Lahan Pemda dan Warga Riau Masuk Kawasan Hutan Disoroti DPR

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima memimpin kunjungan kerja spesifik terkait status lahan dan kawasan hutan di Pekanbaru.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima memimpin kunjungan kerja di Pekanbaru untuk menyoroti status lahan pemda dan warga yang masuk kawasan hutan.

Redaksiku.com – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima memimpin kunjungan kerja spesifik ke Pekanbaru pada Rabu, 2 September 2026, guna menyoroti kompleksitas status dan legalitas lahan serta Barang Milik Daerah di Provinsi Riau yang masih bersinggungan dengan kawasan hutan. Langkah pengawasan legislatif ini dilakukan untuk menyelesaikan sengketa agraria menahun yang berdampak langsung pada hak kepemilikan masyarakat dan kelangsungan pembangunan infrastruktur daerah.

Persoalan aset di Provinsi Riau tidak hanya berkutat pada pencatatan administratif semata. Kondisi tersebut juga menyentuh kawasan pemukiman transmigrasi yang telah lama dikuasai warga secara turun-temurun, bahkan sebagian di antaranya telah mengantongi sertifikat sah.

Konflik tenurial antara lahan warga dan kawasan hutan menciptakan ketidakpastian hukum yang merugikan masyarakat luas. Situasi ini menuntut adanya intervensi kebijakan dari pemerintah pusat agar status tanah tersebut mendapat kejelasan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan Politik Pemerintah Pusat

Aria Bima menegaskan bahwa penyelesaian masalah agraria di Riau memerlukan dukungan politik yang kuat dari pemerintah pusat. Sinergi lintas sektoral sangat dibutuhkan untuk mengurai benang kusut status lahan pemerintah daerah yang selama ini terhalang regulasi kawasan hutan.

“Banyak masukan bahwa aset-aset di kota kabupaten Provinsi Riau termasuk di Pemda Riau itu masih perlu adanya satu hal yang mendapatkan dukungan politik dari pemerintah pusat, terutama terkait dengan berbagai aset pemerintah daerah yang masih bermasalah dengan wilayah kawasan hutan,” ujar Aria Bima dalam keterangan tertulis pada Kamis, 3 September 2026.

Komisi II DPR RI mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta instansi terkait untuk segera melakukan inventarisasi ulang. Langkah verifikasi lapangan ini penting guna memetakan secara akurat batas-batas kawasan hutan dengan wilayah hak guna bangunan maupun hak milik warga.

Pemerintah pusat sebelumnya telah mengalokasikan tambahan dana sebesar Rp18,9 triliun kepada 546 pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas fiskal dan penataan wilayah.

Tantangan Pengelolaan Wilayah di Riau

Selain persoalan status lahan dan aset daerah, Provinsi Riau juga menghadapi tantangan berat dalam sektor lingkungan hidup dan mitigasi bencana. Wilayah ini tercatat berada di peringkat kedua nasional dalam hal luas kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan data penanganan darurat hingga awal September 2026, tercatat seluas 15.608,37 hektare lahan di Riau telah hangus dilalap api. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pengawasan terhadap alih fungsi lahan dan pencegahan kebakaran hutan harus berjalan beriringan dengan penataan legalitas aset.

Pemerintah daerah bersama otoritas pusat perlu menyelaraskan Rencana Tata Ruang Wilayah agar persoalan tumpang tindih lahan transmigrasi tidak terus berulang.

Komisi II DPR RI berkomitmen untuk mengawal proses penyelesaian status lahan ini melalui mekanisme rapat kerja dengan kementerian teknis. Kepastian hukum atas tanah di Riau diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemilik sertifikat sah.

Pertanyaan Umum

Apa fokus utama kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Pekanbaru?

Kunjungan kerja spesifik tersebut difokuskan untuk menyoroti persoalan status dan legalitas lahan, aset pemerintah daerah, serta aset Badan Usaha Milik Daerah di Provinsi Riau yang bersinggungan langsung dengan kawasan hutan.

Mengapa status lahan di Riau menjadi persoalan pelik bagi masyarakat?

Banyak lahan transmigrasi yang telah dikuasai masyarakat dalam jangka panjang dan mengantongi sertifikat resmi, namun masih berbenturan dengan klaim kawasan hutan sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum.

Bagaimana solusi yang didorong oleh DPR RI untuk menyelesaikan masalah ini?

Komisi II DPR RI mendesak adanya dukungan politik dan kebijakan terpadu dari pemerintah pusat guna menyelesaikan tumpang tindih aturan kawasan hutan dan memberikan kepastian hukum bagi aset pemda serta masyarakat.

Ringkasan

Komisi II DPR RI menyoroti status lahan pemda dan warga Riau yang masuk kawasan hutan, serta mendesak pemerintah pusat beri kepastian hukum.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tulungagung Didakwa Terima Pemerasan Rp3,24 M
Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung
Pemindangan Tongkol Kusamba Terancam Punah Akibat Nelayan Sepi Tangkapan
Karhutla di Konsesi Perusahaan Riau Belum Ada Tersangka Korporasi
AMD Luncurkan Threadripper Halo Station di IFA 2026
Sidang Banding Teror Andrie Yunus Tertutup Dikecam
Pertamina Apresiasi Polda Jateng Bongkar BBM Subsidi
Google Konfirmasi URL Redirect pada Hasil Pencarian

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 03:37 WIB

Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung

Jumat, 4 September 2026 - 23:56 WIB

Pemindangan Tongkol Kusamba Terancam Punah Akibat Nelayan Sepi Tangkapan

Jumat, 4 September 2026 - 23:54 WIB

Karhutla di Konsesi Perusahaan Riau Belum Ada Tersangka Korporasi

Jumat, 4 September 2026 - 23:50 WIB

AMD Luncurkan Threadripper Halo Station di IFA 2026

Jumat, 4 September 2026 - 23:48 WIB

Sidang Banding Teror Andrie Yunus Tertutup Dikecam

Berita Terbaru

Bali United siap menghadapi PSS Sleman dalam pertandingan pembuka Super League 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Olahraga

Bali United vs PSS: Prediksi dan Susunan Pemain Super League

Sabtu, 5 Sep 2026 - 05:27 WIB

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk merombak jajaran direksi dalam RUPSLB di Menara BTN, Jakarta.

Keuangan

Eks Pejabat Danantara Wiwik Wahyuni Jabat Direktur BTN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 05:17 WIB

Bank bjb menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan inovasi bagi nasabah dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026.

Keuangan

Hari Pelanggan Nasional 2026: Komitmen Bank BJB

Sabtu, 5 Sep 2026 - 04:57 WIB

Peta persaingan transportasi online di Indonesia semakin dinamis dengan kehadiran pemain baru seperti Lalamove dan Green SM yang menantang dominasi Gojek dan Grab.

Keuangan

Persaingan Ojol RI: Lalamove dan Green SM Tantang Gojek Grab

Sabtu, 5 Sep 2026 - 04:52 WIB

Manajemen Java United memberikan tanggapan resmi terkait sanksi pengurangan dua poin menjelang kompetisi baru.

Olahraga

Java United Buka Suara Terkait Pengurangan Poin 2

Sabtu, 5 Sep 2026 - 04:47 WIB