Beware! BPA Exposure from Code 7 Gallons is Said to Disrupt Hormones and Fertility

- Penulis

Monday, 22 June 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Inilah peringatan dokter forensik DNA pertama Indonesia terkait risiko BPA dari galon guna ulang tua yang dapat mengganggu hormon dan kesuburan. (Foto: Pexels)

Ilustrasi. Inilah peringatan dokter forensik DNA pertama Indonesia terkait risiko BPA dari galon guna ulang tua yang dapat mengganggu hormon dan kesuburan. (Foto: Pexels)

Bahaya BPA dari galon guna ulang tua kembali menjadi perhatian setelah dokter forensik DNA pertama Indonesia, dr. Djaja Surya Atmadja, menyampaikan peringatan mengenai dampak paparan zat tersebut terhadap kesehatan tubuh.

Menurutnya, paparan BPA dari galon yang berlangsung terus-menerus berpotensi mengganggu sistem hormon manusia.

Risiko tersebut tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga dapat memengaruhi tumbuh kembang anak-anak. Kelompok perempuan bahkan disebut lebih rentan karena sistem hormonal yang lebih sensitif terhadap gangguan dari zat kimia tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, masyarakat diimbau lebih cermat mengenali jenis galon yang digunakan sehari-hari.

Peringatan tersebut disampaikan dr. Djaja dalam sebuah podcast bersama Prof. Rhenald Kasali. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa BPA atau Bisphenol A merupakan senyawa kimia yang dapat bertindak menyerupai hormon sintetis di dalam tubuh.

Menurutnya, ketika seseorang mengonsumsi air yang terpapar BPA secara terus-menerus dalam jangka panjang, berbagai gangguan kesehatan dapat muncul akibat terganggunya keseimbangan hormon alami tubuh.

Bahaya BPA dari Galon Guna Ulang Tua Menurut dr. Djaja

Ilustrasi. Inilah peringatan dokter forensik DNA pertama Indonesia terkait risiko BPA dari galon guna ulang tua yang dapat mengganggu hormon dan kesuburan. (Foto: Pexels)
Beware! BPA Exposure from Code 7 Gallons is Said to Disrupt Hormones and Fertility

Dr. Djaja Surya Atmadja menekankan bahwa salah satu alasan utama mengapa BPA perlu diwaspadai adalah kemampuannya meniru kerja hormon dalam tubuh manusia.

Ketika senyawa tersebut masuk ke dalam tubuh secara berulang, sistem endokrin atau sistem hormon dapat mengalami gangguan. Dampaknya bisa berbeda pada setiap individu, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat paparannya.

Dalam penjelasannya, ia menyebut bahwa anak-anak merupakan salah satu kelompok yang berisiko mengalami dampak lebih besar akibat paparan BPA dari galon guna ulang tua. Hal ini karena masa pertumbuhan merupakan periode penting dalam perkembangan organ dan fungsi tubuh.

Karena itu, bahaya BPA dari galon guna ulang tua menjadi isu yang perlu mendapat perhatian, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak dan menggunakan air minum kemasan galon setiap hari.

Dampak BPA dari Galon pada Anak Menurut Penjelasan Ahli

Salah satu poin yang disoroti dr. Djaja adalah potensi dampak BPA terhadap anak-anak.

Menurutnya, konsumsi air yang terpapar BPA dalam jangka panjang dapat berkontribusi terhadap gangguan konsentrasi. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kemampuan anak dalam belajar maupun menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain itu, gangguan tumbuh kembang juga menjadi perhatian. Masa anak-anak merupakan periode krusial dalam pembentukan berbagai fungsi tubuh sehingga paparan zat yang memengaruhi hormon perlu diminimalkan.

Dr. Djaja juga mengingatkan kemungkinan munculnya gangguan perilaku apabila paparan berlangsung terus-menerus dalam waktu lama. Meski demikian, tingkat risiko dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk jumlah paparan dan kondisi masing-masing individu.

Peringatan tersebut semakin memperkuat alasan mengapa bahaya BPA dari galon guna ulang tua sering menjadi topik yang dibahas dalam isu kesehatan masyarakat.

Perempuan Disebut Lebih Rentan terhadap Paparan BPA

Selain anak-anak, perempuan juga disebut sebagai kelompok yang perlu memberikan perhatian lebih terhadap risiko BPA.

