Karhutla Gunung Semeru Padam, 3.072 Hektare Lahan Terdampak

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla Gunung Semeru — Kawasan hutan Gunung Semeru pasca kebakaran hutan dan lahan yang telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kawasan Gunung Semeru kini dinyatakan bebas dari titik api setelah kebakaran melanda 3.072 hektare lahan.

Redaksiku.com – Kawasan Gunung Semeru kini dinyatakan telah bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah petugas gabungan memastikan tidak ada lagi titik api yang terpantau di seluruh area terdampak. Upaya pemadaman intensif yang melibatkan berbagai elemen ini resmi dihentikan pada 5 September 2026, menandai berakhirnya masa darurat kebakaran yang sempat melanda kawasan konservasi tersebut selama beberapa pekan terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa keputusan penghentian operasi ini diambil setelah penyisiran menyeluruh dilakukan baik melalui jalur darat maupun udara. Selama proses pemadaman, petugas mengandalkan metode water bombing atau pengeboman air menggunakan helikopter untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh tim di lapangan. Langkah ini dinilai cukup efektif dalam meredam kobaran api yang sempat meluas ke berbagai blok vegetasi penting.

Hingga awal September 2026, estimasi luas kawasan yang terdampak karhutla di Gunung Semeru telah mencapai angka 3.072 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski status penanganan telah dinyatakan selesai, kewaspadaan tetap dijaga ketat. Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini mengambil alih tanggung jawab untuk melakukan patroli rutin. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang muncul kembali akibat kondisi lahan yang sempat mengering.

Sebaran Area Terdampak Karhutla

Berdasarkan data yang dihimpun oleh otoritas terkait, kebakaran tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan menyebar di beberapa kawasan strategis di sekitar gunung. Penghitungan sementara menunjukkan bahwa dampak kerusakan mencakup berbagai blok ekosistem yang memiliki nilai konservasi tinggi.

  • Wilayah Ranu Kumbolo dan sekitarnya menjadi area dengan dampak terluas, mencakup sekitar 1.887 hektare lahan.
  • Kawasan Bantengan, Watangan, Jantur, dan B29 tercatat mengalami kerusakan di area seluas 881,78 hektare.
  • Blok Dingklik, Pacis Bincil, Kedaluh, serta Penanjakan mencatat area terdampak seluas 211,24 hektare.

Hingga saat ini, tim lapangan masih terus melakukan penghitungan presisi di Blok Krepelan, Desa Ranupani. Proses verifikasi ini penting dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai luasan total dampak kebakaran, mengingat medan di lokasi tersebut cukup menantang bagi petugas yang melakukan pemetaan manual.

Tim gabungan telah melakukan proses pembasahan menggunakan jet shooter dan blower di titik-titik kritis seperti Blok Krepelan untuk mencegah munculnya kembali api.

Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan

Keberhasilan pemadaman ini tidak lepas dari kerja keras berbagai pihak yang bahu-membahu di lapangan. Operasi ini melibatkan koordinasi yang kompleks antara pemerintah daerah, instansi pusat, hingga kelompok masyarakat lokal yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian ekosistem Semeru.

Daftar pihak yang terlibat dalam operasi pemadaman meliputi:

  • Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
  • Tim Manggala Agni dari unit Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.
  • BPBD dari tingkat Provinsi Jawa Timur hingga Kabupaten Lumajang.
  • Aparat keamanan dari Polsek dan Koramil Senduro.
  • Masyarakat Peduli Api (MPA) serta elemen dari Kementerian Kehutanan.

Sinergi ini terbukti krusial dalam membagi tugas, baik dalam hal pemadaman aktif maupun pemantauan jalur pendakian. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang sendiri telah melakukan penyisiran hingga ke Pos 2 jalur pendakian untuk memastikan keamanan area yang kerap dikunjungi oleh para pendaki sebelum kawasan tersebut benar-benar dinyatakan aman.

Meskipun karhutla telah padam, masyarakat dan pengunjung diharapkan tetap mematuhi arahan dari petugas TNBTS terkait akses masuk kawasan hutan selama masa pemulihan ekosistem.

Harapan Pemulihan Melalui Curah Hujan

Kabar melegakan datang seiring dengan perubahan cuaca di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang. Laporan terbaru menunjukkan bahwa hujan mulai turun di sejumlah titik, termasuk di Kecamatan Pronojiwo dan area Kota Lumajang. Kondisi cuaca ini diharapkan dapat mempercepat proses pendinginan lahan yang sempat terbakar dan membantu vegetasi untuk segera melakukan regenerasi alami.

