Indonesia U20 vs Malaysia U20 Berakhir 0-0, Garuda Muda Gagal Menang di Kualifikasi Piala Asia

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia U20 vs Malaysia U20 Berakhir 0-0, Garuda Muda Gagal Menang di Kualifikasi Piala Asia

Indonesia U20 vs Malaysia U20 Berakhir 0-0, Garuda Muda Gagal Menang di Kualifikasi Piala Asia

Redaksiku.com – Timnas Indonesia U20 harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia U20 pada laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027.

Pertandingan yang berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Senin (31/8/2026) tersebut berjalan ketat sejak menit awal. Indonesia tampil agresif dengan beberapa peluang berbahaya, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit akhir dibunyikan.

Hasil imbang ini membuat Indonesia U20 dan Malaysia U20 sama-sama mengoleksi 1 poin dari pertandingan pertama Grup H. Sementara itu, posisi puncak grup sementara ditempati Australia U20 setelah meraih kemenangan atas tuan rumah Laos.

Nova Arianto Turunkan Skuad Terbaik Hadapi Malaysia

Pelatih Timnas Indonesia U20 Nova Arianto menurunkan komposisi pemain yang mengandalkan keseimbangan antara pengalaman dan pemain muda potensial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia menggunakan skema tiga bek dengan Dafa Al Gasemi sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi oleh I Putu Panji, Ibrah Ohorella, dan Al Gazani Dwi Sugandi.

Di sektor tengah, Nova mengandalkan Amar Brkic, Fabio Azka Irawan, Muhammad Isfandyar, dan Nazriel Alfaro, sementara lini depan dipercayakan kepada Reno Salampessy, Theodore Evan, dan Arkhan Kaka.

Komposisi tersebut menunjukkan ambisi Garuda Muda untuk mendapatkan kemenangan sejak laga pertama, mengingat persaingan Grup H cukup berat dengan kehadiran Australia dan Malaysia.

Indonesia Dominan, tetapi Kesulitan Pecah Pertahanan Malaysia

Sejak pertandingan dimulai, Indonesia berusaha mengambil inisiatif serangan.

Arkhan Kaka dan rekan-rekannya beberapa kali mencoba menekan pertahanan Malaysia melalui kombinasi permainan cepat dan serangan dari sisi lapangan.

Peluang pertama Indonesia hadir melalui Nazriel Alfaro Syahdan, namun tendangannya masih belum menemui sasaran. Beberapa peluang lain juga tercipta, tetapi lini belakang Malaysia tampil disiplin menjaga area pertahanan.

Malaysia U20 yang dilatih Ong Kim Swee memilih pendekatan lebih bertahan dengan mengandalkan organisasi permainan yang rapat dan serangan balik cepat.

Strategi tersebut cukup efektif karena mampu membuat para pemain Indonesia kesulitan menciptakan peluang bersih.

Peluang Emas Terbuang di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan intensitas serangan.

Garuda Muda beberapa kali berhasil masuk ke area pertahanan Malaysia, tetapi masalah penyelesaian akhir kembali menjadi hambatan utama.

Salah satu peluang terbaik Indonesia terjadi ketika pemain mendapatkan kesempatan mencetak gol dari jarak dekat, tetapi bola masih gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Malaysia juga memiliki beberapa peluang melalui skema serangan balik, namun penjaga gawang dan pertahanan Indonesia mampu mengantisipasi ancaman tersebut.

Hingga pertandingan berakhir, kedua tim tetap tidak mampu mencetak gol dan harus menerima hasil imbang.

Indonesia U20 vs Malaysia U20 Berakhir 0-0, Garuda Muda Gagal Menang di Kualifikasi Piala Asia
Indonesia U20 vs Malaysia U20 Berakhir 0-0, Garuda Muda Gagal Menang di Kualifikasi Piala Asia

Hasil Imbang Jadi Evaluasi Nova Arianto

Usai pertandingan, hasil 0-0 menjadi catatan penting bagi Nova Arianto.

Secara permainan, Indonesia mampu menunjukkan dominasi dan menciptakan peluang, tetapi efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah.

Dalam turnamen dengan format kualifikasi, kehilangan dua poin pada laga awal dapat memberikan tekanan tambahan karena setiap pertandingan memiliki pengaruh besar terhadap peluang lolos.

