Redaksiku.com Elon Musk secara ambisius akan memproduksi chip otak neuralink tahun 2026. Bukan edisi terbatas, namun semuanya akan diproduksi secara masal.
Bahkan, dalam cuitan X Elon Musk sendiri memberikan pernyataan penting. Salah satunya adalah produksi chip otak dalam jumlah besar. Selain itu, perangkat tersebut merupakan penghubung antara otak dan komputer secara efisien dalam prosedur bedar. Lantas, seperti apa chip berukuran kecil dengan untaian elektroda fleksibel ini? Berikut ini penjelasannya!
Mengenal Implan Otak Neuralink
Implan otak yang diproses melalui perusahaan teknologi neuralink ini adalah teknologi antarmuka otak dan komputer. Dengan begitu, otak manusia bisa terhubung secara langsung dengan perangkat digital yaitu komputer. Implan otak tersebut bekerja dengan cara membaca sinyal listik yang berasal dari neuron. Kemudian, akan menerjemahkannya dalam bentuk perintah yang dipahami oleh komputer.
Pada perangkat ini terdapat untaian kabel dura yaitu kabel perangkat yang akan menembus selaput pelindung otak. Kehadiran teknologi seperti ini membuat pengguna bisa mengetik dan menggerakkan kursos. Selain itu, dapat mengendalikan aplikasi hanya bermodalkan pikiran saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aplikasi Neuralink

Chip otak Neuralink ini dibuat secara khusus untuk diaplikasikan pada pasien yang menderita gangguan saraf berat. Tak hanya itu saja, neuralink juga efektif untuk pasien yang mengalami cedera tulang belakang dan kelumpuhan. Cocok untuk paisen yang kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak.
Kemunculan neuralink ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang terbaik untuk para pasien. Pastinya, hanya mengandalkan pikiran saja tanpa perlu sentuhan atau suara. Dengan chip ini, pasien bisa memposting konten di media sosial, menjelajahi internet, atau bermain video kesukaan.
Hasil Uji Coba Pada Manusia
Potensi chip otak neuralink ini mulai dilakukan uji coba sejak tahun 2024 silam. Langkah tersebut diambil setelah mendapatkan izin resmi dari FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.
Perjalanan neuralink tersebut tidaklah mudah terutama dalam hal mendapatkan izin. Sebelumnya, FDA sendiri pernah menolak karena khawatir dengan aspek keamanan perangkat dan proses pemasangan. Namun, setelah melakukan perbaikan desain dengan evaluasi tambahan, FDA akhirnya mengizinkan.
Tentu saja hal ini tidak disia-siakan oleh Elon Musk. Neuralink langsung melakukan uji coba pada beberapa manusia pilihan. Sejak dilakukan uji coba tersebut, pada akhir September 2025 tahun lalu, Neuralink mendapatkan pencapaian yang signifikan.
Perubahan yang meningkat juga diperlihatkan pada pasien yang telah dipasang implan otak. Pasien tersebut mampu mengendalikan beberapa aktivitas fisik yang dikendalikan dengan sinyal otak. Bahkan, pasien dengan kelumpuhan berat bisa menulis teks dengan baik, memilih menu, bermain game, searching di internet, dan melakukan akivitas lainnya.
Tantangan yang dihadapi
Di balik keberhasilan tentu ada tantangan tersendiri dalam pemasangan chip otak. Terutama ketika melakukan prosedur pemasangan implan chip ke otak. Proses operasi tersebut membutuhkan presisi ekstrem. Hal ini karena melibatkan jaringan otak yang sifatnya sangat sensitif.
Selain itu, operasi implan otak juga masih terbatas pada beberapa pusat medis tertentu. Bahkan, jika ada sekalipun maka harganya juga sangat mahal. Atas dasar inilah, neuralink berinisiatif untuk memberikan perawatan dan solusi terbaik yang efektif. Sehingga, bisa menjangkau lebih banyak pasien dari berbagai negara.
Dengan sejumlah kelebihan yang ditawarkan ini, tentu ada sebagian kalangan yang merasa khawatir. Khususnya, isu tentang privasi, keamanan data pada otak, hingga potensi penyalahgunaan. Dalam hal ini tidak menutup kemungkinan jika chip otak tersebut masih mendapatkan pengawasan ketat dari FDA. Banyak pihak menginginkan uji klinis jangka panjang, transparansi, dan regulasi yang jelas dari teknologi tersebut.
Dukungan Pendanaan yang Kuat
Untuk masa depan neuralink tentu tidak perlu khawatir lagi. Pasalnya, sudah ada dukungan finansial yang kuat. Pada Juni tahun lalu, perusahaan ini berhasil mengamankan pendanaan yang mencapai Rp10,8 triliun. Dukungan dana tersebut berhasil dicapai hanya dalam satu putaran investasi saja.
Adanya dana finansial tersebut akan digunakan untuk perluasan uji klinis, meningkatkan kapasitaas produksi, dan pengembangan teknologi. Ini menjadi bukti bahwa implan otak dari neuralink menjadi bagian teknologi revolusioner yang futuristik. Untuk kedepannya, Elon Musk juga akan mengintegrasikan manusia dengan AI yang masih dalam tahap perencanaan.
Nah, kini kamu sudah mengetahui bukan apa itu chip otak dari neuralink? Apakah kamu tertarik untuk mencoba chip pintar yang dikembangkan oleh Elon Musk ini? Tentunya, harus dilakukan pertimbangan secara matang ya!
Jangan lupa ikuti artikel selanjutnya dari Redaksiku yang pastinya menghadirkan berbagai informasi menarik! Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels






