Viral Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Video Terakhir Faizah Kini Jadi Bukti Paling Menyayat

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Video Terakhir Faizah Kini Jadi Bukti Paling Menyayat

Redaksiku.com – Kasus anak bunuh ibu di Medan kembali mencengangkan publik setelah korban diidentifikasi sebagai Faizah Soraya (42) dan pelakunya diduga kuat putri kandungnya sendiri, SAS (12).

Tragedi ini menjadi pusat perhatian nasional karena tidak hanya melibatkan keluarga yang dikenal tertutup, tetapi juga karena sebuah video lama Faizah mendadak viral dan menjadi bukti paling menyayat di tengah duka.

Video yang menampilkan kehangatan ibu dan anak itu kini berubah menjadi pengingat kelam atas ikatan yang hancur secara tragis.

Banyak netizen yang merasa emosional setelah melihat kontras mencolok antara momen hangat dalam video tersebut dan kenyataan brutal yang terjadi lima tahun setelahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi ini membuat masyarakat bertanya-tanya tentang tekanan psikologis yang mungkin dialami sang anak, sekaligus membuka diskusi lebih luas tentang potensi konflik dalam keluarga yang dari luar terlihat baik-baik saja.

Kasus anak bunuh ibu di Medan ini seakan menyingkap sisi lain dari dinamika rumah tangga yang tak pernah diperlihatkan publik.

Video Bahagia yang Mendadak Jadi Bukti Luka Kolektif

Video terakhir Faizah memperlihatkan momen kedekatan yang terasa begitu tulus antara ibu dan anak. Mereka berdandan bersama sambil bercanda mengikuti tren make up, tawa Faizah dan SAS terdengar natural, dan atmosfernya penuh kehangatan.

Kini, video itu menjadi saksi bisu dari tragedi anak bunuh ibu yang membuat publik terperangah. Warganet membanjiri unggahan tersebut dengan komentar berisi kesedihan, doa, dan ketidakpercayaan. Banyak yang mengaku tak sanggup menonton ulang karena terasa terlalu memilukan setelah mengetahui akhir hidup Faizah.

Video sederhana itu berubah menjadi potret pahit dari hubungan yang tak banyak diketahui orang, namun berakhir dengan cara yang tragis dan tak terpahami.

Rangkaian Kejadian yang Mengguncang Warga Medan

Pembunuhan terjadi pada 10 Desember 2025 di rumah mereka di Jalan Dwikora, Medan Sunggal, Sumatra Utara. Faizah ditemukan dengan sejumlah luka tusukan, dan pisau dapur diduga digunakan sebagai alat pembunuhan.

Warga mendengar suara gaduh sebelum akhirnya polisi datang ke lokasi. SAS ditemukan sendirian bersama jenazah ibunya, tanpa kehadiran anggota keluarga lain di rumah tersebut.

Kasus anak bunuh ibu langsung ditangani secara intensif oleh Polrestabes Medan. Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan motif dan kondisi psikologis pelaku yang masih berusia 12 tahun.

Sosok SAS di Mata Lingkungan Berbanding Terbalik dengan Dugaan Pelaku

Bagi tetangga, SAS adalah sosok yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda agresif. Ia dikenal sebagai anak pendiam yang selalu menyapa sopan dan aktif di sekolah. Banyak warga yang hampir tidak percaya ketika mendengar SAS diduga sebagai pelaku.

Gadis ini dikenal kerap menjuarai lomba, baik akademik maupun kegiatan lainnya. Tidak ada yang mengira bahwa anak seberprestasi itu bisa terlibat dalam tragedi yang kini viral sebagai kasus anak bunuh ibu di Medan ini.

Kontras inilah yang membuat kasus ini semakin misterius. Publik sulit memahami bagaimana seorang anak dengan reputasi positif bisa berubah menjadi pelaku tindakan ekstrem.

Keluarga Tertutup yang Sulit Dibaca dari Luar

Lingkungan sekitar menggambarkan keluarga Faizah sebagai keluarga yang baik tetapi tertutup. Mereka jarang keluar rumah, tidak aktif bersosialisasi, dan hanya bertegur sapa ketika berpapasan.

Minimnya interaksi membuat warga tidak mengetahui apakah ada konflik atau tekanan dalam keluarga tersebut. Rumah tampak harmonis dari luar, namun tragedi ini mengungkap bahwa ada banyak hal yang mungkin tidak pernah terlihat oleh publik.

Ketertutupan rumah tangga itu kini menjadi bagian penting dalam penyelidikan kasus anak bunuh ibu yang terus mendapat perhatian besar.

Dugaan Motif Sakit Hati yang Masih Terus Diselidiki

Keterangan dari tetangga menyebutkan dugaan bahwa SAS merasa sakit hati terhadap ibunya. Faizah disebut cukup cerewet dan sering menegur SAS.

Meski belum masuk dalam kesimpulan resmi, dugaan ini menjadi salah satu kemungkinan motif terkuat dalam tragedi anak bunuh ibu ini.

Emaknya cerewet, mungkin sakit hati, ungkap seorang warga yang cukup mengenal keduanya.

Jika benar, kasus ini menunjukkan bagaimana tekanan emosional yang tidak tertangani dengan baik dapat berujung pada tindakan brutal, terlebih dalam keluarga yang komunikasi internalnya tidak diketahui secara jelas.

Respons Masyarakat Antara Syok, Duka, dan Kebingungan

Kasus anak bunuh ibu di Medan ini memicu gelombang reaksi luas dari masyarakat di berbagai platform. Warganet menuliskan duka mendalam di akun TikTok Faizah, menjadikan unggahan itu sebagai memorial digital yang ramai dikunjungi.

Banyak yang mengaku terkejut melihat jurang antara citra harmonis dalam video dan kenyataan yang terjadi. Ada pula yang mempertanyakan apa yang sebenarnya dialami SAS hingga membuatnya kehilangan kendali dan melakukan tindakan sekejam itu.

Percakapan publik kini berkembang ke isu kesehatan mental, pola asuh, dan dampak dari lingkungan keluarga tertutup yang mungkin menyimpan tekanan besar.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau 

Berita Terkait

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Berita Terbaru

Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Bisnis

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:42 WIB

Foto: Aulia, murid SMKN 5 Barru, menerima bantuan.

Pendidikan

Kepedulian Gubernur Sulsel Sampai ke Murid SMKN 5 Barru

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:49 WIB