Indonesia harus segera memperbaiki aspek penyelesaian akhir sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Persaingan Grup H Semakin Ketat

Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 dihuni oleh:

  • Indonesia U20
  • Malaysia U20
  • Australia U20
  • Laos U20

Australia menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengawali kompetisi dengan kemenangan setelah mengalahkan Laos.

Sementara Indonesia dan Malaysia harus berbagi poin setelah duel tanpa gol.

Dengan format kualifikasi, Indonesia membutuhkan hasil positif pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang lolos ke putaran final.

Laga Berikutnya Indonesia Hadapi Laos U20

Setelah bermain imbang melawan Malaysia, Timnas Indonesia U20 dijadwalkan menghadapi Laos U20 pada pertandingan berikutnya.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Nova Arianto untuk meraih kemenangan pertama sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Grup H.

Pertandingan terakhir fase grup kemudian akan mempertemukan Indonesia dengan lawan berat, yaitu Australia U20.

Garuda Muda Masih Punya Peluang Besar

Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang melawan Malaysia belum menutup peluang Indonesia untuk lolos.

Perjalanan kualifikasi masih panjang dan peluang tetap terbuka selama Garuda Muda mampu tampil konsisten pada pertandingan berikutnya.

Namun, satu hal yang menjadi perhatian adalah efektivitas serangan.

Indonesia memiliki kemampuan menciptakan peluang, tetapi harus meningkatkan kualitas penyelesaian akhir agar tidak kembali kehilangan poin penting.

Pertandingan melawan Malaysia menjadi pengingat bahwa di level Asia, dominasi permainan saja tidak cukup. Ketajaman di depan gawang menjadi faktor penentu dalam perjalanan menuju Piala Asia U20 2027.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Dept Olahraga

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Premier League 2026/27 Resmi Bergulir, Arsenal Jadi Target Utama Para Rival
Drawing UCL Terbaru, Ini yang Ditunggu Fans dari Undian Liga Champions
Ramon Tanque Jadi Sorotan Bobotoh, Kenapa Namanya Hilang dari Persib Bandung?
Cristian Romero Tinggalkan Tottenham, Atletico Madrid Capai Kesepakatan Rp700 Miliar
Megawati Hangestri Pertiwi Siap Memulai Babak Baru di Liga Voli Korea
Merdeka Run 2026 Siap Ramaikan Jakarta, Cek Jadwal, Lokasi, Rute, dan Status Tiket Terbaru
Putri KW Tak Mau Lagi Cuma Perunggu, Kini Bidik Gelar Juara Dunia 2026
Persebaya Juara, Rachmat Irianto Tak Ikut Pesta dan Kirim Pesan Haru untuk Mendiang Ayah

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:49 WIB

Indonesia U20 vs Malaysia U20 Berakhir 0-0, Garuda Muda Gagal Menang di Kualifikasi Piala Asia

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Premier League 2026/27 Resmi Bergulir, Arsenal Jadi Target Utama Para Rival

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Drawing UCL Terbaru, Ini yang Ditunggu Fans dari Undian Liga Champions

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Ramon Tanque Jadi Sorotan Bobotoh, Kenapa Namanya Hilang dari Persib Bandung?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Cristian Romero Tinggalkan Tottenham, Atletico Madrid Capai Kesepakatan Rp700 Miliar

Berita Terbaru

Foto : redaksiku.com. Debu menyelimuti Jalan Doi-Doi–Wanawaru–Barang hingga warga harus menyiramnya setiap hari.

Viral

Proyek Mandek, Utang Warung Ikut Nyangkut. Ada-Ada Saja!

Selasa, 1 Sep 2026 - 09:05 WIB

Foto: AKP Herman menyampaikan pesan kepada siswa SMKN 1 Barru.

Pendidikan

Polisi Masuk Sekolah, Siswa SMKN 1 Barru Dapat Pesan Ini

Selasa, 1 Sep 2026 - 08:54 WIB

Foto: AKP Herman bersama personel Satlantas memasang spanduk di Pancana.

Internasional

Pancana Rawan Laka, Satlantas Barru Pasang Spanduk

Selasa, 1 Sep 2026 - 08:48 WIB