Penemuan Reptil Ular Naga Di Sanggabuana

- Penulis

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan Reptil Ular Naga Di Sanggabuana

Penemuan Reptil Ular Naga Di Sanggabuana

Jakarta, Redaksiku.com Sanggabuana Wildlife Ranger (SWR) menemukan seekor ular naga Jawa di gunung Sanggabuana pada Sabtu malam (29/10/2022). SWR menemukan ular naga jawa (Xenodermaus javanicus) bersama mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Nasional di Sispala Samaru dan SMA 1 Tegalwaru saat melakukan survei vegetasi.

“Ular naga ini kami temukan di Sungai Curug Cikoleangkak pada malam hari saat kami sedang melakukan herpes (mencari amfibi atau burung). (1/11/2022). Deby dan timnya telah mencari sebidang tanah naga Jawa selama setahun dan menemukannya beberapa hari secara kebetulan selama survei rumput. “Kami mencari (naga Jepang) di Curug Cipanunda di atas KampungTipar di Kabupate  n Karawang, dan Curug Cimata Indung yang hutannya termasuk dalam Kabupaten Purwakarta,” katanya.

Penemuan Reptil Ular Naga Di Sanggabuana
Penemuan Reptil Ular Naga Di Sanggabuana

Deby mengatakan komodo adalah spesies ular dari famili Xenodermidae. Ular ini memiliki panjang sekitar 50 sentimeter yang tidak ditemukan di pulau Jawa di pulau lain. Berbeda dengan naga dalam mitos yang memiliki sayap dan bisa menyemburkan api, naga jawa tidak memiliki sayap dan senjata dari mulutnya. Namun, naga jawa ini memiliki sisik yang lebih berat dari ular pada umumnya, mirip dengan sisik biawak. Hal lain yang mirip dengan naga adalah adanya sisik atau duri yang menonjol yang disebut hemipenias di punggung atau punggung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Garis hemipenile di bagian belakang sempurna, seperti tubuh naga dalam mitologi. Hemipenial di bagian belakang kepala naga Jawa, dan pada beberapa orang begitu menonjol sehingga terlihat seperti tanduk atau mahkota di bagian belakang kepala.

Menurut Deby, komodo menyukai air dan tempat berbatu. Ular ini merupakan jenis ular yang memiliki tubuh tebal dan sangat lembut. Naga Jawa tergolong ular yang tidak berbisa dan mudah stres. Dalam buku-buku tercatat sebagai ular tinggi, tetapi ketika ditemukan di Curug Cikoleangkak, itu sekitar 565 meter di atas permukaan laut (meter di atas permukaan laut). Itu selalu di tengah. Kami temukan waktu itu, mereka makan kodok atau berudu, jelas Deby. Deby mengatakan Ular Naga Jawa adalah sejenis ular kecil yang memakan ikan dan katak atau kodok dan sering ditemukan di pegunungan dengan ketinggian 1000 m. . Naga Jawa juga merupakan hewan yang peka terhadap perubahan lingkungan. Jika cuaca atau agroklimat berubah, komodo akan mudah stres dan mati.

 

Risiko kepunahan

Dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), status konservasi Xenodermaus javanicus termasuk dalam spesies yang paling memprihatinkan (LR) atau memiliki risiko kepunahan yang rendah. Namun, berdasarkan uraian Deby Sugiri, ular naga Jawa yang unik ini sulit ditemukan di alam liar. Ular dengan nama latin Xendermus javanicus ini dapat digunakan sebagai indikator habitat. Daerah tempat tinggal naga Jawa menunjukkan bahwa lingkungannya masih sehat. Selain di Gunung Sanggabuana, kata Deby, ular ini juga ditemukan di sekitar Curug Cikoleangkak. Namun jika lingkungan berubah, misalnya perubahan luas lantai hutan atau penebangan pohon secara besar-besaran dan mempengaruhi kelembaban zona ekologi ular naga jawa, populasinya akan berkurang atau hilang, kata Deby. Uce Sukendar, Kepala Departemen Konservasi Keanekaragaman Hayati (DKKH) Yayasan Konservasi Sanggabuana (SCF) membenarkan bahwa komodo telah ditemukan di pegunungan Sanggabuana.

 

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad SAW: Sejarah, Tradisi, dan Makna Penting bagi Umat Islam
Tema Hari Pramuka 2026 Resmi, Simak Makna dan Tujuannya
14 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Nasional dan Internasional
Sejarah Bendera Merah Putih, Fakta Menarik di Balik Simbol Kebanggaan Indonesia
Kumpulan Prompt AI HUT ke-81 RI 2026, dari Foto Realistis hingga Poster Merah Putih
Cara Ikut Upacara Kemerdekaan di Istana 17 Agustus 2026, Syarat dan Link Pendaftaran
Upacara HUT RI 81 di Istana Merdeka, Persiapan dan Rangkaian Peringatan Kemerdekaan 2026
Kalender Agustus 2026 Lengkap, Tanggal Merah, Hari Libur, dan Hari Penting

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Sejarah, Tradisi, dan Makna Penting bagi Umat Islam

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Tema Hari Pramuka 2026 Resmi, Simak Makna dan Tujuannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:11 WIB

14 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Sejarah Bendera Merah Putih, Fakta Menarik di Balik Simbol Kebanggaan Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Kumpulan Prompt AI HUT ke-81 RI 2026, dari Foto Realistis hingga Poster Merah Putih

Berita Terbaru

Foto: AI ilustrasi proyek infrastruktur di Kota Parepare yang disorot BPK, nilainya Rp445 juta.

Viral

Wow! 24 Proyek Parepare Masuk Catatan BPK, Ada Rp445 Juta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:10 WIB