Epstein Files Terbaru Dibuka: Jejak Trump, Eks Pangeran Andrew, hingga Elite Global Terungkap

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Epstein Files Terbaru Dibuka: Jejak Trump, Eks Pangeran Andrew, hingga Elite Global Terungkap

Epstein Files Terbaru Dibuka: Jejak Trump, Eks Pangeran Andrew, hingga Elite Global Terungkap

Redaksiku.com – Pemerintah Amerika Serikat kembali mengguncang publik internasional dengan membuka jutaan dokumen terkait kasus kejahatan seksual anak yang melibatkan Jeffrey Epstein.

Pengungkapan arsip ini menjadi salah satu rilis dokumen terbesar yang pernah dilakukan Departemen Kehakiman AS (DOJ), menyusul diberlakukannya undang-undang transparansi arsip federal pada tahun lalu.

Dokumen tersebut memuat korespondensi pribadi, catatan keuangan, hingga laporan intelijen yang memperlihatkan bahwa sejumlah tokoh berpengaruh dunia masih menjalin relasi dengan Epstein, bahkan setelah ia dinyatakan bersalah atas kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.

Jeffrey Epstein, yang dikenal sebagai mantan pengelola keuangan kalangan elite, divonis pada 2008 atas kejahatan seksual terhadap anak di Florida. Ia kemudian kembali ditahan pada 2019 atas dakwaan federal baru, sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di sel penjara Manhattan. Otoritas menyatakan Epstein tewas bunuh diri, meski kematiannya terus memicu spekulasi hingga kini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein sekaligus sosialita asal Inggris, saat ini menjalani hukuman 20 tahun penjara di Amerika Serikat atas perannya dalam perdagangan seks anak.

Relasi Tokoh Dunia Terbuka Kembali

Arsip terbaru yang dirilis DOJ mengungkap keterkaitan Epstein dengan berbagai figur ternama, mulai dari politisi, bangsawan Eropa, pengusaha teknologi, hingga pemilik klub olahraga besar. Dokumen ini tidak serta-merta membuktikan keterlibatan pidana semua nama yang disebut, namun menunjukkan pola hubungan yang terus berlanjut pasca-vonis Epstein.

Salah satu sorotan terbesar tertuju pada Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor, adik Raja Charles III, yang sebelumnya telah dicopot dari berbagai peran kerajaan akibat skandal Epstein.

Undangan ke Istana Buckingham

Email yang baru dipublikasikan menunjukkan bahwa Pangeran Andrew mengundang Epstein ke Istana Buckingham setelah Epstein menyelesaikan masa tahanan rumahnya. Dalam korespondensi tersebut, Andrew menyebutkan kemungkinan makan malam dengan tingkat privasi tinggi.

Dalam salah satu email, Andrew menulis bahwa mereka dapat bertemu di Buckingham Palace dengan jaminan kerahasiaan. Dua hari kemudian, ia kembali mengirim pesan yang menyatakan kesiapannya menerima kunjungan Epstein bersama siapa pun yang ia bawa.

Belum ada konfirmasi apakah pertemuan itu benar-benar terjadi. Namun, sekitar tiga bulan setelah korespondensi tersebut, Andrew dan Epstein tertangkap kamera sedang berjalan bersama di Central Park, New York. Sebelumnya, Andrew mengklaim kunjungan ke Amerika Serikat kala itu bertujuan untuk memutus hubungan secara langsung dengan Epstein.

Dokumen juga mengungkap bahwa Epstein sempat menawarkan Andrew pertemuan dengan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun yang ia gambarkan sebagai sosok cerdas dan menarik. Andrew merespons tawaran tersebut dengan menyatakan ketertarikannya.

Epstein Files Terbaru Dibuka: Jejak Trump, Eks Pangeran Andrew, hingga Elite Global Terungkap
Epstein Files Terbaru Dibuka: Jejak Trump, Eks Pangeran Andrew, hingga Elite Global Terungkap

Peran Sarah Ferguson

Nama Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, juga muncul dalam dokumen. Dalam sebuah email tahun 2009, Ferguson menyebut Epstein sebagai saudara yang selalu saya inginkan.

Email tersebut dikirim setahun setelah Epstein divonis bersalah. Ferguson menyinggung kedekatan Epstein dengan dirinya dan kedua putrinya, Putri Beatrice dan Putri Eugenie. Tidak ada bukti yang memastikan apakah pertemuan itu berlangsung saat Epstein berada dalam tahanan rumah.

Ferguson juga diketahui menerima bantuan finansial sekitar 15.000 poundsterling dari Epstein untuk melunasi utang. Meski pada 2011 ia menyebut hubungannya dengan Epstein sebagai kesalahan besar, email pribadi menunjukkan ia sempat kembali berkomunikasi dan meminta maaf kepadanya.

