Wajib Tahu! 7 Alasan Investasi Properti Masih Jadi Primadona Banyak Orang

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Investasi Properti

Ilustrasi Investasi Properti

Wajib Tahu! 7 Alasan Investasi Properti Masih Jadi Primadona Banyak Orang

Di tengah beragamnya instrumen investasi yang tersedia saat ini, mulai dari logam mulia, saham, reksa dana, surat berharga negara, hingga mata uang kripto (cryptocurrency), properti tetap menjadi salah satu pilihan yang paling diminati.

Popularitas investasi properti bukan tanpa alasan. Selain memberikan keuntungan jangka panjang, properti juga menawarkan kepastian dalam bentuk aset nyata yang bisa digunakan maupun disewakan.

Data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan bahwa pada kuartal I tahun 2021, realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp219,7 triliun atau meningkat 4,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menaruh kepercayaan pada sektor investasi, khususnya di bidang properti.

Survei dari Rumah.com bahkan menunjukkan bahwa harga properti di Indonesia naik sebesar 2,24 persen pada kuartal III tahun 2021 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Lalu, apa yang membuat investasi properti begitu menarik?

7 Alasan Investasi Properti Disukai Banyak Orang

  1. Kenaikan Harga yang Konsisten

Salah satu daya tarik utama properti adalah nilainya yang cenderung meningkat seiring waktu. Kebutuhan akan hunian terus tumbuh, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas.

Kombinasi ini mendorong harga properti, baik rumah tapak maupun apartemen, untuk terus naik dari tahun ke tahun.

  1. Capital Gain yang Menjanjikan

Investasi di bidang properti menawarkan peluang memperoleh capital gain yang signifikan.

Umumnya, investor akan membeli properti dengan harga tertentu, lalu menjualnya kembali di masa depan saat nilainya meningkat.

Selisih harga jual dan beli inilah yang menjadi keuntungan, bahkan setelah dikurangi biaya-biaya tambahan seperti pajak atau renovasi.

  1. Peluang Penghasilan Pasif

Properti tidak hanya bisa dijual, tetapi juga disewakan. Dengan tingginya harga jual, tidak sedikit masyarakat yang memilih menyewa rumah atau apartemen.

Bagi pemilik properti, ini menjadi sumber penghasilan pasif yang stabil setiap bulan, baik dari penyewa harian, bulanan, maupun tahunan.

  1. Tahan terhadap Inflasi

Properti dikenal sebagai aset yang tahan terhadap inflasi. Nilai properti umumnya naik seiring meningkatnya biaya hidup.

Dengan catatan, investor harus cermat memilih lokasi strategis, serta memastikan properti memiliki fasilitas yang memadai agar nilainya tetap kompetitif di pasar.

  1. Kontrol Penuh atas Aset

Berbeda dengan instrumen investasi lain yang bergantung pada fluktuasi pasar atau manajer investasi, properti memberikan kontrol penuh kepada pemiliknya.

Investor bisa memilih untuk menjual, menyewakan, atau menahan aset tersebut sesuai strategi dan kebutuhan finansial mereka.

  1. Dapat Dijadikan Agunan

Properti juga bisa dijadikan sebagai jaminan (agunan) untuk mendapatkan pinjaman usaha atau kredit lainnya.

Nilai properti yang tinggi membuatnya menjadi aset yang diincar oleh lembaga keuangan sebagai jaminan yang kredibel.

  1. Hasil yang Terlihat dan Dirasakan

Berbeda dengan investasi yang bersifat abstrak, hasil dari investasi properti dapat diamati dan dilihat secara nyata.

Hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi investor, karena keberhasilan finansial mereka tampak nyata dalam bentuk aset fisik yang bisa dimanfaatkan.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

 

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Panduan Mencari Rumah Impian di Era Digital: Dari Riset Properti hingga Simulasi KPR

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:42 WIB

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Berita Terbaru

Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Bisnis

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:42 WIB

Foto: Aulia, murid SMKN 5 Barru, menerima bantuan.

Pendidikan

Kepedulian Gubernur Sulsel Sampai ke Murid SMKN 5 Barru

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:49 WIB