junior

Kompetisi WJPC 2026 juga memberikan ruang kompetitif yang luas melalui berbagai kelas pendukung seperti Fun Class, Female Class, Sports Class, hingga kategori regenerasi Junior U26. Kehadiran kelas-kelas ini memastikan pembinaan atlet paralayang berjalan dinamis.

Pada kategori putri atau Female Class, dominasi penerbang internasional tampak sangat menonjol dalam hal ketepatan mendarat dan durasi terbang di udara Sumedang.

  • Xiaoya Xie dari China merebut juara pertama Female Class dengan 3.258,2 poin.
  • Jinhee Baek dari Korea Selatan berada di posisi kedua dengan 3.225,2 poin.
  • Ni Mo dari China mengamankan peringkat ketiga dengan 2.649,8 poin.

Aksi memukau juga ditunjukkan oleh para atlet muda pada kategori Junior U26, yang membuktikan bahwa masa depan olahraga paralayang Indonesia berada di jalur yang sangat kompetitif.

  • Samuel Pisga Drajad dari Indonesia memimpin kategori Junior U26 dengan 3.196,8 poin.
  • Pangeran Dirgantara Pribaya menyusul di posisi kedua dengan 3.074,3 poin.
  • Ardiansyah Mega Putra menempati posisi ketiga dengan perolehan 2.852,4 poin.

Prestasi Gemilang Kategori Beregu

Kerja sama tim menjadi penentu penting dalam nomor beregu, di mana konsistensi seluruh anggota tim diakumulasikan untuk menentukan siapa yang terkuat di langit Sumedang. Strategi terbang beregu menuntut komunikasi yang solid antar-pilot di setiap sesi penerbangan.

Tim lokal Tahu Sumedang tampil sebagai juara beregu setelah mengumpulkan total poin tertinggi yang mengesankan dari para anggotanya.

  • Tahu Sumedang keluar sebagai juara beregu dengan total 11.779,7 poin melalui kontribusi Vit Pekarek, Pavel Iker, Jinhee Baek, dan Nurhaqimy Ismail.
  • Rise China Korea Para menduduki peringkat kedua dengan 11.739,4 poin yang dikumpulkan oleh Zhenjun Zhao, Xiaoya Xie, Chigwon Won, dan Ni Mo.
  • BJB Team mengamankan posisi ketiga dengan 10.392,2 poin berkat aksi Jafro Megawanto, Pangeran Dirgantara, Ardiansyah Mega Putra, dan Roni Pratama.

Keberhasilan penyelenggaraan West Java Paragliding Championship 2026 ini diharapkan mampu memotivasi para atlet paralayang nasional untuk terus mengasah kemampuan mereka menghadapi kejuaraan tingkat internasional berikutnya di masa mendatang.

Pertanyaan Umum

Kapan West Java Paragliding Championship 2026 dilaksanakan?

Kejuaraan ini berlangsung selama sepuluh hari penuh, yakni pada tanggal 11 hingga 20 September 2026.

Di mana lokasi penyelenggaraan kejuaraan paralayang ini?

Kompetisi dipusatkan di kawasan paralayang Batu Dua, Kabupaten Sumedang, dengan malam penutupan di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang.

Siapa juara umum atau Overall pada WJPC 2026?

Juara Overall diraih oleh penerbang asal China, Zhenjun Zhao, dengan total 3.399,9 poin.

Ringkasan

Ajang paralayang internasional West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026 resmi berakhir pada 20 September 2026 di Sumedang, setelah berlangsung selama sepuluh hari sejak 11 September di kawasan Batu Dua. Kejuaraan ini mempertemukan pilot-pilot berpengalaman dari berbagai negara untuk bersaing dalam kondisi angin dan termal yang ketat.

Pada kategori Overall, penerbang asal China Zhenjun Zhao keluar sebagai juara pertama dengan raihan 3.399,9 poin, disusul Vit Pekarek di posisi kedua dan atlet Indonesia Jafro Megawanto di peringkat ketiga. Sementara itu, Jafro Megawanto juga mendominasi juara pertama kategori National Indonesia dengan 3.353,1 poin, diikuti oleh Krisdiantono dan Samuel Pisga Drajad.

Kejuaraan ini turut mempertandingkan kelas khusus seperti Female Class yang dimenangkan oleh Xiaoya Xie dari China, kategori Junior U26 yang dipimpin oleh Samuel Pisga Drajad, serta nomor beregu yang dimenangkan oleh Tim Tahu Sumedang. Penyelenggaraan WJPC 2026 sukses memperkuat posisi Sumedang sebagai destinasi wisata dirgantara terkemuka di Asia Tenggara.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semen Padang Jamu PSIS di Bekasi, Kedua Tim Incar Kemenangan
Pelari Soekarno Run Banyuwangi Dapatkan Layanan Pijat Tunanetra
Pandangan Jose Mourinho soal Derbi Madrid dan Motivasi Pemain
Hasil Imbang 1-1 Semen Padang FC vs PSIS di Liga 1 2026
Semen Padang Ditahan Imbang PSIS 1-1, Nil Maizar Kecewa
Hasil Semen Padang vs PSIS 1-1: Gol Hari Nur Selamatkan PSIS
Yoga Ardika Putra Raih Medali Teqball Pertama di Asian Games 2026
11 Atlet Gresik Peraih Medali SEA Games 2025 Terima Apresiasi

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:01 WIB

Daftar Juara West Java Paragliding Championship 2026

Senin, 21 September 2026 - 13:23 WIB

Semen Padang Jamu PSIS di Bekasi, Kedua Tim Incar Kemenangan

Senin, 21 September 2026 - 10:11 WIB

Pelari Soekarno Run Banyuwangi Dapatkan Layanan Pijat Tunanetra

Senin, 21 September 2026 - 09:31 WIB

Pandangan Jose Mourinho soal Derbi Madrid dan Motivasi Pemain

Senin, 21 September 2026 - 02:19 WIB

Hasil Imbang 1-1 Semen Padang FC vs PSIS di Liga 1 2026

Berita Terbaru

Populasi satwa liar endemik seperti kangguru Papua di Papua Selatan semakin menurun akibat tekanan lingkungan dan aktivitas manusia.

Viral

Populasi Satwa Liar Endemik di Papua Selatan Menurun

Senin, 21 Sep 2026 - 15:32 WIB

Berikut adalah informasi jadwal sholat untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya pada 21 September 2026.

Viral

Jadwal Sholat Surabaya dan Sekitarnya 21 September 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 15:17 WIB

Olahraga

Daftar Juara West Java Paragliding Championship 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 15:01 WIB

Google Search Console mengalami gangguan teknis berupa hilangnya laporan pengindeksan halaman periode Juni 2026.

Viral

Laporan Indexing Google Search Console Hilang Juni 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 14:46 WIB

Valen DA7 menjadi salah satu penyanyi dangdut yang diminati untuk memeriahkan berbagai acara publik maupun pribadi.

Hiburan

Estimasi Biaya Mengundang Valen DA7 Terbaru dan Faktornya

Senin, 21 Sep 2026 - 14:28 WIB

error: Content is protected !!