BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya

- Penulis

Thursday, 17 July 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya

BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya

Redaksiku.com – Bank Indonesia (BI) resmi memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%, setelah sebelumnya tingkat deposito dan kredit fasilitas juga diturunkan masing-masing menjadi 4,5% dan 6%.

Langkah ini dilakukan pada Rabu, 16 Juli 2025, sebagai respons terhadap penurunan tarif impor AS untuk produk-produk Indonesia dari 32% menjadi 19%.

Dinamika Pasar & Data Harian

Indikator Pergerakan
IHSG 7.192 (+0,72%)
Rupiah (USD/IDR) 16.278 (+0,11%)
Minyak (Oil) $68,5 (-0,25%)
Batubara (Coal) $112,1 (-1,75%)
CPO 4.188 (+1,01%)
Nikel 15.146 (+0,54%)

Dalam konteks ini, IHSG menguat +0,72% ke level 7.192 dipicu oleh lonjakan saham Blue-Chip seperti DCII (+19,99%) dan DSSA (+3,86%), sementara rupiah cenderung melemah tipis -0,11%.

Alasan BI Turunkan Suku Bunga

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan sejumlah pertimbangan utama:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Inflasi terkendali: Proyeksi inflasi dan inflasi inti dua tahun ke depan tetap di bawah berdasar batas tengah target range (±¯2,5%).

  2. Stabilitas rupiah: Nilai tukar rupiah terjaga meski melemah tipis terhadap dolar.

  3. Dorongan ekonomi: Dengan bunga lebih rendah, diharapkan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan berada di kisaran +4,65,4% YoY sejalan pemangkasan dua kali dari sebelumnya.

Hingga semester pertama 2025, pertumbuhan kredit hanya +7,77% YoYterlemah sejak Juni 2023 dan di bawah target +811% YoY. Namun BI optimistis sisa tahun akan membaik: penurunan tarif impor AS dan kondisi moneter relaksasi akan meningkatkan keyakinan dunia usaha.

BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya
BI Rate Dipangkas Setelah Langkah Trump Turunkan Tarif RI: Ini Dampak Lengkapnya 1

Trump Turunkan Tarif: Game Changer Bagi Ekonomi RI

Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pengurangan tarif impor untuk produk-produk Indonesia dari 32% menjadi 19%, plus komitmen impor :

  • Energi US$ 15 miliar

  • Produk pertanian US$ 4,5 miliar

  • 50 unit pesawat Boeing

AS juga menambahkan klausul preventif: tarif tambahan diberlakukan jika barang di-transshipment dari negara ber-tarif tinggi. Penurunan tarif ini memberi kepercayaan semangat bagi BI untuk menurunkan suku bunga sebagai instrumen relaksasi ekonomi.

Reaksi Market & Kendala Investor

Masyarakat investor menilai koreksi BI Rate dengan hati-hati. IHSG sempat naik karena beberapa saham spesifik, tapi pasar infrastructure/rate-sensitive belum bereaksi signifikan. Yield obligasi tenor 10 tahun flat di 6,573%, menunjukkan pasar menunggu paket lengkap kesepakatan RI-AS.

Selain itu, investor asing masih menilai perlu ada akses pasar lebih konkretterutama timeline, kuota impor, dan skema tarif jangka panjangsebagai imbal balik nyata atas penurunan tarif tersebut.

Klarifikasi Korporasi: TPIA, MTEL, WIKA, CGAS, & Lainnya

Beberapa emiten tercatat memberikan update setelah kabar tarif:

  • TPIA (Chandra Asri): Merespons rumor JV dengan Glencore untuk akuisisi SPBU Exxon Singapura, tapi belum ada perjanjian definitif.

  • MTEL & TBIG: Keduanya membantah rumor merger, namun tetap mengevaluasi opsi korporasi.

  • WIKA: Kontrak baru 1H25 turun 58% YoY menjadi Rp 4,3 triliun, mayoritas dari industri dan konstruksi.

  • CGAS: Dapat alokasi gas bumi 1,5 MMSCFD untuk proyek stasiun LNG Karawang.