Dana Mengalir ke Lingkaran Politik Inggris

Dokumen DOJ juga mencatat bahwa Epstein mengirim 10.000 poundsterling kepada Reinaldo Avila da Silva, pasangan dari Lord Peter Mandelson, seorang tokoh penting Partai Buruh Inggris. Dana tersebut disebut digunakan untuk membiayai pendidikan osteopati.

Dalam korespondensi lain, Mandelson bahkan meminta izin menginap di salah satu properti Epstein ketika Epstein menjalani hukuman yang memungkinkan ia bekerja di siang hari dan kembali ke sel pada malam hari.

Mandelson mengakui kesalahannya mempertahankan hubungan dengan Epstein, namun menegaskan tidak pernah terlibat dalam kejahatan apa pun. Ia kehilangan jabatannya sebagai duta besar Inggris untuk Amerika Serikat setelah terungkap masih memberikan pesan dukungan kepada Epstein pasca-vonis.

Nama Donald Trump Masuk Laporan FBI

Nama Donald Trump juga muncul ratusan kali dalam dokumen, terutama dalam laporan yang diterima FBI melalui National Threat Operations Center. Laporan-laporan tersebut berisi tuduhan pelecehan seksual yang mengaitkan Trump dengan Epstein dan tokoh lain.

Trump secara konsisten membantah semua tuduhan tersebut. Ia mengakui pernah mengenal Epstein, namun menegaskan hubungan mereka memburuk jauh sebelum Epstein dipenjara.

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa sebagian dokumen berisi klaim tidak berdasar yang masuk ke FBI menjelang Pemilu 2020. DOJ menyatakan tuduhan terhadap Trump dalam laporan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang valid.

Elon Musk dan Pulau Epstein

Pengusaha teknologi Elon Musk juga disebut dalam dokumen melalui korespondensi dengan Epstein pada 2012 dan 2013. Dalam salah satu email, Musk menanyakan waktu terbaik untuk pesta di pulau milik Epstein.

Tidak ada bukti bahwa Musk pernah mengunjungi pulau tersebut. Musk menegaskan melalui platform X bahwa klaim ia merencanakan kunjungan lanjutan pada 2014 adalah tidak benar.

Email Bernuansa Seksual Tokoh Olimpiade LA

Nama Casey Wasserman, Ketua Komite Olimpiade Los Angeles, muncul dalam email bernuansa seksual yang dikirim kepada Ghislaine Maxwell. Dalam salah satu pesan, Wasserman menyinggung fantasi seksual secara eksplisit.

Wasserman mengaku menyesali korespondensi tersebut dan menegaskan komunikasi itu terjadi jauh sebelum kejahatan Maxwell dan Epstein terungkap ke publik.

Pengacara Epstein dan Negosiasi Terakhir

Dokumen juga mengungkap bahwa kurang dari dua pekan sebelum kematian Epstein, tim pengacaranya bertemu dengan jaksa federal Manhattan untuk membahas kemungkinan kerja sama dan penyelesaian hukum.

Memo internal FBI menunjukkan bahwa negosiasi tersebut masih berlangsung hanya beberapa hari sebelum Epstein ditemukan tewas di selnya, menambah lapisan misteri dalam salah satu kasus kriminal paling kontroversial abad ini.

Implikasi Global

Rilis dokumen Epstein Files terbaru menegaskan bahwa jaringan relasi Epstein menjangkau lingkaran kekuasaan global, meski tidak semua nama yang tercantum terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Bagi publik dan penegak hukum, dokumen ini memperkuat pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam memisahkan antara fakta hukum, dugaan, dan relasi sosial, terutama ketika menyangkut figur publik berpengaruh.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih
Pangkalan Militer Jadi Sorotan Saat AS Perkuat Hubungan Pertahanan dengan ASEAN
Tak Mau Warga Cemas, Kapolres Barru Cek Ketersediaan Air
Polres Barru Siaga Karhutla, Kapolres Minta Patroli Diperkuat
Jalan Kena ‘Palang’ Pohon, Polisi Pujananting Langsung Gercep!
Pilot Lolos dari KLIA Bawa 26 Kg Narkoba, Menteri Malaysia Bela Scanner Bandaranya
Inflasi Pabrik China Turun Tajam, Efek Lonjakan Harga Minyak Mulai Mereda
Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Pangkalan Militer Jadi Sorotan Saat AS Perkuat Hubungan Pertahanan dengan ASEAN

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Tak Mau Warga Cemas, Kapolres Barru Cek Ketersediaan Air

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Polres Barru Siaga Karhutla, Kapolres Minta Patroli Diperkuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Jalan Kena ‘Palang’ Pohon, Polisi Pujananting Langsung Gercep!

Berita Terbaru

Meriah! Konvoi Merah Putih di Barru, Kapolres Kawal Langsung

Internasional

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:40 WIB