Ucapan Kata Tidak Pantas Untuk Presiden Pak Jokowi Saat Demo, Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Diperiksa Oleh Polisi

- Penulis

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ucapan Kata Tidak Pantas Untuk Presiden Pak Jokowi Saat Demo, Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Diperiksa Oleh Polisi

Ucapan Kata Tidak Pantas Untuk Presiden Pak Jokowi Saat Demo, Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Diperiksa Oleh Polisi

redaksiku.com – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Yusuf Passau diperiksa polisi setelah diduga melontarkan kata-kata tidak senonoh kepada Presiden Joko Widodo dalam aksi unjuk rasa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sebuah video pidato mahasiswa saat demonstrasi pada Jumat (9 Februari) tersebar di jejaring sosial. Dalam video yang beredar, Yusuf terdengar berdiri dan meneriakkan kata-kata kotor kepada presiden.

Kami Polres Gorontalo cepat tanggap agar korban bisa melapor ke Gorontalo, kata Kapolres Gorontalo Helmy Santika di Gorontalo, Sabtu malam. interogasi polisi. Kapolsek mengungkapkan, pihak kampus mendukung tindakan polisi untuk melindungi mahasiswa. Selain itu, panitia pelaksana mahasiswa dan rekan-rekan mendampingi Yusuf ke Polres Gorontalo untuk dimintai keterangan. Menurut Helmi, penyidikan yang dilakukan Polres Gorontalo juga mencegah dan melindungi Yusuf dari kemungkinan pelecehan verbal.

“Berdasarkan informasi, dia mengucapkan kata-kata itu secara spontan,” kata Capolda. Terlepas dari ceritanya, Kapolda mengatakan kasus itu telah diambil alih oleh polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mahasiswa ini adalah saksi dan kami Polda Gorontalo tidak ingin menghalangi keinginan mereka yang terlibat dan merugikan masa depannya,” katanya. Dia menemukan bahwa cara kasus ditangani moderat dan menyarankan bahwa tampilan publik dan ekspresi pendapat diperbolehkan, tetapi aturan kesopanan dan etika masih harus dipatuhi.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bus Warga Pati Diserang Lemparan Batu di Perjalanan ke Jakarta, Penumpang Jadi Korban
Eks Kepala PPATK Buka Suara soal Praperadilan Febrie, Ini Alasan Kasus TPPU Bisa Berjalan
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka
Raja Juli Antoni Jadi Sorotan, Ini Profil Politisi Muda PSI yang Pernah Jadi Wamen ATR/BPN
Praperadilan dr Tifa Gugur, Kasus Dugaan Ijazah Jokowi Masuk Tahap Berikutnya
Kalimantan Hadapi Musim Kemarau, Ancaman Karhutla hingga Pembangunan IKN Terus Berjalan
Demo Hari Ini di Jakarta, BEM UI Bawa 8 Tuntutan ke Bundaran HI
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Bus Warga Pati Diserang Lemparan Batu di Perjalanan ke Jakarta, Penumpang Jadi Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Eks Kepala PPATK Buka Suara soal Praperadilan Febrie, Ini Alasan Kasus TPPU Bisa Berjalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Raja Juli Antoni Jadi Sorotan, Ini Profil Politisi Muda PSI yang Pernah Jadi Wamen ATR/BPN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Praperadilan dr Tifa Gugur, Kasus Dugaan Ijazah Jokowi Masuk Tahap Berikutnya

Berita Terbaru