Redaksiku.com – Kabar duka menyelimuti proses penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah relawan kemanusiaan Ahmad Zaki Ali, pendiri Yayasan Gerak Bareng, meninggal dunia saat menjalankan misi membantu warga terdampak gempa.
Ahmad Zaki Ali wafat ketika sedang berada di wilayah Manggarai Timur, NTT, dalam perjalanan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kepergiannya mendapat perhatian luas, termasuk dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang menyampaikan rasa duka mendalam atas dedikasi almarhum selama berada di lokasi bencana.
Gubernur NTT Kenang Dedikasi Ahmad Zaki Ali
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ahmad Zaki Ali yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam membantu masyarakat korban gempa.
Menurut gubernur, almarhum merupakan sosok relawan yang memiliki semangat tinggi dalam memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan, termasuk masyarakat di wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Zaki disebut aktif bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain untuk membantu distribusi logistik pascabencana. Dedikasinya menjadi salah satu contoh peran penting relawan dalam kondisi darurat.
Ahmad Zaki Meninggal Saat Jalankan Misi Kemanusiaan
Ahmad Zaki Ali berada di NTT untuk membantu penanganan dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores.
Sebagai pendiri Yayasan Gerak Bareng, ia bersama tim relawan melakukan distribusi bantuan berupa kebutuhan logistik kepada masyarakat terdampak.
Pada Jumat, 21 Agustus 2026, Ahmad Zaki mengalami kondisi darurat ketika sedang melakukan perjalanan membawa bantuan dari wilayah Reo menuju daerah Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Ia kemudian mendapatkan pertolongan dari tim medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Relawan Garis Depan Penanganan Bencana
Kepergian Ahmad Zaki kembali mengingatkan publik mengenai besarnya peran relawan dalam setiap penanganan bencana.
Saat terjadi bencana alam, relawan sering menjadi pihak yang langsung berhadapan dengan kondisi lapangan, mulai dari mendistribusikan bantuan, membantu evakuasi, hingga mendampingi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.
Dalam kasus gempa NTT, banyak relawan dari berbagai organisasi bergerak membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi terhadap para relawan yang bekerja di lapangan dengan risiko tinggi demi membantu korban bencana.

Jenazah Ahmad Zaki Dievakuasi dari Lokasi Bencana
Setelah dinyatakan meninggal dunia, proses evakuasi jenazah Ahmad Zaki dilakukan dengan dukungan tim gabungan.
Basarnas membantu proses pemindahan jenazah dari wilayah terdampak menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, sebelum kemudian dipulangkan ke Jakarta.
Proses tersebut dilakukan karena kondisi geografis wilayah bencana yang cukup menantang dan membutuhkan dukungan transportasi khusus.
Sosok yang Dikenal Aktif dalam Aksi Kemanusiaan
Ahmad Zaki Ali dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui Yayasan Gerak Bareng, ia terlibat dalam berbagai aksi bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi rekan-rekan relawan, Ahmad Zaki dikenal sebagai pribadi yang memiliki komitmen tinggi untuk membantu masyarakat tanpa melihat latar belakang.
Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, komunitas relawan, serta masyarakat yang pernah mendapatkan bantuan dari berbagai aksi kemanusiaan yang ia lakukan.
Pemerintah Ajak Masyarakat Menghargai Pengabdian Relawan
Peristiwa meninggalnya Ahmad Zaki menjadi pengingat bahwa tugas kemanusiaan memiliki tantangan besar.
Para relawan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga ketahanan fisik dan mental karena harus bekerja dalam kondisi darurat.
Pemerintah berharap masyarakat dapat memberikan penghargaan terhadap para relawan yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatan demi membantu sesama.
Doa untuk Ahmad Zaki Ali
Kepergian Ahmad Zaki Ali menjadi kehilangan besar bagi gerakan kemanusiaan Indonesia.
Di tengah suasana pemulihan pascagempa NTT, kisah pengabdian almarhum menjadi catatan tersendiri tentang arti kepedulian dan solidaritas.
Masyarakat berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, sementara perjuangan kemanusiaan yang telah dilakukan Ahmad Zaki dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : redaksiku
Editor : redaksiku
Sumber Berita: Dept Viral






