Tiket Pesawat Rp5 Juta, Anggota DPR Pilih Naik Bus: Mahal Banget, Gak Masuk Akal!

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiket Pesawat Rp5 Juta, Anggota DPR Pilih Naik Bus: “Mahal Banget, Gak Masuk Akal!”

Tiket Pesawat Rp5 Juta, Anggota DPR Pilih Naik Bus: “Mahal Banget, Gak Masuk Akal!”

Redaksiku.com – Masalah tiket pesawat yang makin hari makin mahal, akhirnya bikin anggota DPR RI pun angkat bicara. Kali ini datang dari Ali Mufti, anggota Komisi V DPR RI.

Dalam rapat bareng maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air Group di Jakarta, Selasa (1/7/2025), dia cerita pengalaman pribadi yang bikin banyak orang geleng-geleng kepala.

Jadi ceritanya, waktu Ali mau pergi dari Surabaya ke Jakarta, dia cari tiket pesawat kayak biasa. Tapi pas dicek, semua tiket kelas ekonomi udah ludes. Yang tersisa cuma kelas bisnis, dan harganya? Gokil sih¦ sampe Rp5 juta buat sekali jalan doang!

Saya dari Surabaya ke Jakarta, cek tiket, kelas ekonomi udah habis. Yang ada tinggal bisnis, tapi harganya Rp5 juta. Ya udah, akhirnya saya naik bus aja, cuma Rp800 ribu, cerita Ali di tengah rapat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yes, kamu gak salah baca. Dari yang niatnya naik pesawat biar cepet, malah berakhir naik bus gara-gara harga tiket pesawat selangit. Padahal kita tahu banget rute SurabayaJakarta itu salah satu jalur paling ramai dan strategis. Tapi ternyata, tiketnya gak ramah di dompet sama sekali.

Ali pun ngebahas soal sistem harga tiket pesawat yang menurut dia aneh banget. Katanya, kenapa sih harga tiket bisa kayak saham? Kadang naik gila-gilaan, kadang normal. Semua tergantung “permintaan pasar”, katanya sih. Tapi kan, ini transportasi publik, bukan barang investasi.

Tiket Pesawat Rp5 Juta, Anggota DPR Pilih Naik Bus: Mahal Banget, Gak Masuk Akal!
Tiket Pesawat Rp5 Juta, Anggota DPR Pilih Naik Bus: Mahal Banget, Gak Masuk Akal!

Kalau permintaan lagi tinggi, harga langsung melambung. Tapi pas permintaan turun, barulah harga kembali ke normal. Ini kesannya kayak maskapai cuma mikirin untung, bukan kebutuhan rakyat, ujarnya.

Buat Ali, sistem kayak gitu bikin akses masyarakat ke transportasi udara jadi gak adil. Misalnya ada orang yang lagi urgent banget harus ke luar kota, tapi gak punya pilihan selain beli tiket mahal karena udah mepet waktu. Gimana coba nasib mereka?

Masalah harga yang gak masuk akal ini ternyata gak cuma muncul pas musim liburan aja. Bahkan di hari biasa pun, harga tiket pesawat domestik bisa jadi horor buat kantong.

Makanya, Ali berharap banget pemerintah bisa turun tangan. Gak cuma duduk manis liatin harga naik, tapi benar-benar ngatur tarif tiket yang lebih masuk akal. Soalnya kalau semua diserahin ke pasar, ujung-ujungnya masyarakat kecil yang jadi korban.

Selain itu, Ali juga angkat isu soal pengelolaan ruang udara yang katanya lagi digarap pemerintah. Menurut dia, kalau pengelolaan ruang udara ini bisa dibuat lebih efisien, mungkin aja bisa bantu turunin biaya operasional maskapai. Dan kalau itu terjadi, harusnya bisa bikin tiket pesawat juga lebih murah.

Kalau ruang udara kita dikelola lebih efisien, biaya operasional bisa ditekan. Harusnya ini bisa berdampak juga ke harga tiket, biar gak segila sekarang, jelasnya.

Ali juga nyentil soal transparansi dari maskapai. Dia bilang, publik butuh tahu juga dong kenapa harga tiket bisa mahal banget. Apa bener karena harga avtur? Atau ada biaya lain yang diem-diem gede?

Harusnya maskapai kasih tahu juga, komponen biaya yang bikin tiket mahal tuh apa aja. Biar masyarakat gak nebak-nebak dan makin curiga, katanya.

Gak bisa dipungkiri, banyak orang sekarang mikir dua kali kalau mau naik pesawat. Bahkan beberapa lebih milih naik kereta atau bus, walau waktu tempuh lebih lama. Semua gara-gara harga tiket yang gak bersahabat. Padahal, pesawat itu kan seharusnya jadi solusi buat perjalanan cepat antar kota besar.

Di akhir sesi, Ali ngingetin maskapai biar gak cuma mikirin cuan. Transportasi udara punya peran penting banget dalam mendukung mobilitas dan pembangunan di Indonesia. Jadi harusnya ada keseimbangan antara keuntungan bisnis dan akses publik.

Jangan cuma mikir profit, tapi pikir juga fungsi sosial transportasi udara. Karena ini penting banget buat konektivitas antardaerah, tutupnya.

Nah, kejadian ini jadi bukti nyata kalau masalah mahalnya tiket pesawat bukan cuma dirasain rakyat biasa, tapi juga pejabat negara. Kalau anggota DPR aja ngeluh dan lebih milih naik bus, kebayang gak gimana struggle-nya masyarakat biasa?

Masyarakat sekarang cuma bisa berharap, semoga ada solusi nyata dari pemerintah dan maskapai biar harga tiket pesawat balik ke jalur yang lebih wajar. Karena perjalanan udara itu bukan lagi soal gaya, tapi kebutuhan.

 

Berita Terkait

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terbaru

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB