Saham BUMI Melejit 6,67% Usai Akuisisi Perusahaan Australia

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik pergerakan saham BUMI yang melejit 6,67% di lantai bursa pada perdagangan Senin.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan lonjakan harga sebesar 6,67% pada perdagangan Senin, 7 September 2026.

Redaksiku.com – redaksiku.com JAKARTA. Harga saham PT Bumi Resources Tbk mencatatkan lonjakan yang cukup signifikan di lantai bursa seiring dengan langkah ekspansi bisnis global yang dilakukan oleh manajemen. Hingga perdagangan sesi siang pada Senin, 7 September 2026, saham emiten berkode BUMI ini melesat sebesar 6,67% dan berada di level Rp 224 per saham.

Pergerakan positif tersebut melanjutkan tren penguatan yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Jika ditarik dalam rentang waktu lima hari perdagangan sebelumnya, akumulasi kenaikan harga saham BUMI bahkan telah menyentuh angka 16,06% yang menunjukkan tingginya minat pasar terhadap katalis positif dari emiten batu bara ini.

Kenaikan harga saham yang dinikmati para investor di pasar modal tersebut tidak terjadi begitu saja. Lonjakan ini berjalan selaras dengan keputusan strategis korporasi untuk memperluas portofolio aset pertambangan melalui penambahan kepemilikan aset di luar negeri, tepatnya di kawasan Australia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui anak usaha yang berbasis di Negeri Kanguru yakni Bumi Resources Australia Pty Ltd atau yang kerap disingkat BRA, pihak manajemen resmi menuntaskan proses pencaplokan seluruh saham perusahaan asal Australia bernama Loyal Metals Ltd. Aksi korporasi berskala internasional ini langsung menjadi sorotan para pelaku pasar dan analis keuangan.

Direktur Bumi Resources, R.A Sri Dharmayanti, menyampaikan informasi penting ini melalui keterbukaan informasi resmi yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 7 September 2026. Dalam laporan tersebut, manajemen mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian transaksi pengambilalihan saham telah resmi rampung sepenuhnya pada akhir pekan lalu, tepatnya tanggal 4 September 2026.

Secara rinci, BRA yang merupakan entitas anak dengan kepemilikan penuh 100% oleh BUMI, mengeksekusi pembelian sebanyak 175.710.515 lembar saham Loyal Metals Ltd. Jumlah kepemilikan tersebut mencakup keseluruhan saham yang telah ditempatkan serta disetor penuh oleh pihak Loyal Metals Ltd.

Nilai Investasi Strategis di Australia

Untuk memuluskan jalan menguasai penuh perusahaan tambang asal Australia tersebut, BUMI menggelontorkan dana investasi yang tidak sedikit. Nilai keseluruhan dari akuisisi strategis ini tercatat mencapai angka Rp 1,004 triliun, atau jika dikonversi ke mata uang asing setara dengan AUD 79,07 juta.

Investasi jumbo senilai kurang lebih Rp1,004 triliun digelontorkan untuk merampungkan pengambilalihan penuh atas aset tambang potensial di Australia.

Dengan tuntasnya pembayaran serta pengalihan hak atas saham tersebut, BUMI secara efektif kini memegang kendali penuh atas operasional dan arah kebijakan Loyal Metals Ltd melalui perantara Bumi Resources Australia Pty Ltd.

Langkah korporasi ini dinilai sebagai bagian dari cetak biru jangka panjang perusahaan dalam mendiversifikasi pendapatan dan memperkuat penetrasi pasar energi global. Kehadiran aset baru di Australia diyakini mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kinerja keuangan konsolidasi perseroan di masa mendatang.

Dampak Jangka Panjang bagi Portofolio Perusahaan

Ekspansi internasional melalui akuisisi perusahaan tambang di Australia mempertegas komitmen manajemen untuk terus bertransformasi. Pasar merespons positif langkah ini karena dinilai mampu memperluas basis cadangan mineral serta membuka peluang sinergi operasional yang lebih luas di kancah internasional.