Turunnya hujan secara berkala sangat diharapkan oleh pihak pengelola untuk meminimalisir potensi munculnya kembali titik api dari sisa-sisa bara di bawah permukaan tanah. Dengan kondisi ini, diharapkan ekosistem di kawasan Ranu Kumbolo dan sekitarnya dapat segera pulih kembali setelah sempat terganggu oleh insiden kebakaran yang cukup masif tersebut.

Pertanyaan Umum

Apakah pendakian ke Gunung Semeru sudah dibuka kembali?

Hingga saat ini, pihak TNBTS belum memberikan pernyataan resmi mengenai pembukaan jalur pendakian. Fokus utama saat ini masih pada pemantauan dan pemulihan pasca-kebakaran guna memastikan keamanan bagi para pengunjung.

Apa penyebab utama kebakaran di Gunung Semeru?

Pihak berwenang belum memberikan rincian spesifik mengenai pemicu awal kebakaran. Penyelidikan biasanya dilakukan oleh instansi terkait setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya untuk menentukan apakah kebakaran dipicu oleh faktor alam atau aktivitas manusia.

Bagaimana cara masyarakat melaporkan jika melihat titik api baru?

Masyarakat dapat melaporkan temuan titik api kepada petugas di kantor Seksi PTN Wilayah III TNBTS Ranupani atau menghubungi layanan kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang agar segera ditindaklanjuti oleh petugas patroli.

Ringkasan

Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Semeru telah resmi padam per 5 September 2026 dengan total luas area terdampak mencapai 3.072 hektare. Meski operasi pemadaman selesai, pihak TNBTS tetap melakukan patroli rutin untuk memastikan tidak ada bara api yang muncul kembali selama masa pemulihan.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang
Dugaan Anggota DPRD Bengkulu Vinna Terima Mobil Mewah dari KPK
Menteri HAM Desak Kasasi Kasus TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Hakim Potong Hukuman Dua Oknum TNI Penyiram Air Keras ke Aktivis
Gubernur Minta Pemda Percepat Pertanggungjawaban Dana Otsus
Langgar Izin Usaha, 17 Tempat Karaoke di Satpol PP
Anak Krakatau Berubah dari Erupsi Menerus ke Strombolian, Status Masih Siaga

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang

Senin, 7 September 2026 - 22:25 WIB

Dugaan Anggota DPRD Bengkulu Vinna Terima Mobil Mewah dari KPK

Senin, 7 September 2026 - 15:22 WIB

Menteri HAM Desak Kasasi Kasus TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Senin, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Karhutla Gunung Semeru Padam, 3.072 Hektare Lahan Terdampak

Senin, 7 September 2026 - 13:51 WIB

Hakim Potong Hukuman Dua Oknum TNI Penyiram Air Keras ke Aktivis

Berita Terbaru

Adrian Purzycki sukses mencetak gol penyeimbang yang menyelamatkan PSIM Yogyakarta dari kekalahan kontra Persita Tangerang.

Olahraga

Adrian Purzycki Puas Jadi Penyelamat PSIM Yogyakarta

Selasa, 8 Sep 2026 - 02:10 WIB

Greenpeace Indonesia meminta Menteri Kehutanan memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan larangan sawit di lahan bekas terbakar.

Keuangan

Desak Larang Sawit di APL Bekas Kebakaran Hutan

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:26 WIB

Jelang pindah tugas, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap bertemu Pemuda Pancasila.Tak hanya soal keamanan, potensi wisata Barru juga ikut dibahas.

Internasional

Ada Apa? Ananda Bertemu Pemuda Pancasila di Polres Barru

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:02 WIB

Luca Marini resmi bergabung dengan skuad Tech3 KTM untuk mengarungi musim balap MotoGP 2027.

Olahraga

Alasan KTM Rekrut Luca Marini untuk MotoGP 2027

Selasa, 8 Sep 2026 - 00:55 WIB

Dimitar Mitkov menjadi bintang kemenangan Madura United atas Persijap dengan memborong dua gol.

Olahraga

Madura United vs Persijap 2-0: Dimitar Mitkov Cetak Brace

Senin, 7 Sep 2026 - 23:25 WIB