Redaksiku.com – Drama Offside Warnai Laga Pembuka Amerika Serikat
Pertandingan pembuka Grup D Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat dan Paraguay menghadirkan momen dramatis yang langsung jadi sorotan. Gol yang dicetak penyerang AS, Folarin Balogun, harus dianulir oleh wasit setelah dinyatakan terjadi pelanggaran offside.
Insiden ini terjadi di SoFi Stadium, saat laga berlangsung ketat sejak menit awal.
Proses Gol yang Berujung Pembatalan
Awalnya, Balogun sukses memanfaatkan umpan matang dari kapten tim, Christian Pulisic, dan menjebol gawang Paraguay.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah dilakukan peninjauan ulang, wasit memastikan bahwa Pulisic sudah berada dalam posisi offside sebelum memberikan assist.
Karena pelanggaran terjadi dalam rangkaian serangan, gol yang tercipta otomatis dibatalkan.
VAR Jadi Penentu Keputusan
Dalam era sepak bola modern, keputusan penting seperti ini tidak lepas dari peran teknologi Video Assistant Referee (VAR).
VAR meninjau seluruh proses serangan, mulai dari awal umpan hingga terciptanya gol. Jika ditemukan pelanggaran, maka hasil akhir—termasuk gol—bisa dibatalkan.
Hal inilah yang terjadi pada gol Balogun, di mana pelanggaran offside terdeteksi dalam fase awal serangan.

Amerika Serikat Sempat Unggul Lebih Dulu
Sebelum gol tersebut dianulir, Amerika Serikat sebenarnya sudah lebih dulu unggul 1-0. Keunggulan itu didapat dari gol bunuh diri pemain Paraguay, Damián Bobadilla.
Situasi ini membuat tim asuhan Mauricio Pochettino sempat berada di atas angin sebelum drama offside terjadi.
Memahami Aturan Offside dalam Sepak Bola
Aturan offside sering menjadi perdebatan, terutama dalam momen krusial seperti ini. Berdasarkan Hukum 11 dalam regulasi sepak bola internasional, seorang pemain dianggap offside jika:
- Posisi tubuh (kepala, badan, atau kaki) lebih dekat ke gawang lawan dibanding bola dan dua pemain terakhir lawan
- Terlibat aktif dalam permainan, seperti menerima umpan atau mengganggu lawan
Jika kondisi ini terpenuhi, maka wasit berhak menghentikan permainan dan memberikan pelanggaran.
Dampak Pelanggaran Offside pada Gol
Pelanggaran offside tidak hanya menghentikan permainan, tetapi juga berdampak langsung pada hasil akhir sebuah serangan.
Beberapa konsekuensi dari offside:
- Gol yang tercipta setelahnya akan dibatalkan
- Tim lawan mendapat tendangan bebas tidak langsung
- Momentum pertandingan bisa berubah drastis
Inilah yang dialami Amerika Serikat saat gol kedua mereka tidak disahkan.
Situasi di Mana Offside Tidak Berlaku
Menariknya, tidak semua situasi dalam sepak bola bisa dikenakan aturan offside.
Beberapa kondisi di mana offside tidak berlaku antara lain:
- Saat menerima bola dari lemparan ke dalam
- Saat menerima tendangan sudut
- Saat menerima tendangan gawang
Artinya, pemain bisa berdiri di posisi bebas tanpa risiko pelanggaran dalam situasi tersebut.
Jadwal Lanjutan Grup D
Setelah laga pembuka ini, kedua tim akan kembali menghadapi pertandingan penting lainnya.
Berikut jadwal berikutnya:
- Amerika Serikat vs Australia – 17 Juni 2026 di Seattle
- Paraguay vs Turki – 17 Juni 2026
Pertandingan ini akan menjadi penentu langkah masing-masing tim menuju fase berikutnya.
Penutup: Drama VAR Jadi Warna di Piala Dunia 2026
Momen dianulirnya gol Balogun menjadi bukti bahwa teknologi VAR memiliki peran besar dalam menjaga keadilan pertandingan.
Meski terkadang menimbulkan kontroversi, penggunaan VAR tetap dianggap penting untuk memastikan keputusan yang lebih akurat.
Di sisi lain, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa detail kecil seperti posisi pemain bisa menentukan hasil besar dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : redaksiku
Editor : redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