Menurut dr. Djaja, sistem hormonal perempuan cenderung lebih sensitif sehingga lebih mudah terpengaruh oleh senyawa yang memiliki karakteristik menyerupai hormon.

Paparan BPA dalam jangka panjang disebut berpotensi memicu gangguan keseimbangan hormon. Jika kondisi tersebut terjadi secara terus-menerus, berbagai dampak kesehatan dapat muncul, termasuk yang berkaitan dengan fungsi reproduksi.

Ia juga menyebut adanya kemungkinan gangguan kesuburan akibat terganggunya sistem hormonal. Oleh karena itu, perempuan yang sedang merencanakan kehamilan atau menjaga kesehatan reproduksi disarankan lebih berhati-hati dalam memilih wadah air minum yang digunakan sehari-hari.

Peringatan mengenai bahaya BPA dari galon guna ulang tua menjadi pengingat bahwa kualitas wadah penyimpanan air juga penting untuk diperhatikan selain kualitas air itu sendiri.

Mengenal BPA dan Hubungannya dengan Plastik

BPA atau Bisphenol A merupakan senyawa kimia yang selama bertahun-tahun digunakan dalam proses produksi berbagai jenis plastik dan resin.

Bahan ini banyak ditemukan pada produk tertentu yang membutuhkan sifat kuat dan tahan lama. Namun, sejumlah penelitian di berbagai negara telah menyoroti kemungkinan perpindahan BPA dari wadah ke makanan atau minuman dalam kondisi tertentu.

Perpindahan tersebut dapat dipengaruhi beberapa faktor, seperti usia wadah, kondisi fisik plastik, suhu penyimpanan, hingga cara penggunaan produk tersebut.

Karena itulah pembahasan mengenai bahaya BPA dari galon guna ulang tua kerap dikaitkan dengan kondisi galon yang sudah digunakan dalam jangka waktu lama atau mengalami kerusakan fisik.

Meski tidak semua produk plastik mengandung BPA, masyarakat tetap dianjurkan memahami jenis kemasan yang digunakan agar dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral: 6 Things Vanness Wu and Emi Aramaki's Marriage Revealed
Erin Wartia's 5-Point Demand as Former Household Helper for Peace Settlement Causes Stir
Main 6 points of Ruben Onsu ready to sue for child custody
Viral: 5 Moments of Luna Maya and Cinta Laura Energizing HYROX Jakarta
Nathalie Holscher's viral 5 points silence wedding date rumors
Sarwendah's 5-Point Report on Defamation and Slander
Ramai 6 Poin Sarwendah Laporkan Akun Medsos Diduga Cemarkan Nama Baik
Geger 5 Poin Syahravi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Tuesday, June 30, 2026 - 9:30 PM WIB

Viral: 6 Things Vanness Wu and Emi Aramaki's Marriage Revealed

Tuesday, June 30, 2026 - 9:25 PM WIB

Erin Wartia's 5-Point Demand as Former Household Helper for Peace Settlement Causes Stir

Tuesday, June 30, 2026 - 9:22 PM WIB

Main 6 points of Ruben Onsu ready to sue for child custody

Tuesday, 30 June 2026 - 21:11 WIB

Viral: 5 Moments of Luna Maya and Cinta Laura Energizing HYROX Jakarta

Tuesday, 30 June 2026 - 13:14 WIB

Nathalie Holscher's viral 5 points silence wedding date rumors

Berita Terbaru

Barakallah Fii Umrik Artinya, Wajib Tahu 7 Makna dan Balasan

Lifestyle

Barakallah Fii Umrik Artinya, Wajib Tahu 7 Makna dan Balasan

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:10 WIB

Doa Setelah Sholat, Wajib Tahu 7 Bacaan Dzikir dan Artinya

Religion

Doa Setelah Sholat, Wajib Tahu 7 Bacaan Dzikir dan Artinya

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:06 WIB

Tebak Tebakan Lucu, Wajib Tahu 50 Ide Bikin Ngakak

Entertainment

Tebak Tebakan Lucu, Wajib Tahu 50 Ide Bikin Ngakak

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:01 WIB

Cara Marah Tanpa Melukai Perasaan Orang Lain

Lifestyle

4 Cara Marah Tanpa Melukai Perasaan Orang Lain

Wednesday, 1 Jul 2026 - 13:24 WIB

Tips Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh

Lifestyle

5 Tips Anti Mabuk Saat Perjalanan Jauh

Wednesday, 1 Jul 2026 - 13:14 WIB