Para pengamat pasar keuangan melihat bahwa langkah BUMI masuk ke pasar Australia memberikan sinyal kepercayaan diri yang kuat terhadap prospek bisnis jangka panjang. Terlebih lagi, diversifikasi geografis semacam ini sering kali menjadi strategi yang efektif untuk menyeimbangkan risiko fluktuasi komoditas di pasar domestik.

Aksi korporasi pengambilalihan Loyal Metals Ltd memperkokoh posisi tawar BUMI dalam peta industri pertambangan global yang semakin kompetitif.

Dengan kombinasi kinerja saham yang terus merangkak naik dan ekspansi fundamental yang solid di luar negeri, BUMI menutup paruh pertama bulan September 2026 dengan momentum positif yang kuat di sektor energi dan pertambangan nasional.

Pertanyaan Umum

Berapa besar kenaikan harga saham BUMI pada perdagangan hari ini?

Hingga sesi siang pada perdagangan Senin, 7 September 2026, harga saham BUMI mengalami kenaikan sebesar 6,67% ke level Rp 224 per saham, dengan akumulasi penguatan 16,06% dalam lima hari terakhir.

Perusahaan apa yang baru saja diakuisisi oleh anak usaha Bumi Resources?

Anak usaha BUMI di Australia, yakni Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA), resmi mengakuisisi 100% saham perusahaan asal Australia bernama Loyal Metals Ltd.

Berapa nilai total investasi yang dikeluarkan untuk akuisisi tersebut?

Nilai total akuisisi pengambilalihan seluruh saham Loyal Metals Ltd mencapai angka Rp1,004 triliun atau setara dengan AUD 79,07 juta.

Ringkasan

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 6,67% ke level Rp 224 per saham pada Senin, 7 September 2026, didorong oleh sentimen positif aksi korporasi global. Melalui anak usahanya, Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA), BUMI resmi mengakuisisi 100% kepemilikan perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals Ltd.

Akuisisi senilai Rp 1,004 triliun atau AUD 79,07 juta ini rampung pada 4 September 2026. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk memperluas portofolio aset pertambangan internasional, mendiversifikasi pendapatan, serta memperkuat posisi perusahaan di pasar energi global.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkeu Usulkan Pagu Anggaran Rp49,8 Triliun untuk 2027
BEI Tetapkan TOBA Sebagai Green Equity Transition Pertama di Indonesia
Panduan Pajak Dividen: Aturan dan Cara Hitung Terbaru
Bank Banten Terima Kunjungan Monev Komisi Informasi Banten
Bank Banten Perkuat Layanan Nasabah di Harpelnas 2026
Hari Pelanggan Nasional: Bank Panin KCU Serang Beri Apresiasi Nasabah
Perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026 BNI Wilayah 14 Bersama Nasabah
Testimoni Nasabah BJB: Dari Biaya Pendidikan hingga Layanan Prioritas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:23 WIB

Kemenkeu Usulkan Pagu Anggaran Rp49,8 Triliun untuk 2027

Senin, 7 September 2026 - 14:23 WIB

BEI Tetapkan TOBA Sebagai Green Equity Transition Pertama di Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 14:20 WIB

Saham BUMI Melejit 6,67% Usai Akuisisi Perusahaan Australia

Senin, 7 September 2026 - 00:17 WIB

Panduan Pajak Dividen: Aturan dan Cara Hitung Terbaru

Minggu, 6 September 2026 - 23:48 WIB

Bank Banten Terima Kunjungan Monev Komisi Informasi Banten

Berita Terbaru

Kementerian Keuangan mengusulkan pagu anggaran Rp49,8 triliun untuk tahun anggaran 2027 guna mendanai lima program strategis nasional.

Keuangan

Kemenkeu Usulkan Pagu Anggaran Rp49,8 Triliun untuk 2027

Senin, 7 Sep 2026 - 14:23 WIB

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan lonjakan harga sebesar 6,67% pada perdagangan Senin, 7 September 2026.

Keuangan

Saham BUMI Melejit 6,67% Usai Akuisisi Perusahaan Australia

Senin, 7 Sep 2026 - 14:20 WIB