Tren Sektor Kredit & Ekonomi Makro

BI juga mencatat pertumbuhan sektor kredit yang melambat:

  • Investasi: +12,53% YoY

  • Konsumsi: +8,49% YoY

  • Modal kerja: +4,45% YoY

  • Syariah: +8,37% YoY

  • UMKM: +2,18% YoY

Tren ini menunjukkan pemulihan di kredit investasi, meski ekonomi domestik belum sepenuhnya optimis.

Kebijakan Pangan & Cukai: Tren 2026

Wamen Keuangan Anggito Abimanyu menyebut untuk 2026 pemerintah mempertimbangkan cukai untuk produk pangan olahan ber-natrium (snack), plastik, MBDK (minuman berpemanis), dan BBM. Rencana ini penting untuk pendanaan subsidi nutrisi dan pembangunan infrastruktur.

Menteri Kementan Zulkifli Hasan juga menyatakan peluncuran Kopdes Merah Putih mundur ke 21 Juli 2025, dengan dukungan pembiayaan KUR hingga Rp 3 miliar per koperasi.

Outlook Internasional: Inflasi AS & Dampak Global

Inflasi AS naik ke 2,7% YoY pada Juni 2025, tertinggi sejak Februari, seiring inflasi inti bertambah jadi 2,9% YoY. Kondisi ini menandakan ekspektasi pasar akan kemungkinan pengetatan moneter Fed, sehingga memberikan tantangan bagi negara emerging termasuk Indonesia.

Sementara itu, Trump mengancam beri tarif tinggi (hingga 200%) untuk produk farmasi & semikonduktor impor selama satu tahun, yang memberi tantangan dan peluang restrategi rantai global.

Perspektif Investor: Teknik & Strategi

Dari komunitas trading, momentum setelah breakout dianggap penting. Strateginya direkomendasikan masuk saat harga balik ke EMA20 setelah breakout, dengan indikator MACD mendekati zero line dan RSI di 4550. Strategi ini memberi risiko minimal dan trenlanjut lebih akurat.

 Whatsapp Channels

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada 7 Hal Pajak Marketplace Mulai 1 Juli 2026
Pentingnya Pelatihan Ahli K3 Umum Untuk Karier
Wajib Tahu! 7 Cara Cek SLIK OJK Online Lewat HP
Anatomi Mulut dan Pengaruhnya Terhadap Artikulasi Saat Berbicara di Depan Umum
Jenis-Jenis Combine Harvester yang Digunakan di Indonesia dan Perbedaan Fungsinya untuk Berbagai Lahan
GP+ Medical & Paincare: Pain Clinic in Jakarta
7 Alasan Kuat Framework Laravel Jadi Pilihan Banyak Startup
Terbaru! RANS Entertainment Siap IPO, Incar Dana Rp429 Miliar

Berita Terkait

Tuesday, 30 June 2026 - 08:23 WIB

Waspada 7 Hal Pajak Marketplace Mulai 1 Juli 2026

Monday, 29 June 2026 - 14:38 WIB

Pentingnya Pelatihan Ahli K3 Umum Untuk Karier

Monday, 29 June 2026 - 12:30 WIB

Wajib Tahu! 7 Cara Cek SLIK OJK Online Lewat HP

Tuesday, 23 June 2026 - 20:01 WIB

Anatomi Mulut dan Pengaruhnya Terhadap Artikulasi Saat Berbicara di Depan Umum

Tuesday, 23 June 2026 - 19:55 WIB

Jenis-Jenis Combine Harvester yang Digunakan di Indonesia dan Perbedaan Fungsinya untuk Berbagai Lahan

Berita Terbaru

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Viral

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Thursday, 2 Jul 2026 - 11:44 WIB

Rangnick Incar Kejutan Austria, Terbaru 6 Fakta Lawan Spanyol

Sports

Rangnick Incar Kejutan Austria, Terbaru 6 Fakta Lawan Spanyol

Thursday, 2 Jul 2026 - 11:31 WIB