Beda dari yang Lain! SMK Bani Saleh Viral Usai Study Tour ke Panti Jompo di Bekasi, Empati dan Nilai Hidup Jadi Pelajaran Utama

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK Bani Saleh Bekasi viral setelah siswa kunjungi panti jompo dalam study tour yang menyentuh hati. (Foto: Twitter @liaasister)

SMK Bani Saleh Bekasi viral setelah siswa kunjungi panti jompo dalam study tour yang menyentuh hati. (Foto: Twitter @liaasister)

Langkah tidak biasa dilakukan oleh SMK Bani Saleh di Bekasi Timur yang belakangan jadi sorotan publik.

Alih-alih mengajak siswa ke tempat wisata untuk menghibur diri, sekolah ini justru memilih mengunjungi panti jompo.

Momen haru tersebut viral usai dibagikan akun Twitter @liaasister pada 20 Juni 2025 dan menuai banyak pujian.

SMK Bani Saleh Pilih Panti Jompo sebagai Lokasi Study Tour

SMK Bani Saleh Bekasi viral setelah siswa kunjungi panti jompo dalam study tour yang menyentuh hati. (Foto: Twitter @liaasister)
Beda dari yang Lain! SMK Bani Saleh Viral Usai Study Tour ke Panti Jompo di Bekasi, Empati dan Nilai Hidup Jadi Pelajaran Utama

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat siswa-siswi SMK Bani Saleh duduk bersama para lansia sambil bercengkerama dan memberikan hiburan ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa dari mereka juga tampak membawa bingkisan dan menyuapi para penghuni panti jompo dengan penuh kasih sayang.

Tampak jelas interaksi antara dua generasi yang berbeda itu bukan hanya mencairkan suasana, tetapi juga menciptakan koneksi emosional yang dalam.

Tidak sedikit siswa yang menitikkan air mata karena tersentuh oleh kisah dan kerinduan para lansia yang jarang dikunjungi keluarganya.

Apa yang dilakukan SMK Bani Saleh bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi bentuk nyata pendidikan karakter yang melampaui pelajaran di dalam kelas.

Menurut akun yang mengunggah video tersebut, kegiatan ini bukan sekadar simbolis, tetapi diikuti dengan rangkaian refleksi dan diskusi yang membekas di hati para siswa.

Banyak warganet yang memuji langkah sekolah karena dianggap mampu menanamkan rasa empati dan tanggung jawab sosial pada generasi muda.

Netizen menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini jauh lebih bermakna dibandingkan study tour ke pusat perbelanjaan atau taman hiburan.

Kalau ke tempat wisata, mereka cuma senang-senang. Tapi kalau ke panti jompo, mereka pulang dengan pelajaran hidup, tulis salah satu komentar.

Respon positif ini juga menunjukkan bahwa publik mulai merindukan pendidikan yang berfokus pada nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Warganet Puji SMK Bani Saleh dan Minta Sekolah Lain Meniru Langkahnya

Unggahan video SMK Bani Saleh itu langsung dibanjiri ribuan komentar penuh dukungan dan rasa haru.

Salah satu warganet menulis, Lihat adeknya nangis aku jadi ikutan nangis, pasti rasanya campur aduk, antara haru, bahagia, dan prihatin.

Komentar lainnya menyebut, Kegiatan seperti ini bukan hanya menyentuh hati, tapi juga membentuk karakter anak-anak agar tidak apatis.

Banyak yang berharap langkah SMK Bani Saleh bisa menjadi contoh untuk sekolah lain dalam menyusun program kegiatan belajar di luar kelas.

Ada juga yang mengusulkan agar pemerintah daerah mendukung sekolah-sekolah yang menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti ini.

Menurut banyak netizen, kunjungan ke panti jompo, panti asuhan, atau lembaga sosial lainnya sebaiknya menjadi bagian tetap dari kurikulum pendidikan karakter.

Pasalnya, interaksi langsung dengan kelompok rentan dapat menumbuhkan kepekaan sosial dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.

