Gagal Total! Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya Digagalkan Satgas Ops Damai Cartenz 2025

- Penulis

Minggu, 9 Maret 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Ops Damai Cartenz-2025 gagalkan penyelundupan senjata ke KKB di Puncak Jaya. (Foto: Dok. TBN Polri)

Satgas Ops Damai Cartenz-2025 gagalkan penyelundupan senjata ke KKB di Puncak Jaya. (Foto: Dok. TBN Polri)

Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 berhasil menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga kuat akan dikirimkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya.

Operasi ini membuktikan bahwa upaya kelompok bersenjata untuk memperkuat persenjataannya masih terus terjadi.

Penangkapan ini juga menjadi bukti keseriusan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas di Papua.

Berdasarkan hasil pemantauan intelijen sejak awal Maret 2025, diketahui bahwa ada pergerakan senjata dari Jayapura menuju Puncak Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi pun dilakukan, hingga akhirnya seorang tersangka utama bernama Yuni Enumbi berhasil diamankan.

Selain itu, dua orang lainnya yang berperan sebagai sopir dan helper lajuran juga ikut diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Penangkapan Jaringan Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya

Satgas Ops Damai Cartenz-2025 gagalkan penyelundupan senjata ke KKB di Puncak Jaya. (Foto: Dok. TBN Polri)
Gagal Total! Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya Digagalkan Satgas Ops Damai Cartenz 2025

Pada 6 Maret 2025, tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 berhasil mencegat dan menangkap Yuni Enumbi di KM 76, Kabupaten Keerom.

Selain Yuni, dua orang lainnya yang turut diamankan adalah Yudhi Kalalo selaku sopir lajuran dan Matius Payokwa sebagai helper lajuran.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan berbagai jenis senjata api, amunisi, dan perlengkapan lainnya yang diduga kuat akan dikirimkan kepada KKB di Puncak Jaya.

Penyelundupan senjata ke KKB Puncak Jaya ini pun berhasil digagalkan berkat kerja sama antara intelijen dan tim di lapangan.

Barang Bukti Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya

Dalam operasi ini, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya:

Senjata dan amunisi:

2 pucuk senjata laras panjang yang belum terangkai.

4 pucuk pistol G2 Pindad.

632 butir amunisi kaliber 5,56 mm.

250 butir amunisi kaliber 9 mm.

1 pucuk senapan angin beserta perlengkapannya.

Barang lainnya:

1 unit air compressor bertuliskan United Waran Biru yang diduga sebagai tempat penyimpanan senjata.

1 unit handphone Vivo Y19S.

1 buah pompa dan 1 tas angin.

Beberapa tas berisi identitas diri serta kartu ATM.

Uang tunai:

 

Rp369.600.000 yang diduga terkait transaksi jual beli senjata ilegal.

Pengakuan Tersangka dan Penyelidikan Lanjutan

Dalam pemeriksaan awal, Yuni Enumbi mengakui bahwa senjata tersebut dibeli dari luar Papua dengan harga Rp1,3 miliar. Senjata ini rencananya akan disalurkan kepada KKB di Puncak Jaya untuk memperkuat persenjataan mereka. Sementara itu, sopir dan helper yang ikut diamankan mengklaim tidak mengetahui isi muatan yang mereka bawa.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk menelusuri jaringan pemasok senjata ini. Polisi menduga masih ada pihak lain yang terlibat dalam penyelundupan senjata ke KKB Puncak Jaya.

Pernyataan Resmi Satgas Operasi Damai Cartenz 2025

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa operasi ini bukan akhir dari penyelidikan. Pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam penyelundupan senjata ke KKB Puncak Jaya.

“Keberhasilan ini adalah langkah awal dalam mengungkap jaringan pemasok senjata ilegal ke KKB. Kami akan terus bekerja untuk memberantas peredaran senjata ilegal di Papua,” ujar Kombes Yusuf pada Minggu, 9 Maret 2025.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam operasi ini.

“Alhamdulillah, kami berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata yang sangat berbahaya ini. Ini membuktikan bahwa kami tidak akan memberi ruang bagi kelompok bersenjata untuk memperoleh senjata ilegal,” tegasnya.

Upaya Mencegah Penyelundupan Senjata ke KKB Puncak Jaya

Keberhasilan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 dalam menggagalkan penyelundupan senjata ke KKB Puncak Jaya menjadi bukti nyata bahwa aparat keamanan terus bekerja untuk menjaga stabilitas di Papua.

Namun, aparat juga menyadari bahwa ancaman penyelundupan senjata masih terus berlangsung.

Pihak kepolisian dan TNI akan terus meningkatkan pengawasan serta memperketat jalur distribusi senjata ilegal agar tidak jatuh ke tangan kelompok kriminal bersenjata.

Dukungan dari masyarakat juga sangat diperlukan dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di wilayah mereka.

Dengan penggagalan penyelundupan ini, diharapkan situasi keamanan di Papua semakin kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa ancaman dari kelompok bersenjata.

Operasi seperti ini akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada celah bagi KKB dalam mendapatkan persenjataan ilegal.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa aparat keamanan tidak akan tinggal diam terhadap upaya penyelundupan senjata ke KKB Puncak Jaya.

Operasi pengamanan akan terus diperkuat demi menjaga stabilitas dan keselamatan masyarakat Papua.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apakah September 2026 Ada Tanggal Merah dan Libur Nasional? Cari Tahu di Sini ‎
Wanita Mabuk Pengemudi Outlander Maut Jadi Sorotan, Keluarga Korban Minta Keadilan
Eugene Panji Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Kehilangan Sineas Kreatif
Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak
‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan
Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya
‎10 Cara Mencegah Kebakaran Hutan, Ini Langkah Sederhana yang Bisa Dilakukan agar Tidak Meluas
Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Apakah September 2026 Ada Tanggal Merah dan Libur Nasional? Cari Tahu di Sini ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Eugene Panji Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Kehilangan Sineas Kreatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Bantuan Gempa NTT Rp200 Miliar Dikucurkan Presiden Prabowo, Ini Rincian Dana untuk Daerah Terdampak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

‎10 Drama Mirip Agent Kim Reactivated dengan Aksi Seru dan Cerita Menegangkan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Artis Revaldo Fifaldi Tersandung Kasus Narkoba Lagi, Ini Pasal yang Menjeratnya

Berita Terbaru

Tanda Seseorang Sudah Menyia-nyiakan Masa Muda

Life Style

5 Tanda Seseorang Sudah Menyia-nyiakan Masa Muda

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:21 WIB