Kebakaran Pasar Taman Puring Hanguskan Sejumlah Lapak Pedagang, Lebih dari 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api 

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kebakaran Pasar Taman Puring di Jakarta Selatan hanguskan sejumlah lapak pedagang. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi. Kebakaran Pasar Taman Puring di Jakarta Selatan hanguskan sejumlah lapak pedagang. (Foto: Pixabay)

Kebakaran Pasar Taman Puring menjadi sorotan publik sejak api berkobar hebat di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Insiden ini terjadi pada Senin, 28 Juli 2025, saat aktivitas jual beli masih berlangsung dan para pedagang belum sempat menutup lapak.

Kepanikan melanda pasar ketika kobaran api terlihat menyala tinggi, disertai kepulan asap pekat yang menyelimuti area.

Petugas dan warga langsung melakukan evakuasi barang dagangan secara darurat ke halaman sekitar, termasuk ke area Polsek Kebayoran Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi pasar menjadi kacau balau dengan suara teriakan, sirene pemadam, dan langkah kaki yang berlarian menyelamatkan barang berharga.

Dampak Luas Kebakaran Pasar Taman Puring pada Aktivitas Warga dan Transportasi

Ilustrasi. Kebakaran Pasar Taman Puring di Jakarta Selatan hanguskan sejumlah lapak pedagang. (Foto: Pixabay)
Kebakaran Pasar Taman Puring Hanguskan Sejumlah Lapak Pedagang, Lebih dari 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api 

Kebakaran Pasar Taman Puring tidak hanya berdampak pada para pedagang yang kehilangan barang dagangan, namun juga mengguncang aktivitas publik di sekitar lokasi.

Setidaknya 10 mobil pemadam kebakaran telah diturunkan untuk mengendalikan si jago merah yang terus menjalar ke kios-kios di sisi dalam pasar.

Menurut keterangan Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda, proses pemadaman sudah dilakukan sejak pukul 18.10 WIB.

Ia menyebut situasi masih dalam kategori merah karena api cukup sulit dikendalikan akibat struktur bangunan yang padat dan material yang mudah terbakar.

Video-video kebakaran Pasar Taman Puring telah menyebar luas di media sosial dan memperlihatkan kobaran api menjulang tinggi di atas atap pasar.

Evakuasi spontan dilakukan pedagang dengan memindahkan barang ke halaman Polsek Kebayoran Baru yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian.

Banyak pedagang tampak nekat masuk ke area terdampak demi menyelamatkan stok dagangan mereka yang belum terbakar.

Petugas pemadam kebakaran bersama aparat gabungan terus berupaya membuka akses dan memadamkan titik-titik api yang masih menyala.

Sayangnya, hingga malam hari, kebakaran Pasar Taman Puring masih berlangsung dan menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.

Kepulan asap terus membubung ke langit dan menyulitkan petugas di lapangan dalam memadamkan sisa-sisa kobaran.

Salah satu dampak yang paling dirasakan publik dari kebakaran Pasar Taman Puring adalah terganggunya layanan TransJakarta di wilayah Mayestik.

Melalui akun resminya, TransJakarta menyampaikan pengumuman bahwa Koridor 13, terutama rute 13B dan L13E, mengalami keterlambatan.

Halte Mayestik sempat dihentikan sementara karena kondisi di sekitar tidak kondusif untuk dilalui kendaraan umum.

Pramudi TransJakarta bernama Reyhan mengatakan bahwa penghentian dilakukan bukan karena tinggi api, tetapi lebih kepada alasan keamanan penumpang.

Ia menegaskan bahwa selama kondisi belum terkendali, penumpang disarankan untuk menggunakan jalur bawah tanah atau alternatif lainnya.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana kebakaran Pasar Taman Puring ikut memengaruhi sektor transportasi dan aktivitas warga.

Beberapa pengguna transportasi umum terpaksa turun di halte sebelumnya dan berjalan kaki menuju tujuan karena jalur tertutup.

Warga yang tinggal di sekitar pasar juga terdampak akibat kepulan asap yang mengganggu pernapasan dan membuat udara di area padat.

Beberapa toko sekitar yang tidak terbakar pun memilih menutup lebih awal karena kekhawatiran akan merambatnya api.

Kondisi tersebut memperparah kemacetan di sekitar Kebayoran Baru, terutama ruas jalan yang bersinggungan langsung dengan Pasar Taman Puring.

Proses Pemadaman Kebakaran Pasar Taman Puring dan Penyelidikan Awal

Hingga pukul 19.30 WIB, tercatat lebih dari 10 unit mobil damkar telah dikerahkan untuk mengatasi kebakaran Pasar Taman Puring.

Petugas pemadam bekerja tanpa henti di tengah kondisi gelap dan minim visibilitas karena asap masih menutupi area sekitar pasar.

Menurut call center Damkar Kebayoran Baru, kebakaran memang terjadi tepat di area pasar, bukan di toko luar atau bangunan sekitar.

Penyebab kebakaran Pasar Taman Puring masih belum bisa dipastikan, dan investigasi oleh tim forensik kebakaran sedang disiapkan.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar karena banyak lapak hangus total.

Kebakaran Pasar Taman Puring diduga bermula dari bagian tengah pasar yang memiliki banyak kios elektronik dan tekstil.

Bahan-bahan mudah terbakar seperti pakaian, plastik, dan kabel listrik mempermudah api menjalar cepat ke sisi lain pasar.

Kondisi ini diperparah dengan angin sore yang cukup kencang dan membuat api semakin liar dalam waktu singkat.

Beberapa saksi mata mengatakan sempat terdengar letupan kecil sebelum api membesar, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Pihak Damkar dan polisi saat ini masih fokus pada proses pemadaman dan pengamanan area agar warga tidak mendekat secara sembarangan.

Penanganan Pasca Kebakaran Pasar Taman Puring dan Imbauan Pemerintah

Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah mengerahkan aparat untuk menjaga ketertiban dan menutup akses ke lokasi kebakaran Pasar Taman Puring.

Langkah ini diambil agar warga tidak berkerumun dan tidak menghambat kerja tim pemadam maupun evakuasi barang pedagang.

Selain itu, Dinas Sosial juga diminta bersiaga untuk menyiapkan bantuan darurat bagi pedagang yang kehilangan seluruh lapaknya.

Langkah awal ini mencakup pendataan korban terdampak dan penyaluran bantuan logistik serta tempat penampungan sementara.

Pihak kelurahan dan kecamatan turut membantu evakuasi dan pengumpulan data dari para pedagang yang lapaknya terdampak api.

Kebakaran Pasar Taman Puring kembali mengingatkan pentingnya sistem proteksi kebakaran di area publik yang padat seperti pasar tradisional.

Sarana pendukung seperti hidran, alat pemadam api ringan, dan jalur evakuasi harus tersedia dan diperiksa rutin agar siap saat dibutuhkan.

Diperlukan pula pelatihan bagi pedagang agar bisa bereaksi cepat saat terjadi musibah seperti kebakaran ini.

Upaya mitigasi yang baik akan membantu memperkecil risiko kerugian serta mempercepat proses penyelamatan di area padat manusia.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan solusi agar insiden seperti ini tidak terulang di kemudian hari.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB