Setelah Pencarian 13 Tahun, Rafflesia Hasseltii Ditemukan di Hutan Sumatera

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Pencarian 13 Tahun, Rafflesia Hasseltii Ditemukan di Hutan Sumatera

Redaksiku.com – Setelah pencarian yang memakan waktu lebih dari satu dekade, ilmuwan berhasil menemukan bunga langka Rafflesia hasseltii di kawasan hutan hujan Sumatera Barat.

Penemuan ini bukan hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga mengungkapkan betapa gigihnya tim ilmuwan dalam mencari spesies langka ini selama 13 tahun.

Bunga Rafflesia hasseltii, yang dikenal karena memiliki kelopak bunga berwarna merah darah dengan bercak putih berbentuk bulat di setiap kelopaknya, merupakan salah satu spesies Rafflesia yang paling dicari. Bunga ini telah lama menjadi misteri, dengan keberadaannya yang sangat terbatas, menjadikannya salah satu objek penelitian yang menantang bagi para ilmuwan.

Penemuan itu sendiri terjadi di sebuah lokasi terpencil di pedalaman Sumatera Barat, tepatnya di kawasan hutan hujan yang sulit dijangkau. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram resmi Universitas Oxford (@oxford_uni), terlihat seorang pemandu bernama Septian Andriki atau Deki, yang tidak dapat menahan tangisannya saat menemukan bunga tersebut. Deki mengungkapkan bahwa pencarian ini telah memakan waktu yang sangat panjang, selama 13 tahun. “Selama 13 tahun, saya sangat beruntung,” ujar Deki dengan penuh emosi dalam video tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak sendirian, Deki melakukan perjalanan penuh tantangan itu bersama Dr. Chris Thorogood, Deputy Director and Head of Science di Oxford Botanic Garden and Arboretum. Tim ini berjalan siang dan malam melalui hutan hujan yang lebat untuk akhirnya menemukan spesimen langka Rafflesia hasseltii. Dalam pernyataannya, tim ilmuwan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan dari keluarga, sahabat, dan rekan-rekan yang telah memberikan bantuan selama bertahun-tahun menunggu bunga langka ini untuk mekar.

Pada hari Selasa, 18 November 2025, tim ilmuwan itu akhirnya berhasil menemukan bunga Rafflesia hasseltii di lokasi yang dikenal sebagai Hiring Batang Somi, yang terletak di Kecamatan Sumpur Kudus, Sumatera Barat. Penemuan ini menjadi momen bersejarah bagi dunia ilmu pengetahuan dan konservasi.

Penemuan di Tempat Lain

Pencarian bunga langka ini juga membuahkan hasil di daerah lain. Pada pertengahan tahun ini, ilmuwan kembali menemukan bunga Rafflesia hasseltii di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan, pada Senin, 26 Mei 2025. Penemuan ini terjadi di sebuah hutan yang jauh dari pemukiman warga.

Kepala SPTN 5 BBTNKS, Faried, menjelaskan bahwa bunga tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Bendriansyah yang sedang melakukan patroli mandiri di kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS). “Bunga tersebut mekar di sebuah hutan yang berada sekitar 10 kilometer dari pemukiman warga,” ungkap Faried. Menurutnya, penemuan ini semakin menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya perlindungan dan pemantauan keberagaman hayati, terutama spesies-spesies endemik yang dilindungi seperti Rafflesia hasseltii.

Rafflesia hasseltii yang ditemukan di Tanjung Agung tersebut tumbuh dengan ukuran yang cukup besar. Tinggi bunga mencapai 12 cm, dengan diameter 52 cm dan lebar kelopak 16 cm. Selain itu, panjang jarum bunga tersebut mencapai 15 cm. Faried menambahkan bahwa penemuan ini menandai kali pertama bunga Rafflesia hasseltii mekar di daerah Tanjung Agung. “Penemuan ini menjadi bukti bahwa keterlibatan masyarakat sangat vital dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut,” katanya.

Setelah Pencarian 13 Tahun, Rafflesia Hasseltii Ditemukan di Hutan Sumatera
Setelah Pencarian 13 Tahun, Rafflesia Hasseltii Ditemukan di Hutan Sumatera

Tentang Rafflesia Hasseltii

Rafflesia hasseltii adalah salah satu jenis bunga Rafflesia yang langka dan dilindungi. Bunga ini hanya bisa ditemukan di beberapa lokasi tertentu di Indonesia, terutama di daerah Sumatera dan Kalimantan. Salah satu karakteristik unik dari bunga ini adalah ketergantungannya pada tanaman inang tertentu untuk tumbuh dan berkembang. Karena itu, populasi bunga ini sangat rentan terhadap kerusakan habitat serta ancaman lainnya yang dapat mengganggu kelangsungan hidupnya.

Keberadaan Rafflesia hasseltii yang terbatas menjadikannya salah satu simbol penting dalam upaya konservasi alam di Indonesia. Meskipun penemuan bunga ini memberikan harapan akan kelangsungan spesies langka tersebut, tantangan besar dalam menjaga dan melindungi habitat alami mereka tetap ada. Oleh karena itu, upaya perlindungan dan pemantauan yang lebih intensif perlu dilakukan untuk memastikan bahwa Rafflesia hasseltii dapat terus berkembang biak di alam liar dan tidak punah akibat perubahan lingkungan yang semakin mengancam keberadaannya.

Penemuan bunga Rafflesia hasseltii ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para ilmuwan, tetapi juga memperkuat pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan ilmuwan dalam menjaga kelestarian alam Indonesia, yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIN Dirujak soal Sepatu dan Genteng, Ternyata Punya 9 Kelompok Riset Teknologi Kuantum
Kapan Gerhana Matahari 2026? Jadwal, Jenis, dan Wilayah yang Bisa Melihat
Gerhana Matahari Terbaru, Jadwal, Jenis, dan Fakta Fenomena Langit Langka
Bulan Purnama Terbaru, Jadwal, Fakta Fenomena Langit yang Menarik
Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon
Muhammad Suryadi R Hadirkan Buku Geopolitik, Narasi, Kendali
Arti Dasarian BMKG dan Kondisi Hujan Juli 2026
Jangan Lewatkan! 5 Tips Melihat Hujan Meteor Bootids Dini Hari

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:32 WIB

BRIN Dirujak soal Sepatu dan Genteng, Ternyata Punya 9 Kelompok Riset Teknologi Kuantum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Kapan Gerhana Matahari 2026? Jadwal, Jenis, dan Wilayah yang Bisa Melihat

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Gerhana Matahari Terbaru, Jadwal, Jenis, dan Fakta Fenomena Langit Langka

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:28 WIB

Bulan Purnama Terbaru, Jadwal, Fakta Fenomena Langit yang Menarik

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon

Berita Terbaru

Meriah! Konvoi Merah Putih di Barru, Kapolres Kawal Langsung

Internasional

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:40 WIB

Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar

Pendidikan

5 Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:50 WIB