Ia meminta maaf kepada wartawan dan organisasi pers serta menyatakan situasi ketika itu berlangsung dalam kondisi emosional. Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah PWI dan Dewan Pers memberikan tanggapan terhadap ucapannya.
PWI menyatakan menghargai dan menerima permintaan maaf tersebut. Namun, organisasi itu tetap meminta proses hukum berjalan.
Perwakilan PWI telah memberikan keterangan sebagai saksi pelapor serta menyerahkan bukti berupa video, transkrip percakapan, dan sejumlah tautan kepada penyidik Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Artinya, permintaan maaf dan proses hukum merupakan dua hal berbeda. Perdamaian dapat menjadi pertimbangan dalam penyelesaian perkara, tetapi kelanjutan penanganannya bergantung pada ketentuan hukum, penyidik, pelapor, dan hasil pemeriksaan.
Hotman Siap Memenuhi Panggilan Polisi
Hotman menyatakan tidak khawatir menghadapi laporan yang dibuat organisasi wartawan.
Ia menegaskan akan memenuhi panggilan apabila penyidik Polda Metro Jaya meminta dirinya memberikan keterangan. Hotman juga membantah mempunyai maksud menghina seluruh wartawan atau lembaga pers.
Menurut Hotman, pernyataan yang dipersoalkan terjadi dalam komunikasi dengan seorang wartawan secara individual saat konferensi pers.
Penjelasan tersebut merupakan posisi Hotman sebagai terlapor. Penyidik masih perlu memeriksa pelapor, terlapor, rekaman peristiwa, saksi, dan unsur hukum sebelum menentukan kelanjutan perkara.
Dua Masalah yang Perlu Dipisahkan
Pengunduran diri Hotman dari tim hukum Febrie dan laporan organisasi wartawan merupakan dua persoalan berbeda.
Hotman menyatakan pengunduran dirinya murni disebabkan kondisi kesehatan serta kebutuhan menjalani pengobatan. Belum ditemukan keterangan terverifikasi yang menyatakan keputusan mundur diambil karena laporan polisi dari PWI.
Laporan organisasi wartawan berhubungan dengan ucapan Hotman saat memberikan keterangan kepada media.
Sementara itu, pengunduran diri berhubungan dengan hubungan profesional antara pengacara dan klien serta kemampuan fisik Hotman untuk melanjutkan pendampingan.
Kedua peristiwa memang terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan dan berawal dari perkara Febrie, tetapi tidak boleh langsung dianggap mempunyai hubungan sebab-akibat tanpa bukti.
Kondisi Kesehatan Menjadi Prioritas
Hotman selama ini dikenal mempunyai aktivitas yang padat sebagai pengacara, pembawa acara, pengusaha, dan figur publik.
Dalam pernyataan terbarunya, ia menekankan bahwa kondisi setelah operasi membuat dirinya harus membatasi pekerjaan. Ia memilih menjalani pengobatan daripada mengambil risiko kesehatan yang lebih berat.
Keputusan mundur juga memperlihatkan bahwa perkara hukum besar membutuhkan kesiapan fisik dan mental dari tim pengacara.
Advokat perlu mempelajari dokumen dalam jumlah besar, menghadiri pemeriksaan, berkomunikasi dengan klien, menyiapkan saksi dan ahli, serta menyusun strategi apabila perkara dilimpahkan ke pengadilan.
Hotman belum menjelaskan berapa lama proses pengobatan akan berlangsung atau kapan dirinya dapat kembali menjalani aktivitas hukum secara penuh.
Siapa Hotman Paris?
Hotman Paris Hutapea adalah advokat, pembawa acara, dan pengusaha Indonesia yang dikenal menangani berbagai perkara korporasi maupun kasus figur publik.
Ia lahir pada 20 Oktober 1959 dan mendirikan firma hukum Hotman Paris & Partners. Latar belakang profesionalnya banyak berkaitan dengan hukum bisnis, kepailitan, keuangan internasional, litigasi komersial, dan perkara pidana yang mendapat perhatian publik.
Selain karier hukum, Hotman dikenal melalui program televisi dan layanan konsultasi hukum yang mempertemukannya dengan masyarakat.
Gaya berbusana mencolok, koleksi cincin, kendaraan mewah, dan cara berbicara yang lugas membuatnya menjadi salah satu pengacara paling dikenal di Indonesia.
Kronologi Singkat Perkembangan Hotman Paris
| Tanggal | Perkembangan |
|---|---|
| 17 Juli 2026 | Hotman mendampingi pemeriksaan Febrie di Kejaksaan Agung |
| 17 Juli 2026 | Pernyataan Hotman kepada wartawan memicu polemik |
| 20 Juli 2026 | Hotman menyampaikan permintaan maaf |
| 20 Juli 2026 | PWI melaporkan Hotman ke Polda Metro Jaya |
| 22 Juli 2026 | PWI diperiksa sebagai saksi pelapor dan menyerahkan bukti |
| 23 Juli 2026 | Hotman mengumumkan mundur sebagai pengacara Febrie |
| 24 Juli 2026 | Hotman menyebut perkara Febrie sebagai “the dream case” |
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa kabar mengenai Hotman dalam sepekan terakhir berkembang dengan cepat, mulai dari pendampingan perkara besar, polemik dengan wartawan, laporan polisi, hingga pengunduran diri karena kesehatan.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Perhatian publik berikutnya tertuju pada tiga perkembangan.
Pertama, siapa pengacara yang akan menggantikan Hotman dalam tim hukum Febrie. Hotman menyebut banyak advokat tertarik, tetapi belum ada pengumuman resmi mengenai susunan tim baru.
Kedua, kelanjutan pemeriksaan Febrie oleh Kejaksaan Agung. Penyidik kembali menjadwalkan pemanggilan pada 24 Juli setelah pemeriksaan sebelumnya tidak dihadiri karena alasan kesehatan.
Ketiga, penanganan laporan organisasi wartawan di Polda Metro Jaya. Hotman telah menyatakan siap hadir, sedangkan PWI telah memberikan keterangan dan menyerahkan bukti awal kepada penyidik.
Belum ada kepastian mengenai hasil dari ketiga proses tersebut. Informasi baru perlu menunggu pengumuman resmi tim hukum, Kejaksaan Agung, dan Polda Metro Jaya.
Kesimpulan
Hotman Paris mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah karena kondisi kesehatannya belum pulih setelah menjalani operasi saraf kejepit.
Ia harus melanjutkan pengobatan di Singapura dan mengaku khawatir kesehatannya semakin buruk apabila tetap menangani perkara besar tersebut.
Febrie sempat meminta Hotman bertahan setidaknya sampai persidangan dimulai. Namun, Hotman akhirnya tetap memilih mundur.
Dalam pernyataan pada 24 Juli 2026, ia menyebut perkara Febrie sebagai the dream case dan mengatakan banyak pengacara berminat bergabung dalam tim pembela.
Pengunduran diri Hotman tidak menghentikan penyidikan perkara Febrie. Kejaksaan Agung kembali menjadwalkan pemeriksaan dalam pengembangan dugaan tindak pidana pencucian uang.
Hotman juga sedang menghadapi laporan dari organisasi wartawan atas dugaan penghinaan. Ia telah meminta maaf dan menyatakan siap memenuhi panggilan polisi, sementara PWI tetap meminta proses hukum berjalan.
FAQ Hotman Paris
Apa berita terbaru Hotman Paris?
Hotman Paris mundur sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah dan menyebut perkara mantan Jampidsus tersebut sebagai the dream case.
Mengapa Hotman Paris mundur?
Ia mengaku harus fokus menjalani pengobatan dan pemulihan setelah operasi saraf kejepit.
Kapan Hotman mengumumkan pengunduran dirinya?
Pengunduran diri diumumkan pada Kamis, 23 Juli 2026.
Apakah Hotman mundur karena perkara Febrie sulit?
Hotman membantah mundur karena substansi perkara. Ia menyebut alasannya murni berkaitan dengan kesehatan.
Apa respons Febrie Adriansyah?
Menurut Hotman, Febrie sempat meminta dirinya tidak terlalu cepat mundur dan berharap ia bertahan sampai persidangan.
Siapa pengganti Hotman sebagai pengacara Febrie?
Belum ada pengumuman resmi mengenai pengacara utama yang menggantikannya.
Apa maksud “the dream case”?
Istilah tersebut digunakan Hotman untuk menggambarkan perkara besar dan kompleks yang dinilai menarik bagi banyak pengacara.
Apakah perkara Febrie berhenti setelah Hotman mundur?
Tidak. Proses penyidikan tetap berlangsung dan Febrie dapat menunjuk pengacara lain.
Mengapa Hotman Paris dilaporkan ke polisi?
PWI melaporkannya atas dugaan ucapan yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung.
Apakah Hotman sudah meminta maaf?
Ya. Hotman telah menyampaikan permintaan maaf, tetapi PWI menyatakan proses hukum tetap dilanjutkan.
Apakah Hotman akan memenuhi panggilan polisi?
Hotman menyatakan siap hadir apabila dipanggil penyidik.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.