Redaksiku.com – Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang Muhammad Dimas Drajad pada Rabu, 15 Juli 2026.
Pemain kelahiran Gresik tersebut tidak lagi menjadi bagian dari skuad Pangeran Biru untuk menghadapi musim 2026/2027.
Keputusan Dimas Drajad keluar Persib diambil setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim 2025/2026. Manajemen klub memutuskan tidak menawarkan perpanjangan kontrak berdasarkan evaluasi dan rekomendasi tim pelatih.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan Dimas tidak masuk dalam proyeksi teknis Persib untuk musim mendatang. Klub kemudian memilih mengakhiri kebersamaan yang telah berlangsung selama dua musim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Persib Resmi Berpisah dengan Dimas Drajad
Pengumuman perpisahan disampaikan melalui laman resmi Persib pada 15 Juli 2026.
Manajemen menerangkan bahwa kontrak Dimas telah selesai bersamaan dengan berakhirnya musim 2025/2026. Keputusan untuk tidak memperpanjang kerja sama merupakan bagian dari penyusunan komposisi tim menghadapi kompetisi baru.
Persib menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan kontribusi Dimas selama berada di Bandung.
Klub juga mengakui perannya dalam perjalanan bersejarah ketika Persib menjuarai Liga 1 musim 2024/2025.
Berikut ringkasan status terbarunya:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Muhammad Dimas Drajad |
| Tempat dan tanggal lahir | Gresik, 30 Maret 1997 |
| Posisi | Penyerang |
| Bergabung dengan Persib | Awal musim 2024/2025 |
| Masa peminjaman | Malut United, musim 2025/2026 |
| Status kontrak Persib | Berakhir |
| Pengumuman perpisahan | 15 Juli 2026 |
| Klub berikutnya | Belum diumumkan secara resmi |
Pengumuman Persib tidak menyebutkan ke mana Dimas akan melanjutkan kariernya. Dengan demikian, kabar mengenai calon klub barunya masih perlu menunggu pernyataan resmi dari pemain atau pihak klub terkait.
Alasan Kontrak Dimas Drajad Tidak Diperpanjang
Persib menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah proses evaluasi bersama tim pelatih.
Dimas dinilai tidak masuk dalam kebutuhan teknis untuk musim 2026/2027. Manajemen kemudian memutuskan menggunakan slot pemain dan komposisi lini depan untuk pilihan lain yang sesuai dengan rancangan tim.
Keputusan itu tidak disampaikan sebagai bentuk persoalan pribadi antara pemain dan klub. Persib tetap mengapresiasi perjalanan Dimas dan mendukung langkah berikutnya dalam karier profesional.
Dalam sepak bola profesional, berakhirnya kontrak dapat terjadi karena beberapa pertimbangan, seperti kebutuhan taktik, persaingan posisi, kebugaran, produktivitas, serta rencana perekrutan pemain baru.
Pada kasus Dimas, Persib secara resmi menekankan faktor evaluasi dan proyeksi teknis tim sebagai alasan utama.
Perjalanan Dimas Drajad Bersama Persib
Dimas bergabung dengan Persib pada awal musim 2024/2025.
Kedatangannya bertujuan menambah kedalaman lini depan karena Persib saat itu harus tampil di Liga 1 dan AFC Champions League Two.
Pada musim pertamanya, Dimas tampil dalam 14 pertandingan Liga 1 dan mencetak dua gol. Ia juga mendapatkan kesempatan bermain dalam tiga pertandingan AFC Champions League Two. Dengan demikian, ia mencatatkan total 17 penampilan di berbagai kompetisi bersama Persib pada musim tersebut.
Salah satu gol yang paling diingat Bobotoh tercipta ketika Persib menghadapi Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat pada 23 September 2024.
Dimas mencetak gol pembuka pada menit ke-38 dalam kemenangan Persib dengan skor 2-0. Ryan Kurnia melengkapi kemenangan melalui gol kedua pada menit ke-82.
Gol dalam pertandingan besar tersebut membuat namanya mendapatkan tempat tersendiri dalam perjalanan Persib.
Namun, musim pertamanya juga terganggu oleh persoalan cedera. Kondisi tersebut membuat kesempatan bermainnya semakin terbatas, khususnya ketika kompetisi memasuki paruh kedua.

Ikut Membawa Persib Menjuarai Liga 1
Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, Dimas tetap menjadi bagian dari skuad Persib yang menjuarai Liga 1 musim 2024/2025.
Gelar itu menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya di level klub. Persib secara khusus menyebut kontribusinya ketika memberikan penghormatan dalam pengumuman perpisahan.
