Viral Penangkapan Lisa Mariana, Polisi: Dua Kali Mangkir, Pemeriksaan Terhambat

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Penangkapan Lisa Mariana, Polisi: Dua Kali Mangkir, Pemeriksaan Terhambat

Viral Penangkapan Lisa Mariana, Polisi: Dua Kali Mangkir, Pemeriksaan Terhambat

Redaksiku.com – Kabar penangkapan Lisa Mariana menjadi pusat perhatian publik setelah video proses penjemputan paksa selebgram itu tersebar di media sosial. Langkah tegas polisi dilakukan setelah Lisa dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan terkait kasus video porno yang menyeret namanya.

Video proses penangkapan yang memperlihatkan Lisa dibawa ke Polda Jawa Barat pun langsung viral dan memicu diskusi luas di berbagai platform.

Dalam kasus yang sudah berjalan sejak beberapa pekan terakhir ini, polisi akhirnya mengambil tindakan hukum karena ketidakhadiran Lisa menghambat jalannya penyidikan.

Statusnya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka membuat upaya paksa tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur. Publik pun berbondong-bondong mencari informasi terbaru mengenai perkembangan kasusnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, muncul berbagai spekulasi mengenai sikap Lisa yang dua kali tidak hadir meskipun telah dipanggil resmi. Momen penangkapan Lisa Mariana menjadi titik balik penting dalam proses hukum kasus video porno viral yang membuat namanya kembali jadi sorotan.

Dua Kali Mangkir, Polisi Ambil Langkah Tegas

Polisi menegaskan bahwa penangkapan Lisa Mariana dilakukan karena yang bersangkutan dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Ketidakhadiran itu membuat proses pemeriksaan berjalan lambat, sehingga tindakan upaya paksa menjadi tak terhindarkan.

Menurut AKBP Hendra, penangkapan dilakukan pada 4 Desember 2025 di Jakarta dan telah sesuai prosedur. Petugas langsung membawa Lisa ke Direktorat Siber Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan lanjutan.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa status tersangka mengharuskan Lisa bersikap kooperatif demi kelancaran penyidikan.

Hendra juga menjelaskan bahwa beberapa kali pemanggilan sebelumnya mengalami kendala karena Lisa tidak hadir tanpa alasan yang dapat diterima secara hukum. Hal ini memperkuat dasar dilakukannya upaya paksa.

Proses Penangkapan Berjalan Sesuai Prosedur

Dalam konferensi pers, polisi memastikan bahwa penangkapan Lisa Mariana mengacu pada aturan hukum yang berlaku. Status tersangka membuat penyidik memiliki kewenangan melakukan penjemputan paksa jika pihak yang dipanggil tidak hadir.

Petugas melakukan penangkapan dengan memberikan kesempatan kepada penasihat hukum Lisa untuk mendampingi. Saat tiba di Polda, Lisa langsung diarahkan ke ruang pemeriksaan untuk menjalani proses penyidikan lanjutan. Polisi menegaskan bahwa hak-hak Lisa sebagai tersangka tetap dihormati sepanjang proses berlangsung.

Meski publik berspekulasi soal kondisi emosional Lisa saat ditangkap, polisi hanya memastikan bahwa seluruh rangkaian prosedur dilakukan dengan standar yang sama seperti pada kasus-kasus lain.

Status Hukum Lisa Semakin Berat Setelah Pengakuan

Sebelumnya, Lisa sudah mengakui bahwa dirinya adalah perempuan yang muncul dalam video porno viral yang beredar di media sosial.

Pengakuan itu membuat posisi hukum Lisa semakin kuat sebagai tersangka. Langkah penyidik menetapkan statusnya dianggap wajar karena alat bukti dan pengakuan pribadi sudah memenuhi unsur pidana.

Dalam proses pemeriksaan sebelumnya, Lisa mengatakan singkat, Iya betul, saat ditanya mengenai identitas perempuan dalam video tersebut. Pernyataan ini menunjukan bahwa penyidik memiliki dasar yang jelas dalam menetapkan status tersangka.

Dengan penangkapan Lisa Mariana yang kini sudah dilakukan, penyidik dapat melanjutkan pemeriksaan lebih mendalam untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam penyebaran ataupun pembuatan konten tersebut.

Penahanan Masih Menunggu Keputusan Penyidik

Meskipun penangkapan Lisa Mariana telah dilakukan, polisi belum memastikan apakah Lisa akan langsung ditahan atau tidak. Keputusan penahanan masih menunggu penilaian penyidik berdasarkan kebutuhan penyidikan dan penguatan alat bukti.

Hendra menjelaskan bahwa penetapan tersangka belum otomatis mengharuskan penahanan. Penyidik akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk potensi menghilangkan barang bukti, tingkat kerja sama tersangka, dan risiko mengulangi tindak pidana.

Saat ini, penyidik fokus pada pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi unsur pasal yang dikenakan terhadap Lisa. Keputusan penahanan kemungkinan diumumkan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.

Kasus Lama dan Kontroversi DNA Ikut Menyeret Nama Lisa

Selain kasus video porno, Lisa sebelumnya telah menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik yang melibatkan Ridwan Kamil. Ia pernah mengklaim bahwa anak yang ia miliki adalah hasil hubungan dengan mantan gubernur tersebut. Namun hasil tes DNA membuktikan klaim itu tidak benar.

Dalam kasus pencemaran nama baik tersebut, Lisa tidak ditahan, meskipun status tersangkanya tetap berlaku. Kini, dengan penangkapan Lisa Mariana terkait kasus video porno, posisi hukumnya dinilai semakin berat karena adanya dua rangkaian kasus yang masih berproses.

Keterlibatan Lisa dalam beberapa kontroversi membuat publik menyoroti pola perilaku dan sikapnya dalam menghadapi proses hukum. Banyak yang menilai bahwa penjemputan paksa kali ini merupakan konsekuensi dari ketidakpatuhan sebelumnya.

Publik Ikut Memantau Perkembangan Kasus

Sejak awal, masyarakat sangat aktif mengikuti perkembangan kasus Lisa. Setiap update mengenai penangkapan Lisa Mariana, pemeriksaan, hingga potongan video proses penjemputan langsung menjadi viral. Kontroversi yang melibatkan selebgram dengan jumlah pengikut besar memang cenderung menarik perhatian publik.

Banyak warganet yang menyatakan bahwa tindakan polisi sudah tepat, sementara sebagian lainnya penasaran apakah kasus ini akan menyeret pihak lain yang terlibat.

Situasi Lisa kini menjadi salah satu kasus digital crime yang paling dibicarakan di akhir tahun 2025. Semua mata tertuju pada langkah penyidik berikutnya dan apakah penahanan akan dilakukan atau tidak.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terbaru

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB