Ramai Diperbincangkan, Patung Macan Putih Kediri Viral karena Bentuk Tak Biasa

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai Diperbincangkan, Patung Macan Putih Kediri Viral karena Bentuk Tak Biasa

Ramai Diperbincangkan, Patung Macan Putih Kediri Viral karena Bentuk Tak Biasa

Redaksiku.com – Patung macan putih Kediri mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial sejak video penampakannya tersebar akhir pekan lalu. Patung yang baru diresmikan di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, itu menuai beragam reaksi karena bentuknya dianggap tidak lazim dibandingkan sosok macan putih pada umumnya.

Video singkat yang diunggah akun TikTok @seputar_kediri memperlihatkan patung bercorak hitam putih dengan tubuh gemuk dan proporsi wajah yang dinilai janggal oleh warganet. Sejak saat itu, patung macan putih Kediri viral dan menjadi bahan diskusi, candaan, hingga kritik di berbagai platform media sosial.

Fenomena viral ini tak hanya memicu komentar soal estetika, tetapi juga memunculkan pertanyaan publik mengenai latar belakang pembuatannya, filosofi di balik desain patung, hingga sumber pendanaan yang digunakan dalam pembangunan ikon desa tersebut.

Patung Macan Putih Kediri Viral Usai Video Beredar

Patung macan putih Kediri viral setelah rekaman visualnya memperlihatkan detail patung yang dinilai berbeda dari ekspektasi publik. Dalam video yang beredar, terlihat patung berwarna dominan putih dengan corak hitam, berdiri di atas alas permanen di ruang terbuka desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih tampak gagah seperti macan putih dalam imajinasi masyarakat, patung tersebut justru dianggap memiliki tubuh terlalu gemuk, kaki pendek, dan wajah yang sulit dikenali. Beberapa warganet bahkan menyebut patung itu lebih menyerupai badak, zebra, kudanil, hingga capybara.

Komentar tersebut terus bermunculan dan membuat unggahan video mendapat ribuan interaksi. Tak sedikit pula yang membagikan ulang video tersebut, sehingga penyebaran patung macan putih Kediri viral semakin meluas ke luar wilayah Jawa Timur.

Asal-usul Patung dari Legenda Desa Balongjeruk

Di balik ramainya perbincangan soal bentuk, patung macan putih Kediri sebenarnya memiliki latar belakang budaya yang kuat. Kepala Desa Balongjeruk, Safii, menjelaskan bahwa patung tersebut dibuat berdasarkan legenda yang hidup secara turun-temurun di tengah masyarakat desa.

Menurut cerita para sesepuh, macan putih dipercaya sebagai danyang atau penjaga gaib Desa Balongjeruk sejak zaman dahulu. Hewan ini diyakini sebagai simbol yang membabat atau membuka wilayah desa pada masa lampau.

Legenda tersebut kerap diceritakan oleh tokoh agama dan masyarakat setempat, salah satunya Mbah Maskam. Bahkan, kepala desa periode tahun 1998 juga disebut pernah mengaku melihat penampakan macan putih. Dari cerita inilah muncul kesepakatan warga untuk mengangkat macan putih sebagai ikon desa melalui sebuah patung.

Musyawarah Desa Jadi Awal Pembuatan Ikon

Safii menegaskan bahwa pembuatan patung macan putih Kediri bukan keputusan sepihak. Inisiatif ini lahir dari musyawarah desa yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa.

Dalam forum tersebut, warga sepakat menghadirkan ikon visual yang merepresentasikan identitas lokal Balongjeruk. Patung macan putih dipilih sebagai simbol sejarah, kepercayaan, dan nilai budaya yang telah diwariskan lintas generasi.

Namun, Safii mengakui bahwa hasil akhir patung tidak sepenuhnya sesuai ekspektasi publik. Meski demikian, niat awal pembangunan patung tersebut semata-mata untuk memperkuat identitas desa, bukan untuk memancing kontroversi.

Dana Patung Macan Putih Kediri Jadi Sorotan

Seiring patung macan putih Kediri viral, muncul pula pertanyaan soal sumber anggaran pembangunan patung tersebut. Banyak warganet berspekulasi bahwa patung itu dibangun menggunakan dana desa atau anggaran pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Safii dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada dana desa yang digunakan sama sekali. Seluruh biaya pembuatan patung berasal dari dana pribadi kepala desa.

Total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp3,5 juta. Rinciannya, sekitar Rp2 juta digunakan untuk upah pemborong sekaligus pembuatan alas patung, sementara Rp1,5 juta dialokasikan untuk pembelian material. Klarifikasi ini disampaikan untuk meredam simpang siur informasi yang beredar di media sosial.

Respons Kepala Desa terhadap Kritik Publik

Merespons ramainya kritik akibat patung macan putih Kediri viral, Safii memilih bersikap terbuka. Ia mengakui bahwa kehadiran patung tersebut memicu kegaduhan di ruang publik dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Safii menegaskan bahwa kritik dan saran yang masuk akan dijadikan bahan evaluasi. Ia memahami bahwa ikon desa tidak hanya dinikmati warga lokal, tetapi juga dilihat oleh publik luas, sehingga aspek visual menjadi penting.

Sikap terbuka ini mendapat respons beragam. Sebagian warganet mengapresiasi keterbukaan kepala desa, sementara yang lain tetap menantikan langkah konkret terkait perbaikan ikon tersebut.

Patung Pengganti Sudah Dipesan ke Perajin Lokal

Sebagai tindak lanjut, Safii memastikan bahwa patung macan putih yang baru telah dipesan dari perajin di wilayah Ngadiluwih. Patung pengganti tersebut akan memiliki ukuran yang sama, yakni panjang 1,5 meter dan tinggi 1 meter, namun dengan desain yang lebih menyerupai karakter macan putih sesungguhnya.

Langkah ini diambil agar patung macan putih Kediri benar-benar mencerminkan simbol yang diharapkan warga desa. Pemerintah desa juga membuka diri terhadap arahan dari Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya dalam penguatan nilai sejarah dan estetika ikon desa.

Safii berharap, patung pengganti nantinya dapat diterima dengan lebih baik dan menjadi kebanggaan warga Balongjeruk tanpa kembali menimbulkan kontroversi.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan
Eugene Panji Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Kehilangan Sineas Kreatif
Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak
‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan
Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya
‎10 Cara Mencegah Kebakaran Hutan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan agar Tidak Meluas
Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:15 WIB

Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:49 WIB

‎10 Cara Mencegah Kebakaran Hutan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan agar Tidak Meluas

Berita Terbaru

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Internasional

Rusia Hadapi Krisis BBM, Mengapa Pasokan Energi Dunia Ikut Waspada?

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:53 WIB