Kesuksesan tersebut juga menjadi bagian dari periode penting Persib. Klub harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan turnamen Asia dengan jadwal pertandingan yang padat.
Sebagai penyerang, Dimas memberikan pilihan berbeda bagi tim pelatih. Ia dapat dimainkan sebagai ujung tombak, penyerang pendamping, maupun pemain yang melakukan tekanan terhadap pertahanan lawan.
Namun, persaingan di lini depan dan masalah kebugaran membuat jumlah penampilannya tidak sebanyak yang diharapkan ketika pertama kali direkrut.
Dipinjamkan ke Malut United
Memasuki musim 2025/2026, Persib meminjamkan Dimas kepada Malut United hingga akhir musim.
Keputusan tersebut diambil agar sang pemain memperoleh kesempatan bermain lebih banyak dan dapat menemukan kembali performa terbaik setelah melewati masa pemulihan cedera.
Persib saat itu memiliki persaingan yang cukup ketat di sektor penyerangan. Manajemen menilai masa peminjaman menjadi solusi yang dapat membantu pemain sekaligus menjaga keseimbangan skuad.
Dimas sempat kembali bermain setelah menjalani proses pemulihan panjang. Namun, kesempatan di Persib tetap terbatas sehingga kepindahan sementara ke Malut United dipandang sebagai langkah strategis.
Malut United kemudian memperkenalkannya sebagai bagian dari skuad untuk mengarungi kompetisi 2025/2026. Klub tersebut juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman di lini serang.
Setelah masa peminjaman berakhir, Dimas tidak kembali masuk dalam rencana Persib untuk musim berikutnya.
Masa Sulit Akibat Cedera
Cedera menjadi salah satu tantangan besar Dimas selama berada dalam ikatan kontrak dengan Persib.
Pada musim 2024/2025, ia hanya bermain dalam 14 dari 34 pertandingan liga. Menjelang musim berikutnya, ia sempat kembali berlatih dan bermain setelah melewati pemulihan panjang.
Bagi seorang penyerang, kontinuitas pertandingan sangat penting untuk menjaga kondisi fisik, kepercayaan diri, ketajaman, dan pemahaman dengan rekan setim.
Ketika waktu bermain terputus oleh cedera, seorang pemain membutuhkan kesempatan secara bertahap untuk mengembalikan ritme.
Peminjaman ke Malut United semula diharapkan dapat menyediakan kesempatan tersebut. Namun, Persib akhirnya memilih tidak melanjutkan kontraknya setelah musim selesai.
Klub Baru Dimas Drajad Belum Diumumkan
Sampai pengumuman Persib diterbitkan, belum terdapat informasi resmi mengenai klub baru Dimas.
Persib hanya menyampaikan bahwa kebersamaan mereka telah berakhir dan mendoakan keberhasilan sang penyerang dalam melanjutkan perjalanan profesionalnya.
Status tersebut membuka kemungkinan Dimas bergabung dengan klub Liga Indonesia lain untuk musim 2026/2027.
Pengalaman di Persib, Malut United, Persikabo 1973, serta Timnas Indonesia membuatnya tetap menjadi pemain yang memiliki nilai pengalaman.
Namun, setiap kabar mengenai calon klub perlu diperlakukan sebagai rumor sampai terdapat pengumuman resmi.
Beberapa faktor yang kemungkinan menjadi pertimbangannya adalah kesempatan bermain, kebutuhan klub terhadap penyerang lokal, kondisi kebugaran, durasi kontrak, dan kesesuaian dengan sistem pelatih.
Peluang Kembali Menemukan Ketajaman
Berakhirnya kontrak bersama Persib tidak selalu berarti kemunduran dalam karier.
Dimas masih berusia 29 tahun dan berada dalam rentang usia produktif bagi pemain sepak bola profesional. Ia mempunyai kesempatan memulai fase baru bersama klub yang memberinya menit bermain lebih konsisten.
Sebagai penyerang, tantangan utamanya adalah mengembalikan produktivitas di depan gawang.
Kesempatan tampil secara rutin dapat membantunya membangun kembali kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Klub yang membutuhkan penyerang lokal berpengalaman dapat mempertimbangkan Dimas karena ia pernah bermain dalam kompetisi domestik, turnamen Asia, dan pertandingan internasional.
Namun, proses pemulihan kebugaran serta kemampuan menjaga performa sepanjang musim akan menjadi perhatian utama calon klub.
Rekam Jejak di Timnas Indonesia
Dimas bukan nama baru dalam sepak bola nasional.