Kegiatan semacam ini juga dinilai dapat memutus stereotip bahwa siswa SMK hanya dibekali kemampuan teknis dan bukan sisi emosional.

Sebaliknya, siswa SMK justru bisa menjadi pelopor kegiatan yang mengandung nilai empati tinggi.

Dalam banyak kasus, pengalaman seperti ini bahkan akan diingat lebih lama oleh siswa ketimbang materi pelajaran di kelas.

Mendorong Sistem Pendidikan yang Lebih Humanis dan Peduli Sosial

Langkah SMK Bani Saleh mengunjungi panti jompo menjadi pengingat bahwa pendidikan seharusnya tidak melulu soal nilai akademik.

Pendidikan yang baik adalah yang mampu menyentuh sisi kemanusiaan, mengasah hati, dan membentuk rasa kepedulian sosial.

Dalam dunia yang kian individualistik, kegiatan seperti ini menjadi oase yang menyejukkan dan menyadarkan kembali makna hidup bersama.

Para guru dan pengelola pendidikan ditantang untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih luas daripada ruang kelas.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentuk karakter.

Sebagai institusi pendidikan, sekolah punya tanggung jawab moral untuk menanamkan nilai-nilai luhur pada siswanya sejak dini.

SMK Bani Saleh telah membuktikan bahwa dengan niat tulus, program sederhana pun bisa membawa dampak besar dan nyata.

Tidak hanya bagi para lansia yang merasa bahagia karena dikunjungi, tetapi juga bagi para siswa yang mendapatkan pengalaman hidup yang menyentuh.

Model ini bisa dikembangkan lebih jauh dengan menggandeng lembaga sosial, yayasan kemanusiaan, atau pemerintah kota untuk menjangkau lebih banyak lokasi dan penerima manfaat.

Lebih dari sekadar viral, aksi ini adalah cermin pendidikan masa depan yang idealberbasis nilai, empati, dan kepedulian.

Kegiatan yang dilakukan SMK Bani Saleh ini juga memperlihatkan pentingnya menjadikan pengalaman sosial sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Dengan berinteraksi langsung dengan para lansia, siswa diajak memahami realitas kehidupan di luar lingkungan mereka sendiri.

Hal ini membantu membentuk sudut pandang yang lebih inklusif, serta menumbuhkan sikap peduli terhadap kelompok masyarakat yang kerap terpinggirkan.

Program semacam ini juga bisa menjadi sarana untuk mempererat hubungan antargenerasi yang saat ini mulai renggang.

Interaksi emosional yang tercipta selama kunjungan terbukti mampu meninggalkan kesan mendalam yang tak tergantikan oleh materi pelajaran

Banyak pihak berharap agar kunjungan ini tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tapi menjadi rutinitas yang terintegrasi dalam kalender pendidikan.

Pemerintah daerah maupun pusat bisa memberikan dukungan berupa regulasi dan insentif bagi sekolah yang aktif mengadakan kegiatan sosial seperti ini.

Kegiatan ini juga bisa dikembangkan menjadi proyek sosial berkelanjutan yang melibatkan siswa dalam perawatan, hiburan, atau program kesehatan untuk lansia.

Selain menanamkan empati, pengalaman ini juga mengasah soft skills siswa seperti komunikasi, kerja tim, dan kepemimpinan.

Langkah berani dan inspiratif SMK Bani Saleh membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa dibangun melalui tindakan nyata, bukan hanya teori.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi
Timeline LPDP Batch 2 2026 Lengkap, Catat Semua Tahap Seleksi agar Tidak Terlewat
Richard Lee Hadapi Sidang Pembuktian, Ini Fakta Terbaru Perkaranya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terbaru

Meriah! Konvoi Merah Putih di Barru, Kapolres Kawal Langsung

Internasional

Meriahkan HUT RI, Kapolres Barru Kawal Konvoi Merah Putih

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:40 WIB