Novel : Bertahan di Atas Luka Part 11

- Penulis

Minggu, 29 September 2024 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel : Bertahan di Atas Luka Part 11

Seperti yang sudah kuduga, tidak mungkin Mas Bayu akan pulang cepat seperti janjinya. Aku melihat jam di dinding kamar, sudah pukul 09.30 malam. Mau pergi jam berapa kalau saat ini saja dia belum pulang. Restoran juga rata-rata sudah akan tutup saat kami tiba. Perlahan aku meraih pembersih wajah dan menghapus riasan yang sudah bercampur dengan air mata.

Dadaku terasa sesak oleh tangis yang berusaha kutahan. Aku nggak boleh cengeng! Mas Bayu banyak dibutuhkan masyarakat. Sosok suamiku itu memang senang menolong orang lain, apalagi ini untuk urusan agama. Dia pasti dengan senang hati mengorbankan semuanya untuk mendapatkan rida Allah, termasuk mengecewakan istrinya.

Tepat pukul 10.00, terdengar suara mobil di depan rumah. Sejak dua bulan lalu, kami memutuskan untuk menjual motor dan membeli mobil bekas yang masih layak pakai.  Alhamdulillah, posisi Mas Bayu di kantor semakin bagus dan gajinya juga meningkat, sehingga kami bisa menabung lebih banyak untuk membeli sebuah mobil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama bunyi pagar dibuka dan mobil masuk halaman, lalu suara Mas Bayu mengucap salam. Aku bergeming, ada rasa enggan untuk menyapanya. Mas Bayu membuka pintu kamar.

Maaf ya, Mir, ternyata acaranya lama.  Tanya jawabnya banyak banget. Kirain abis salat Isya selesai, nggak tahunya masih lanjut. Eh udah tidur, ya?

Aku tak menjawab.  Kupejamkan mata, pura-pura terlelap.

Ya udah, deh. Aku juga mau mandi terus tidur. Oleh-olehnya aku masukin kulkas aja, buat besok. Nggak baik malam-malam masih makan. Lelaki itu berjalan ke kamar mandi dan tak lama kemudian terdengar suara gemericik air.

Aku tetap memejamkan mata dan membiarkan air mata membasahi pipi. Tak lama kudengar Mas Bayu membuka lemari untuk mengambil baju tidur. Ia menoleh dan melihat linangan air mataku.

Lho, ucapnya sambil menyeka air mataku, kirain udah tidur. Kok malah nangis?

Aku membalikkan badan, membelakanginya.

Mir, aku kan bukan pergi keluyuran, tapi nolong orang lain. Masa kamu keberatan? Kalau aku batalin janji karena mau nongkrong sama teman-teman di kafe, baru aku salah, ujarnya lembut.

Aku memilih untuk membisu.

Ya udah deh, aku mau tidur aja. Capek seharian di luar rumah. Jangan lama-lama ngambeknya, ya? Sambil meraih guling, Mas Bayu bersiap tidur.

Aku hanya bisa menahan sakit hati. Semua yang dia katakana benar, aku tahu itu.  Namun, apakah aku tidak boleh merasa kecewa karena sudah berharap makan malam di tempat romantis? Menikmati malam dengan suami terkasih? Aku membiarkan semua pertanyaan timbul di benakku tanpa mendapatkan jawaban.

Apakah begini rasanya menikah dan menjadi seorang istri? Harus banyak mengalah dan bersabar? Aku tahu, Mas Bayu adalah seorang suami yang baik dan bertanggung jawab.  Aku juga tidak ingin menjadi istri manja yang merepotkan. Akan tetapi, salahkah bila terkadang aku merasa tidak dihiraukan? Salahkah bila aku berharap Mas Bayu bisa sedikit romantis, seperti suami teman-temanku?

Batinku masih berkecamuk. Sementara itu, kudengar suara dengkur halus Mas Bayu yang sudah terlelap. Aku menatap wajah terkasih itu.  Lihat saja, bahkan di saat aku marah, ia memilih untuk tidur dan tidak meladeniku. Ya Allah, aku tahu kalau seorang istri harus menaati suaminya. Rida Allah adalah rida suami. Namun, bagaimana dengan rasa sakit dan kecewa ini?  Aku menguatkan hati dengan terus berdoa.  Karena merasa lelah menangis, akhirnya aku pun ikut terlelap membawa hati yang mulai terluka.

-bersambung-

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru

Polres Barru menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan pejabat utama dan kapolsek jajaran. Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat profesionalisme serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Internasional

Sertijab Polres Barru, Kapolres Dorong Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:17 WIB