Ketika diperkenalkan Malut United pada September 2025, operator kompetisi mencatat ia telah tampil 19 kali untuk Timnas Indonesia dengan koleksi tujuh gol. Ia juga pernah memperkuat Indonesia pada kelompok usia U-19, U-22, U-23, dan tim senior.
Salah satu momen terbaiknya bersama tim nasional terjadi ketika mencetak hattrick ke gawang Brunei Darussalam pada putaran awal Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dimas juga pernah menjadi bagian dari tim yang menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 dan Piala AFF U-22 pada 2019.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mencari klub baru.
Namun, persaingan penyerang di Timnas Indonesia semakin ketat. Untuk kembali mendapatkan kesempatan, Dimas perlu bermain secara teratur dan menunjukkan produktivitas di level klub.
Persaingan Penyerang Lokal Semakin Ketat
Kompetisi sepak bola Indonesia menghadirkan persaingan yang semakin kuat untuk posisi penyerang.
Klub-klub dapat menggunakan pemain asing di sektor depan, sementara sejumlah penyerang muda lokal mulai mendapatkan kesempatan.
Dalam kondisi tersebut, penyerang berpengalaman seperti Dimas perlu menawarkan lebih dari kemampuan mencetak gol.
Kontribusi dalam menekan lawan, membuka ruang, memenangkan duel, dan membantu pembangunan serangan juga menjadi pertimbangan pelatih.
Dimas mempunyai pengalaman menjalankan berbagai peran tersebut. Namun, klub berikutnya akan menuntut konsistensi dan kondisi fisik yang mendukung.
Pemilihan klub yang tepat berpotensi menjadi faktor penting dalam kelanjutan kariernya.
Apa yang Ditinggalkan Dimas di Persib?
Jumlah gol Dimas bersama Persib memang tidak terlalu banyak, tetapi ia tetap menjadi bagian dari salah satu periode penting klub.
Ia mencetak gol dalam pertandingan melawan Persija dan membantu skuad meraih gelar Liga 1 2024/2025.
Persib juga menilai Dimas menunjukkan dedikasi dan profesionalisme selama menjadi bagian dari tim.
Perpisahan tersebut berlangsung setelah masa kontrak selesai, bukan melalui pemutusan kerja sama di tengah kompetisi.
Manajemen memberikan penghormatan dan mendoakan keberhasilan Dimas. Sikap tersebut menunjukkan hubungan profesional antara kedua pihak berakhir secara baik.
Kesimpulan
Dimas Drajad resmi keluar dari Persib Bandung setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim 2025/2026.
Persib memutuskan tidak memperpanjang kerja sama karena pemain berusia 29 tahun itu tidak masuk dalam proyeksi teknis untuk musim 2026/2027.
Dimas bergabung pada awal musim 2024/2025 dan mencatatkan 14 penampilan Liga 1 dengan dua gol, ditambah tiga pertandingan di AFC Champions League Two. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Liga 1 2024/2025.
Pada musim berikutnya, ia dipinjamkan ke Malut United dengan harapan mendapatkan waktu bermain lebih banyak setelah sempat mengalami cedera panjang.
Persib belum menyebutkan klub yang akan menjadi tujuan Dimas berikutnya. Karena itu, publik masih harus menunggu pengumuman resmi mengenai kelanjutan karier mantan penyerang Timnas Indonesia tersebut.
FAQ Dimas Drajad
Apakah Dimas Drajad masih bermain untuk Persib?
Tidak. Persib resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama pada 15 Juli 2026.
Mengapa Persib melepas Dimas Drajad?
Kontraknya telah berakhir dan ia tidak masuk dalam proyeksi teknis tim untuk musim 2026/2027.
Berapa lama Dimas Drajad membela Persib?
Ia berada dalam ikatan kerja sama selama dua musim sejak awal musim 2024/2025. Pada musim kedua, ia dipinjamkan kepada Malut United.
Berapa gol Dimas Drajad bersama Persib?
Pada musim 2024/2025, ia mencetak dua gol dari 14 penampilan Liga 1.
Apakah Dimas Drajad pernah menjuarai Liga 1?
Ya. Ia menjadi bagian dari skuad Persib yang menjuarai Liga 1 musim 2024/2025.
Di mana Dimas bermain pada musim 2025/2026?
Ia menjalani masa peminjaman bersama Malut United hingga akhir musim.
Dimas Drajad akan bergabung dengan klub mana?
Belum ada klub baru yang diumumkan secara resmi dalam pernyataan perpisahan Persib.
Berapa usia Dimas Drajad?
Dimas lahir pada 30 Maret 1997 dan berusia 29 tahun pada Juli 2026.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






