Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Analisis Kenaikan Nilai Tukar Dolar AS

- Penulis

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Analisis Kenaikan Nilai Tukar Dolar AS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Analisis Kenaikan Nilai Tukar Dolar AS

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memberikan wawasan mendalam mengenai perubahan drastis dalam nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah. Perihal ini merupakan isu penting yang mempengaruhi ekonomi Indonesia pada masa ini. Saat ini, nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah mencapai level yang hampir mencapai Rp 16.000, dengan titik kritis di sekitar Rp 15.930.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang menyebabkan penguatan tajam Dolar AS adalah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve. Kebijakan ini mengatur suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang panjang di AS. Dampaknya adalah aliran modal yang signifikan kembali ke Amerika Serikat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Analisis Kenaikan Nilai Tukar Dolar AS
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Analisis Kenaikan Nilai Tukar Dolar AS

“Kita semua tahu fenomena global saat ini dengan Amerika Serikat yang hadapi inflasi yang cukup tertahan tinggi, dan kondisi ekonomi yang cukup kuat, mereka kemudian mengeluarkan signal atau paling tidak dibaca market, bahwa higher for longer itu akan terjadi dan ini yang sebabkan banyaknya capital flowing back to Amerika Serikat,” kata Sri Mulyani setelah rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Mulyani mempertegas bahwa kebijakan perbankan AS adalah faktor utama di balik penguatan tajam mata uang Dolar AS. Penguatan ini bahkan melampaui perkiraan Bank Indonesia.

Menteri Keuangan ini menjelaskan lebih lanjut bahwa indeks nilai tukar Dolar AS mengalami kenaikan hingga 106 poin, yang jauh lebih tinggi daripada proyeksi yang sebelumnya diajukan oleh Bank Indonesia, yaitu 93 poin. Ini mengindikasikan bahwa Dolar AS menguat secara signifikan di pasar global.

Sri Mulyani menyoroti pentingnya respons pemerintah dalam situasi ini. Dia mengatakan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan terus bekerja untuk menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter. Selain itu, pemerintah juga akan memantau dengan ketat dampak kenaikan nilai tukar terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Agar dalam situasi di mana pemacunya adalah negara seperti Amerika Serikat dampaknya ke ekonomi kita bisa dimitigasi dan diminimalkan. Baik terhadap nilai tukar, inflasi, maupun terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. Itu yang terus kita lakukan insentif,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Tanda Tindakan Bullying di Tempat Kerja
Saham GOTO Jadi Sorotan Investor, Perkembangan Terbaru dan Prospek GoTo ke Depan
Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya
Indofood CBP Jadi Sorotan Investor, Kinerja Bisnis dan Prospek Saham ICBP Terbaru
KOSPI Terbaru Jadi Perhatian Investor, Pergerakan Bursa Korea Selatan dan Faktor Pendorongnya
Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia
Bank Dunia Peringatkan Ekonomi Global Bisa Anjlok ke 1,3 Persen, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:43 WIB

4 Tanda Tindakan Bullying di Tempat Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:56 WIB

Saham GOTO Jadi Sorotan Investor, Perkembangan Terbaru dan Prospek GoTo ke Depan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:46 WIB

Indofood CBP Jadi Sorotan Investor, Kinerja Bisnis dan Prospek Saham ICBP Terbaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:22 WIB

KOSPI Terbaru Jadi Perhatian Investor, Pergerakan Bursa Korea Selatan dan Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru